Lihat lebih banyak

Lotte Jalin Kolaborasi dengan Polygon untuk Dorong Bisnis NFT

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Lotte Group berencana masuk lebih dalam ke industri NFT dengan jalin kolaborasi bersama Polygon.
  • Kemitraan itu dilakukan lewat Daehong Communications yang memiliki basis bisnis pemasaran.
  • Kemitraan dengan Polygon diharapkan dapat mengakselerasi berbagai proyek NFT Lotte dengan sejumlah perusahaan.
  • promo

Lotte Group, salah satu grup konglomerasi asal Korea Selatan, berencana masuk lebih dalam ke industri non-fungible-token (NFT). Hal itu dilakukan dengan menjalin kolaborasi bersama Polygon untuk memperluas eksposurnya NFT mereka ke kancah global. Sinergi itu dilakukan melalui salah satu entitas usaha Lotte Group, yaitu Daehong Communications, yang memiliki basis bisnis pemasaran.

Terkait kemitraan tersebut, CEO Daehong Communications, Hong Seong-hyun, mengungkapkan bahwa kerja sama dengan Polygon akan mengakselerasi berbagai proyek NFT dengan sejumlah perusahaan, baik itu di ranah domestik maupun yang ada di kancah global. Dengan dukungan aktif dari Polygon Foundation, pihak Daehong berharap dapat melangkah maju menjadi salah satu pelaku web3 yang patut diperhitungkan dalam ekosistem aset digital.

“Proyek pertama yang akan berjalan adalah Belly Gom NFT dari Lotte Homeshopping. Proyek ini akan di-branding menjadi Belygom NFT Season 2 untuk memperkuat raodmap komunitas serta memberikan pengalaman yang lebih luas dengan Polygon,“ jelas Hong.

Tingginya kompabilitas dan rendahnya biaya gas fee saat bertransaksi di jaringan layer-2 (L2) Polygon menjadi salah satu alasan Lotte Group menunjuk ekosistem kripto yang dibangun oleh Jaynti Kanani, Anurag Arjun, dan Sandeep Nailwal itu.

Bukan NFT Pertama dari Lotte

Adapun langkah Daehong dan Lotte dalam menapaki bisnis kripto bukan baru dilakukan kali ini saja. Pada Desember 2022, Daehong bersama dengan Lotte Confectionery Pasteur menerbitkan NFT menggunakan konten dari penulis kenamaan asal Korea, yaitu Jung Eun-hye.

Jung Eun-hye sendiri merupakan aktris digital yang memproduksi konten untuk 180 item NFT. Aset digital itu dijual pada marketplace NFT CCCV dengan skema first-come, first-served.

Setiap pembeli aset digital bisa mendapatkan keanggotaan premium Lotte Food Mall L senilai 30.000 won biaya per tahun dan hadiah 5.000 poin di Lotte Food Mall. Lewat CCCV, pengguna bisa dengan mudah membeli NFT yang mereka inginkan menggunakan mata uang fiat lokal.

Sebelumnya pada November 2022, Daehong sudah melakukan integrasi NFT N AREA dengan Blocko sembari merilis NFT edisi terbatas Merry Sweetmas NFT.

Lotte Pakai NFT untuk Perkuat Citra Brand

Kehadiran Lotte Group dalam dunia NFT memiliki beberapa misi. Salah satunya untuk memperkuat brand yang pada akhirnya mampu mendorong penjualan. Selain itu, percepatan bisnis NFT mereka juga bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi konsumen dalam mendapatkan aset digital secara menyenangkan.

Mundur ke belakang, pada tahun 2020, entitas Lotte Group lainnya, yakni Lotte Data Communication, sudah mulai mengenal teknologi blockchain. Melalui Ankr Cloud, yang merupakan bagian dari Ankr Network, platform penyedia infrastruktur cross-chain berbasis blockchain itu berkolaborasi dengan bagian dari Lotte Group.

Kolaborasi yang terjalin itu sekaligus memvalidasi teknologi Ankr. Pasalnya, dengan kerja sama itu, Lotte Data Communication akan menghubungkan server mereka ke Ankr lewat jaringan pusat data global yang dimiliki oleh Lotte.

NFT Gerbang Menuju Metaverse

Masuknya Lotte ke dunia NFT merupakan salah satu cara untuk memulai dan membangun metaverse. NFT Belly Gom yang sudah pertama kali diluncurkan pada Mei 2022 dijual melalui marketplace NFT besutan Lotte Homeshopping yang dinamakan NFT Shop.

Salah seorang pejabat perusahaan yang mengetahui rencana Lotte mengungkapkan bahwa mereka pun akan memperkenalkan berbagai jenis NFT dari model virtual perusahaan bernama Lucy. Hal itu diakui merupakan bagian dari rencana besar untuk membangun metaverse secara bertahap.

“Untuk memperkuat pasar, Lotte Homeshopping sudah mengikat kerja sama dengan salah satu entitas Dunamu, yaitu Lambda 256, yang memungkinkan perdagangan NFT berikutnya bisa dilakukan di marketplace NFT OpenSea,“ jelas pihak Lotte.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori