Laptop Hunter Biden akan diubah menjadi token kripto bernama LAPTOP, yang dijadwalkan meluncur pada hari Rabu di Base, yaitu blockchain yang dibangun oleh Coinbase.
The Wall Street Journal melaporkan rencana tersebut, yang sekaligus menyasar Presiden Donald Trump. Hampir sepertiga dari koin ini akan diberikan kepada para pendiri, termasuk Hunter Biden sendiri.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Mengapa Token Ini Bernama LAPTOP
Laptop tersebut memang nyata, dan pengadilan telah mengakuinya. Hunter Biden meninggalkannya di sebuah toko reparasi di Wilmington, Delaware, pada tahun 2018. Isinya sempat tersebar luas secara online sebelum pemilu 2020 dan menjadi bahan serangan mengenai bisnisnya di luar negeri selama bertahun-tahun.
Pada tahun 2024, jaksa federal menggunakan laptop yang sama sebagai barang bukti melawannya. Seorang agen FBI bersaksi bahwa nomor seri laptop tersebut cocok dengan catatan Apple. Pengacaranya membantah dengan alasan data telah dimodifikasi. Meski begitu, hakim tetap menerima bukti itu.
Token ini memang terbilang terlambat, karena Joe Biden sudah meninggalkan jabatannya sejak Januari 2025, dan keluarga Trump lebih dulu meluncurkan token serupa. BeInCrypto melaporkan bahwa kekayaan kripto Barron Trump sudah mencapai sekitar US$150 juta pada akhir 2025.
Biden mulai menunjukkan ketertarikan pada kripto di depan publik. Dalam beberapa posting di X terakhirnya, ia mengatakan bahwa aset digital terdesentralisasi adalah masa depan yang tidak terelakkan. Ia juga ikut memahami perseteruan antara World Liberty Financial milik keluarga Trump dan pengusaha Justin Sun.
Peluncuran ini berbarengan dengan maraknya Hunter Biden di media dalam beberapa pekan terakhir. Biden, yang kini berusia 56 tahun, sering muncul di podcast, acara berita, hingga menulis sendiri di Substack, bahkan sesekali tampil bersama pembawa acara dari kalangan kanan.
Siapa Saja yang Benar-Benar Mendapatkan Token Ini
Porsi 20% yang ditujukan untuk pihak yang rugi di TRUMP ternyata tidak hanya untuk mereka saja. Menurut laporan Journal, token dibagi dalam dua gelombang:
- Wallet milik orang-orang yang pernah rugi di TRUMP akan mendapat bagian.
- Pelanggan Substack Biden dan juga daftar email hasil kurasi Andrew Callaghan, rekan Biden yang merupakan jurnalis video.
Artinya, airdrop ini lebih banyak jadi hadiah bagi pendukungnya sendiri, dan tidak semata-mata menjadi penyelamatan bagi pembeli token TRUMP.
Porsi 20% terakhir juga lebih dari sekadar amal. Dana ini juga akan dipakai sebagai likuiditas untuk exchange partner dan market maker. Sebagian lainnya diberikan untuk foundation di balik token, yang membiayai keperluan hukum dan akuntansi.
Burn 30% Merupakan Target yang Sulit Tercapai
Total suplai mencapai 1 miliar token. Pendiri memegang 30% yang terkunci selama enam bulan, dan baru bisa diambil seluruhnya setelah dua tahun. Dua porsi masing-masing 20% digunakan untuk airdrop dan menutup biaya operasional token.
Klaim utama mereka adalah mekanisme burn, dengan kemungkinan hingga 30% suplai dihancurkan, tapi hanya kalau 30 peristiwa khusus terjadi sesuai harapan. Tiga di antaranya cukup berat.
- Salah satunya adalah kemenangan Demokrat pada 2028.
- Yang lain adalah Bitcoin (BTC) mencetak rekor baru, karena saat ini diperdagangkan mendekati US$78.780 sedangkan puncaknya pernah mencapai US$126.080 pada Oktober tahun lalu. Artinya, perlu naik sekitar 60% lagi.
- Syarat yang ketiga ternyata lebih berat. LAPTOP harus bisa menyalip TRUMP dalam hal fully diluted value, padahal nilai TRUMP saat ini berada di sekitar US$2,26 miliar.
LAPTOP harus punya market cap sekitar 3,7 kali lipat TRUMP saat ini, atau kurang lebih US$2,26 per koin.
TRUMP menjadi peringatan, karena saat ini diperdagangkan mendekati US$2,26, atau anjlok sekitar 97% dari harga puncaknya di Januari 2025 sebesar US$73,43. Menurut Journal, market cap tertingginya sempat hampir US$15 miliar, kini hanya sekitar US$617 juta saja.
BeInCrypto menemukan bahwa setiap token yang didukung Trump kini diperdagangkan lebih rendah sekitar 60% di bawah harga sebelum mendapat dukungan tersebut.
Aturan yang Tidak Mengenai Dirinya
Pendapatan kripto Trump tercatat secara resmi. Laporan keuangannya yang terbaru menunjukkan bahwa ia memperoleh US$1,4 miliar dari proyek meme coin dan bisnis kriptonya tahun lalu, jelas Journal.
Kongres pernah mencoba tegas. Clarity Act dimaksudkan untuk menciptakan satu aturan utama bagi aset digital. Namun, pembahasan terhenti, salah satunya karena kalimat yang dapat menghentikan pejabat dan keluarganya meraup untung dari kripto.
Meski demikian, aturan tersebut tidak berlaku untuk Hunter Biden, karena ayahnya sudah tidak lagi menjabat sejak Januari 2025.
Sampai saat ini belum ada alamat kontrak yang diumumkan ke publik, dan modus penipuan dengan pola seperti ini pernah terjadi sebelumnya. Pada Februari 2025, akun World Liberty Financial yang dibajak sempat mempromosikan token meme BARRON palsu.
Token tersebut tetap diperdagangkan bahkan setelah penipuan itu terungkap. Jadi, sebelum Hunter Biden atau timnya mengumumkan alamat kontrak, anggap saja setiap token LAPTOP yang ada saat ini adalah palsu.









