Kesepakatan Lelang Voyager dan FTX Batal, Binance Siap Jadi Penggantinya

18 November 2022, 17:50 WIB
Diterjemahkan Lynn Wang
18 November 2022, 18:36 WIB
Ringkasan
  • Binance.US sedang mempersiapkan untuk memberikan penawaran dalam lelang aset Voyager Digital, yang sebelumnya dimenangkan oleh FTX.US.
  • Menyusul krisis dan kebangkrutan yang dialami, Voyager pun membatalkan kesepakatannya dengan FTX.
  • Seorang pakar mengklaim bahwa Voyager bisa saja mengajukan tuntutan hukum kepada FTX, karena telah melanggar perjanjian antara kedua belah pihak.

Menurut laporan, Binance akan maju untuk memberikan tawaran baru atas lelang aset Voyager Digital. Langkah ini terjadi setelah pembatalan penawaran yang tadinya dimenangkan oleh FTX.

Menurut rencana, penawaran atas Voyager bakal dilakukan oleh Binance.US, yang merupakan entitas afiliasi Binance untuk wilayah Amerika. Kekhawatiran atas keamanan nasional disebut sempat menjadi penghalang Binance untuk mengakuisisi lending platform yang berbasis di Amerika Serikat itu.

Dalam penawaran kali ini, entitas lain yang berpotensi mengalahkan tawaran Binance, di antaranya adalah Wave Financial dan platform trading Cross Tower.

Voyager Batalkan Kesepakatannya dengan FTX

Sebelumnya, pada tanggal 26 September lalu, FTX.US telah memenangkan lelang atas aset Voyager. Mereka memberikan penawaran sebesar US$1,42 miliar, yang jumlahnya melampaui tawaran Binance. Akan tetapi, setelah krisis yang FTX alami, baru-baru ini, Voyager mengumumkan bahwa pihaknya membatalkan kesepakatan tersebut.

Terkait pembatalan tersebut, seorang pakar menjelaskan bahwa sebenarnya Voyager bisa mengajukan tuntutan terhadap FTX, karena melanggar kontrak akuisisinya. Namun, pakar ini mengakui bahwa tuntutan seperti demikian mungkin agak sulit. Pasalnya, Voyager hanya bisa menuntut FTX.US, sementara kemungkinan besar asetnya tersimpan dalam trust.

“Jadi, penyebab tindakan apa pun yang mereka miliki mungkin saja dapat berakhir di balik pelanggan,” tuturnya, “dan masalahnya adalah jika pelanggan tidak akan dipulihkan, lalu apa artinya klaim tanpa jaminan Anda?”

Persaingan Binance dan FTX

Seiring dengan upaya Binance untuk mengambil alih tawaran kepada Voyager, sejumlah pihak menyoroti peran Changpeng Zhao (CZ) dalam kehancuran FTX.

BeInCrypto melaporkan di minggu lalu bahwa Binance mengumumkan rencananya untuk melikuidasi simpanan FTX Token (FTT) miliknya. Pengumuman tersebut memicu aksi jual FTT, yang kemudian menimbulkan tekanan likuiditas dan berujung pada bangkrutnya perusahaan crypto exchange itu.

Walaupun Sam Bankman-Fried (SBF), pendiri FTX, mengakui bahwa ia menyesal telah “berperang” dengan CZ, namun sang CEO Binance mempunyai pandangan berbeda. SBF barangkali menganggap pengumuman tersebut ‘berbahaya’, tapi CZ mengatakan bahwa pemicu krisis yang FTX alami adalah sebuah pengungkapan.

Saat tampil di “SquawkBox”, CZ mengklarifikasi posisinya. “Kami tidak berfokus pada exchange lain yang lebih kecil,” ucapnya, “memusatkan tenaga kami di sana tidak memberikan hasil terbaik bagi kami.”

Ia menekankan bahwa menurut hematnya, membantu menumbuhkan industri kripto justru merupakan sesuatu yang memberikan hasil terbaik.

“Jadi, kami lebih banyak berfokus pada bagaimana menumbuhkan industri ini dengan sehat, bersama dengan exchange lain,” jelas CZ.

Di pekan ini, CZ dan pihak Binance telah mengumumkan peluncuran inisiatif “Industry Recovery Fund”. Dana tersebut bertujuan untuk membantu sejumlah perusahaan yang terkena dampak keruntuhan FTX dari sisi finansial.

“Proyek-proyek yang bertahan di masa sulit ini sebenarnya bakal jadi lebih kuat lagi nantinya,” pungkas CZ.

Bagaimana pendapat Anda tentang niatan Binance untuk menguji peruntungannya lagi dalam meminang aset Voyager Digital? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.