Lihat lebih banyak

Hati-hati sebelum Investasi, Inilah Risiko di Balik “Meme Coin” Viral

5 mins
Oleh Shubham Pandey
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Meme coin, seperti namanya, sering kali dikaitkan dengan meme internet seperti Pepe the Frog atau Doge.
  • Koin-koin semacam ini biasanya super populer, tapi sayangnya juga rentan terhadap manipulasi harga.
  • Supaya terhindar dari risiko meme coin, pengguna wajib melakukan riset terlebih dahulu sebelum berinvestasi.
  • promo

Tidak bisa dimungkiri, ledakan popularitas meme coin telah menyebabkan lonjakan pula dalam hal manipulasi harga serta aktivitas penipuan lainnya. Pihak developer atau deployer dari proyek semacam ini diketahui mengumpulkan koin dalam jumlah besar sebelum menambahkan likuiditas ke pasar. Sehingga, hal ini bisa menyebabkan harganya meroket tajam secara tiba-tiba dan membuat investor yang tidak menaruh curiga tergiur untuk membeli koin tersebut. Namun, ketika harga koin jatuh kembali, para investor tidak jarang kehilangan uang mereka dan tersisa dengan koin yang sudah menjadi abu alias tidak bernilai sama sekali.

Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas meme coin semakin meroket tinggi. Orang-orang sering kali menganggap koin ini sebagai lelucon atau sekadar untuk seru-seruan saja. Biasanya, koin-koin ini hanya punya sedikit atau bahkan sama sekali tidak punya kegunaan yang nyata. Meskipun demikian, meme coin sekarang sudah berhasil mencapai puncak popularitasnya, dan semakin banyak orang yang tertarik berinvestasi di dalamnya dengan harapan bisa mendulang profit dengan cepat.

Namun, sisi gelap dari meme coin tidak akan hilang begitu saja. Faktanya, tidak sedikit deployer koin-koin ini yang telah mengumpulkan dana dalam jumlah besar sebelum menambahkan likuiditas ke pasar. Pada akhirnya, perilaku semacam ini dapat mengakibatkan manipulasi harga serta skenario buruk lainnya.

Memahami Fenomena “Meme Coin” yang Sedang Viral

Di sini, yang menjadi salah satu masalahnya adalah meluncurkan meme coin dengan sedikit atau bahkan tanpa adanya pengembangan yang memadai di belakangnya. Akibatnya, kondisi seperti ini membuat koin tersebut rentan terhadap manipulasi harga, karena seringkali tidak ada nilai dunia nyata yang bisa menyokong harganya. Tidak hanya itu, meluncurkan koin semacam ini dengan pasokan yang terbatas juga bisa membuatnya rentan terhadap manipulasi harga.

Dalam aksinya, taktik yang deployer gunakan yakni dengan mengumpulkan koin dalam jumlah besar sebelum menambahkan likuiditas ke pasar. Mereka melakukan ini dengan membeli koin dalam jumlah besar dari investor awal atau menggunakan bot untuk menaikkan harganya. Setelah deployer berhasil mengantongi sejumlah besar koin, baru kemudian mereka bisa menambahkan likuiditas ke pasar, dan hal ini bisa menyebabkan harga koin tersebut meroket. Manipulasi harga seperti inilah yang bisa merugikan para investor yang tidak waspada. Maka dari itu, setiap pengguna perlu memahami risiko yang terlibat dalam berinvestasi pada meme coin, karena mereka bisa saja kehilangan banyak uang saat harganya anjlok.

Di sisi lain, meme coin kerap kali tidak punya regulasi dari badan pengawas mana pun, sehingga menimbulkan masalah lainnya. Hal ini berarti tidak ada pengawasan untuk mencegah manipulasi harga atau aktivitas penipuan lainnya. Selain itu, karena banyak meme coin diluncurkan secara anonim, sulit untuk menuntut deployer/penanggung jawabnya atas perilaku curang atau pelanggaran yang mereka lakukan.

Dalam beberapa kasus, deployer meme coin telah memanfaatkan pengaruh mereka untuk melakukan aksi ‘pump,’ dan kemudian menjual koin yang mereka pegang untuk mendulang keuntungan yang signifikan. Nah, hal inilah yang dapat menyebabkan harga koin anjlok, sehingga investor tersisa bersama koin yang sudah tidak berharga. Dalam kasus yang ekstrem, para deployer meme coin bahkan terlibat dalam exit scam, di mana mereka menghilang dan membawa kabur dana investor.

Meninjau Kasus Aktual yang Terjadi

Sejumlah deployer meme coin telah mengumpulkan banyak dana sebelum meningkatkan likuiditas. Artinya, ada kemungkinan tindakan manipulasi oleh kelompok tertentu. Sebagai contoh, sebuah profil Twitter dengan nama pengguna @X-explore menyuarakan kekhawatiran tentang perilaku yang ditunjukkan oleh kelompok-kelompok tertentu.

Di sini, meme coin dengan perilaku serupa termasuk WOJAK, TRAD, dan NEET. Berikut beberapa contohnya:

Nama token: WOJAK dengan alamat deployer: 0x8591F46A5E9B081289a3CFC4b5381F3c6e88389B

Screenshot of deployer addresses activities Source: Etherscan
Tangkapan layar aktivitas alamat deployer WOJAK | Sumber: Etherscan

Satu lagi adalah TRAD dengan alamat deployer: 0x4fE6ac27C8B992356D5fB8547b1dEb2540efA34E

Screenshot of meme coin deployer addresses activities Source: Etherscan
Tangkapan layar aktivitas alamat deployer TRAD | Sumber: Etherscan

Terakhir, NEET juga menunjukkan aktivitas yang serupa.

Selain itu, token PEPE yang bertema katak terlihat juga sukses mengubah nasib salah seorang pembelinya, menyulap investasi senilai US$250 menjadi profit on-paper senilai lebih dari US$1 juta. Di samping itu, tercatat adanya lonjakan besar pada meme coin yang dipicu oleh peluncuran baru PEPE. Fenomena “meme coin frenzy” yang dihasilkan ini menimbulkan volume perdagangan yang tinggi yang sempat membuat jaringan Ethereum macet.

Salah satu meme coin yang juga mengalami kenaikan adalah REKT, yang naik 90% dalam sehari.

Ini hanyalah beberapa contoh di mana meme coin serupa bisa memikat investor yang mencoba mendapatkan profit secara instan. Namun, kita harus tetap berhati-hati. Pasalnya, sebagian besar meme coin hanya punya sedikit atau bahkan tidak punya nilai fundamental sama sekali dan diperdagangkan sepenuhnya berdasarkan popularitas saja. Selain itu, meme coin diterbitkan dalam jumlah besar dengan harga pasar kurang dari satu sen agar terlihat lebih murah dan lebih menarik bagi calon pembeli.

Risiko Serius dari Meme Coin

Token berlikuiditas rendah dan meme coin dapat menimbulkan masalah bagi investor. Pasalnya, koin-koin ini seringkali diluncurkan dengan pasokan terbatas dan mungkin memerlukan lebih banyak aktivitas perdagangan di bursa kripto. Akibatnya, membeli atau menjual koin-koin ini dengan harga wajar bisa memakan waktu lama, dan menyebabkan fluktuasi harga yang parah serta masalah lainnya.

Salah satu masalah yang ada pada token berlikuiditas rendah dan meme coin adalah mereka rentan terhadap manipulasi harga. Lantaran hanya memiliki sedikit aktivitas perdagangan, investor tunggal ataupun kelompok investor bisa dengan mudah memanipulasi harga koin. Hal ini kemudian bisa menyebabkan kerugian besar bagi investor lain yang tidak menyadari apa yang sedang terjadi.

Selain itu, token dengan likuiditas rendah dan meme coin bisa jadi juga sulit untuk dijual. Jika tidak ada pembeli, investor mungkin akan memegang koin tersebut dalam waktu yang lama, dan langkah ini bisa berisiko. Dalam beberapa kasus, investor mungkin terpaksa harus menjual koin mereka dalam kondisi rugi, yang pada akhirnya bisa merusak portofolio mereka.

Di sisi lain, area lainnya yang perlu mengalami peningkatan pada jenis token ini adalah nilai dunia nyatanya. Banyak dari koin-koin ini diluncurkan hanya sebagai lelucon atau sekadar untuk kesenangan dan mungkin hanya memiliki sedikit kegunaan nyata. Alhasil, hal ini dapat mempersulit investor untuk menentukan apakah koin tersebut merupakan investasi yang bijak atau tidak.

Terakhir, token dengan likuiditas rendah dan meme coin juga rentan terhadap serangan peretasan dan risiko keamanan siber lainnya. Untuk itu, koin-koin ini membutuhkan langkah-langkah keamanan yang kuat demi melindungi dana investor karena seringkali diluncurkan dengan sedikit atau bahkan tanpa pengembangan sama sekali. Alhasil, hal ini tentu saja bisa semakin mempermudah para peretas untuk mencuri koin dan meninggalkan investor dengan kerugian besar.

Tetap Berhati-hati dan Jangan Lupa DYOR

Untuk melindungi diri dari risiko yang terkait dengan meme coin, pengguna harus melakukan uji tuntas sebelum berinvestasi dalam aset kripto apa pun. Artinya, pengguna perlu melakukan riset terhadap koin dan juga deployer-nya untuk menentukan apakah mereka memiliki rekam jejak yang solid atau kemungkinan akan terlibat dalam manipulasi harga maupun aktivitas penipuan lainnya.

Di samping itu, penting juga untuk mendiversifikasi portofolio aset kripto Anda. Berinvestasi dalam berbagai macam koin yang berbeda dapat membantu meminimalisir risiko dan melindungi Anda dari kerugian jika salah satu koin mengalami penurunan harga.

Terakhir, penting juga untuk diingat bahwa berinvestasi dalam aset kripto pada dasarnya memang berisiko. Jadi, meskipun sejumlah meme coin mungkin menawarkan potensi keuntungan yang besar, mereka juga datang dengan tingkat risiko yang tinggi. Seperti halnya investasi apa pun, sangat penting untuk mempertimbangkan risiko dan reward-nya dengan hati-hati sebelum menginvestasikan uang Anda.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Mei 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori