Kembali

Jane Street: Mengapa Raksasa Wall Street Terus Muncul di Kejatuhan Terbesar Kripto

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

25 Februari 2026 03.54 WIB
  • Terraform telah menggugat Jane Street, menuduh terjadinya insider trading yang terkait dengan kejatuhan UST. Jane Street membantah tuduhan tersebut, dan belum ada keputusan pengadilan sampai saat ini.
  • Jane Street melatih para pemimpin utama FTX, termasuk Sam Bankman-Fried, namun tidak ada bukti bahwa perusahaan tersebut terlibat dalam penipuan FTX.
  • Perannya sebagai market maker aset kripto utama membuat Jane Street berada dekat dengan berbagai kehancuran besar, meski pelanggaran yang terbukti masih terbatas.
Promo

Jane Street kembali menjadi sorotan setelah pihak kebangkrutan Terraform Labs menuduh perusahaan trading tersebut melakukan insider trading terkait dengan runtuhnya TerraUSD (UST) dan LUNA pada Mei 2022.

Gugatan tersebut menuduh Jane Street menggunakan informasi yang tidak dipublikasikan tentang penarikan likuiditas Terraform untuk keluar dari posisi dan meraih keuntungan sebelum stablecoin tersebut kehilangan patokan terhadap dolar AS.

Disponsori
Disponsori

Gugatan Terraform Kembali Seret Jane Street di Bawah Pengawasan

Menurut gugatan tersebut, Terraform diam-diam menarik sekitar US$150 juta likuiditas dari pool Curve yang mendukung UST. Tak lama kemudian, wallet yang terhubung ke Jane Street diduga menarik atau menjual puluhan juta dolar AS dalam bentuk UST.

Terraform mengklaim langkah-langkah ini mempercepat hilangnya kepercayaan, yang memicu keruntuhan yang lebih luas hingga menghapus nilai sekitar US$40 miliar.

Tapi, semua ini masih sebatas tuduhan. Jane Street membantah tuduhan tersebut dan mengungkapkan akan membela diri di pengadilan. Hingga kini belum ada pengadilan yang memutuskan klaim ini.

Nama Jane Street juga sering muncul dalam kaitannya dengan keruntuhan besar aset kripto lain, termasuk FTX. Tapi, perusahaan ini tidak pernah dituduh bersalah dalam kasus FTX.

Disponsori
Disponsori

Keterkaitan Jane Street muncul dari sisi personal. Sam Bankman-Fried, pendiri FTX dan Alameda Research, sebelumnya pernah bekerja sebagai trader di Jane Street. CEO Alameda, Caroline Ellison, juga memulai kariernya di perusahaan yang sama.

Koneksi tersebut mencerminkan peran Jane Street sebagai tempat pelatihan utama trader kuantitatif. Tapi, tidak ada bukti yang terverifikasi bahwa Jane Street, sebagai perusahaan, punya peran dalam penipuan dan keruntuhan FTX.

Peneliti menyatakan keruntuhan FTX terjadi akibat penyalahgunaan internal dana nasabah oleh manajemen FTX dan Alameda.

Peran Jane Street sebagai Market Maker di Aset Kripto

Jane Street beroperasi sebagai perusahaan trading kuantitatif global dan penyedia likuiditas. Mereka menggunakan algoritma dan model statistik untuk memperdagangkan saham, obligasi, ETF, serta, semakin banyak, aset kripto.

Perusahaan ini tidak menjalankan exchange aset kripto maupun menerbitkan token. Jane Street berperan sebagai market maker.

Market maker menyediakan likuiditas dengan terus-menerus membeli dan menjual aset, sehingga pasar berjalan lancar.

Karena perannya itu, Jane Street sering berinteraksi dengan banyak perusahaan aset kripto sebagai pihak lawan transaksi. Eksposur ini kerap menempatkan mereka di posisi dekat dengan berbagai peristiwa besar pasar, termasuk saat terjadi keruntuhan.

Jane Street menjadi salah satu market maker aset kripto terbesar saat industri ini berkembang pesat pada 2020 hingga 2022. Mereka aktif trading di exchange besar dan menyediakan likuiditas untuk berbagai aset kripto.

Skala operasinya yang besar membuat aktivitas trading mereka kerap tercatat di blockchain dan pool likuiditas. Namun, kemunculan data tersebut bukan berarti mereka menjadi penyebab utama.

Regulator maupun pengadilan belum pernah menyatakan Jane Street bertanggung jawab atas terjadinya keruntuhan besar aset kripto. Gugatan Terraform menjadi tuduhan hukum besar pertama yang secara langsung menuding perusahaan ini bersalah terkait kegagalan kripto.

Kasus Terraform bisa memperjelas apakah aktivitas trading Jane Street melanggar hukum atau hanya mencerminkan perilaku standar seorang market maker.

Hasil akhirnya juga dapat memengaruhi cara pengadilan menafsirkan informasi orang dalam di pasar terdesentralisasi.

Sementara ini, Jane Street tetap menjadi pemain kuat namun kerap berada di balik layar dalam ekosistem aset kripto. Pengaruhnya tercermin dari skala bisnis, keahlian teknis, dan perannya sebagai penyedia likuiditas — meski berbagai pertanyaan tentang keterlibatannya terus bermunculan.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori