Emas Paling Undervalued dalam 3 Tahun, Fund Manager Bilang. Apakah Sudah Menyentuh Bottom?

  • Manajer dana menyebut emas sebagai yang paling undervalued sejak Maret 2023, survei BofA menunjukkan.
  • XAU reli 3,5% dalam dua hari dari zona support emas US$3.900–US$4.000.
  • Bear tetap menguasai sampai emas berhasil breakout garis tren dan resistance US$4.300–US$4.400.
Promo

Para manajer dana sekarang melihat emas (XAU) sebagai aset paling undervalued sejak Maret 2023, menurut survei Juli Bank of America. Hal ini terjadi ketika logam tersebut naik 3,5% dalam dua hari dari zona support US$3.900–US$4.000.

Terakhir kali survei menunjukkan kondisi seperti ini, emas diperdagangkan di bawah US$2.000 lalu reli ke US$5.598 pada Januari. Apakah sejarah akan terulang, mungkin bergantung pada The Fed dan kemungkinan kesepakatan damai AS-Iran.

Disponsori
Disponsori

Manajer Dana Berbalik Arah pada Emas untuk Pertama Kali Sejak Maret 2023

Edisi Juli BofA Global Fund Manager Survey mengumpulkan pendapat 181 manajer institusi yang mengelola aset senilai US$484 miliar. Sebanyak net 6% dari mereka kini menilai emas undervalued, menjadi pembacaan overvalued negatif pertama dalam lebih dari tiga tahun.

Pergeseran ini sangat drastis. Sepanjang 2025 dan awal 2026, survei yang sama menunjukkan angka ekstrem, bahkan lebih dari net 40% manajer menilai emas overvalued saat mendekati puncak pada Januari.

Grafik survei harga emas 2023
Emas dinilai paling undervalued sejak Mar’23. Sumber: MSN

Sentimen sudah reset setelah penurunan tajam. Emas diperdagangkan sekitar 26% di bawah rekor tertingginya, koreksi yang sudah membuat logam ini masuk ke wilayah bear market awal bulan ini.

Akun data pasar Barchart menyoroti sinyal ini di X, dengan mencatat bahwa emas kini paling undervalued dalam lebih dari tiga tahun. Pada Maret 2023, pola serupa terjadi sebelum reli yang hampir melipatgandakan harga.

Disponsori
Disponsori

Tingkat Kas Memicu Sinyal Jual di Semua Aset, Kecuali Emas

Pandangan valuasi ini menonjol karena para manajer sangat tidak berhati-hati di aset lain. Rata-rata tingkat kas turun dari 4,1% menjadi 3,6% dari total aset, seperti pertama kali dilaporkan analizy.pl. Angka 4% atau di bawahnya sudah memicu sinyal jual kontrarian menurut Cash Rule BofA.

Posisi investasi sepertinya sudah terbentang luas di aset berisiko. Sebanyak 82% responden menyebut saham semikonduktor sebagai trade paling penuh sesak, sedangkan 45% menilai gelembung AI adalah risiko ekor terbesar. Sementara itu, sebanyak 83% tidak berharap The Fed menaikkan suku bunga sebelum pemilu paruh waktu pada November.

Grafik penurunan kas manajer investasi
Tingkat kas turun / Sumber: Analizypl

Emas berada di sisi berlawanan, kurang diminati dan jauh dari kerumunan. Jika sinyal kas ini jadi awal koreksi ekuitas, hanya manajer aset besar yang melihat emas murah bisa menjadi target rotasi alami.

Ada satu catatan penting. Survei berlangsung 2-9 Juli, sebelum gencatan senjata runtuh dan membuat harga minyak naik di atas US$90 serta menguatkan narasi hawkish The Fed. Prediksi harga minyak rata-rata akhir tahun milik manajer sebesar US$71 kini terasa sudah tidak relevan.

XAU Memantul dari Support US$3.900, tetapi Garis Tren Menahan Pemulihan

Grafik harian menunjukkan sentimen bereaksi sejalan dengan analisis teknikal. Emas naik 1,74% pada Rabu ke US$4.148, penutupan tertinggi sejak 7 Juli, setelah bertahan di zona support US$3.900–US$4.000.

Zona hijau tersebut sesuai dengan retracement 0,5 Fibonacci jangka panjang di US$3.943. Pembeli mulai masuk tepat di titik yang disarankan golden ratio, sesuai level yang pernah dibahas di outlook emas sebelumnya.

Grafik harian XAU/USD
Grafik harian XAU. Sumber: Tradingview

Momentum perlahan membaik. Relative Strength Index (RSI) harian naik ke 52, kembali ke zona netral setelah berminggu-minggu berada di bawah tekanan. Pemulihan serupa baru-baru ini mendorong breakout pada perak.

namun, struktur jangka panjang masih bearish. Harga masih berada di bawah garis tren menurun yang ditarik dari level tertinggi sepanjang masa US$5.598, sekarang mendekati posisi saat ini.

Hambatan pertama adalah garis tren itu sendiri. Setelahnya, zona resistance US$4.300–US$4.400 bertepatan dengan retracement Fibonacci 0,382 pada US$4.334, atau sekitar 4% hingga 6% di atas harga sekarang.

Penolakan di garis tren akan membuka peluang harga menuju golden pocket 0,618 di US$3.552, sekitar 14% di bawah harga saat ini. Keputusan The Fed minggu depan, dengan peluang pasar sekitar 60% kenaikan suku bunga di September, serta usulan gencatan senjata 10 hari antara AS dan Iran, menjadi katalis terdekat.

Manajer dana menilai emas sedang undervalued. Kini, grafik yang akan menentukan apakah mereka terlalu cepat mengambil posisi, atau justru keliru.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori