Lihat lebih banyak

Hedge Fund Ramai-ramai Pasang Posisi Short untuk Saham Perusahaan Mining Kripto

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Sejumlah hedge fund menaikkan posisi short atau jual mereka terhadap sejumlah saham perusahaan mining kripto.
  • Mereka menilai bahwa model bisnis beberapa perusahaan penambang kripto ‘masih jauh dari layak’.
  • Selain itu, para hedge fund tersebut bertaruh bahwa ada lebih banyak lagi mining kripto yang akan terpuruk dalam krisis keuangan setelah kehancuran FTX.
  • promo

Sejumlah hedge fund atau dana lindung nilai menaikkan posisi short atau jual mereka terhadap sejumlah saham perusahaan mining kripto. Mereka bertaruh bahwa ada lebih banyak lagi yang akan terpuruk dalam krisis keuangan setelah kehancuran kerajaan kripto Sam Bankman-Fried (SBF).

Dengan harga Bitcoin (BTC) yang turun hampir 2/3 pada tahun ini dan biaya daya yang dibutuhkan penambang kripto meningkat tajam, sejumlah hedge fund bertaruh bahwa model bisnis beberapa perusahaan penambang kripto ‘masih jauh dari layak’. Para investor bearish ini telah bertaruh bahwa kehancuran FTX akan semakin memperdalam sentimen negatif bagi market kripto.

Miner kripto, yang menggunakan jaringan komputer untuk menyelesaikan perhitungan kriptografi dengan imbalan token kripto dari blockchain yang umumnya menggunakan konsensus Proof of Work (PoW), menghadapi kebutuhan konstan untuk meningkatkan teknologi mereka. Selain itu, mereka juga sangat bergantung pada harga kripto yang mereka jual.

Pihak Hedge Fund Menilai Saham Mining Kripto Tidak Punya Margin yang Konsisten

Chris Crawford adalah kepala investasi di Crawford Fund Management yang menjalankan hedge fund untuk Eric Sturdza Investments. Ia mengaku telah melakukan short pada sejumlah perusahaan penambang kripto.

Tahukah Kamu?

Posisi short berarti bertaruh bahwa harga suatu aset di masa depan akan bernilai lebih rendah.

“Karena kripto diperdagangkan jauh di bawah dari sebelumnya, dan mereka [penambang kripto] memiliki biaya, tidak jelas mereka akan dapat menghasilkan margin yang konsisten,” kata Chris Crawford dalam laporan FT pada hari Jumat (16/12).

Nasib Saham Marathon Digital

Adapun ketertarikan posisi short pada sejumlah saham diarahkan ke Marathon Digital yang merupakan salah satu penambang kripto terbesar di Amerika Serikat (AS) yang sahamnya diperdagangkan secara publik. Sejak FTX Group mengumumkan kebangkrutan pada 11 November lalu, saham Marathon Digital telah turun 55,5% per hari Kamis (15/12) kemarin.

Marathon Digital jadi salah satu saham mining kripto yang paling banyak dipasang dalam posisi short oleh hedge fund
Marathon Digital jadi salah satu saham mining kripto yang paling banyak dipasang dalam posisi short oleh hedge fund | Sumber: Refinitiv via FT

Tahun lalu, Marathon Digital memberikan mantan eksekutifnya, Merrick Okamoto, sekitar US$220 juta dalam bentuk saham. Hal ini didorong oleh pemberian saham berdasarkan market cap atau kapitalisasi pasar perusahaan yang sangat dipengaruhi oleh harga Bitcoin. Namun, pada bulan Oktober kemarin, Merrick Okamoto justru harus mengeluarkan US424 juta untuk menyelesaikan perselisihan atas penghargaan saham kepadanya itu.

Marathon Digital telah berulang kali merugi. Tahun ini, mereka telah jatuh dari target produksinya sendiri yang ditetapkan pada tahun lalu untuk menambang hingga 55 hingga 60 Bitcoin per hari, dengan perkiraan menghasilkan keuntungan penambangan antara US$86,5 juta dan US$103,6 juta per bulan.

Dalam laporan keuangan per kuartal dari bulan Juli hingga September 2022, Marathon Digital hanya berhasil mengumpulkan pendapatan US$12,6 juta. Angka ini lebih rendah dari kuartal ke-3 pada tahun 2021 yang mencapai US$51,7 juta.

Terkait kondisi ini, investor telah meningkatkan taruhan mereka pada Marathon Digital dalam satu tahun terakhir dan mendapatkan keuntungan karena saham perusahaan telah anjlok sekitar 86% sepanjang tahun 2022 ini.

Para Penambang Lewatkan Inti dari Esensi Kripto?

Selain itu, sejumlah hedge fund juga menggandakan taruhan mereka terhadap Stronghold Digital Mining, yang sahamnya sudah turun sekitar 96% dalam periode waktu berjalan tahun 2022.

Sementara itu, minat short pada Greenidge Generation telah meningkat dari kurang 1% menjadi 4,7%. Tidak hanya itu, Hut 8 Mining dan Riot Blockchain turut menarik lebih banyak perhatian short seller pada tahun 2022.

Anders Kvamme Jensen, co-fund manager dari dana AKJ Digital Assets, mengatakan bahwa profitabilitas penambang kripto adalah diskusi yang muncul setiap kali Bitcoin turun, dan kemudian dianggap sebagai masalah bagi semua dunia kripto.

Dia menegaskan bahwa, “Penambang Bitcoin melewatkan inti di balik aset digital, yaitu tujuannya, bagaimanapun untuk memisahkan diri dari dunia tradisional dan semua pemainnya, dan tidak mundur dengan ‘berkemah’ di jaringan listrik.”

Sebelumnya telah diterangkan bahwa sejumlah hedge fund yang memasang posisi short pada perusahaan penambang kripto, salah satu alasannya karena mereka bertaruh bahwa lebih banyak lagi yang akan terpuruk dalam krisis keuangan setelah kehancuran kerajaan kripto SBF.

Namun, dalam laporan Chainalysis pada hari Rabu (14/12) kemarin, ternyata kerugian yang direalisasikan selama periode kehancuran FTX pada bulan November lebih rendah daripada krisis yang dipicu oleh ekosistem Terra pada Mei lalu.

Dari sudut pandang seluruh market, data yang disajikan Chainalysis menunjukkan bahwa, peristiwa kripto yang paling memukul pada tahun 2022 sudah di belakang investor ketika bencana FTX terjadi. Meski begitu, apakah masih ada momen besar dalam crypto winter berikutnya pada akhir Desember 2022 dan tahun baru 2023 masih tetap menjadi misteri.

Bagaimana pendapat Anda tentang aksi para hedge fund yang memasang posisi short pada saham sejumlah perusahaan mining kripto ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori