Lihat lebih banyak

Michael Saylor Klarifikasi Kekhawatiran terhadap Margin Call Pinjaman MicroStrategy

2 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Michael Saylor mengungkapkan bahwa strategi yang MicroStrategy terapkan memungkinkannya untuk tetap menyimpan Bitcoin di tengah volatilitas pasar yang ekstrem.
  • Perusahaan perangkat lunak asal AS ini mengonfirmasi bahwa mereka tidak menerima margin call atas pinjamannya yang didukung BTC US$205 juta.
  • Apabila sampai mendapatkan margin call, maka MicroStrategy akan memberikan "jaminan lain".
  • promo

CEO MicroStrategy, Michael Saylor, mengklarifikasi bahwa strategi perusahaan memungkinkannya untuk terus HODL Bitcoin (BTC) di tengah kondisi volatilitas yang tinggi. Strategi itu juga berperan mengurangi kekhawatiran pasar bahwa perusahaan menghadapi margin call atas pinjaman yang didukung Bitcoin.

Komentar tersebut muncul saat perusahaan perangkat lunak Amerika Serikat itu mengonfirmasi bahwa sejauh ini mereka belum menerima margin call atas US$205 juta yang dipinjam dari Silvergate Capital pada bulan Maret. Pinjaman tiga tahun tersebut mendapat jaminan sekitar 20.000 BTC.

“Ketika MicroStrategy mengadopsi strategi Bitcoin, ia mengantisipasi volatilitas dan menyusun neraca keuangannya sehingga dapat terus #HODL di tengah bencana,” ungkap Saylor dalam cuitan.

“Hodl” sendiri adalah istilah populer yang umum investor kripto gunakan, ketika mereka menolak untuk menjual aset mereka terlepas dari aksi harga (price action) yang terjadi.

CFO MicroStrategy Sebut Belum Ada Margin Call

Pada bulan Mei, CFO MicroStrategy, Phong Le, mengatakan bahwa perusahaannya mungkin harus mengirimkan lebih banyak jaminan atau menjual sebagian Bitcoinnya jika terjadi margin call. Di mana kondisi itu juga dipicu oleh penurunan harga BTC di bawah level US$21.000.

Bitcoin turun di bawah ambang batas itu, yaitu anjlok ke sekitar angka US$20.800 sebelum pulih menjadi lebih dari US$22.000. Pada saat penulisan, harganya turun 3,2% menjadi US$21.160 dalam 24 jam terakhir, menurut CoinGecko.

Menolak spekulasi margin call, Michael Saylor mengatakan bencana itu tidak akan terjadi selama rasio pinjaman terhadap nilai tetap di bawah angka 50%. Dia merujuk ke tweet sebelumnya, yang menjelaskan bahwa margin call hanya akan terjadi jika harga BTC turun di bawah US$3.562.

Jika skenario itu terjadi pun, MicroStrategy, yang memiliki total 129.218 BTC, akan memberikan “beberapa jaminan lain” untuk mencegah likuidasi. Kemudian, dalam laporan Reuters yang terpisah dan tidak terkait, perusahaan mengatakan bahwa pihaknya belum menerima margin call atas pinjaman US$205 juta dari Silvergate Bank.

“Kami selalu dapat mengontribusikan bitcoin tambahan untuk mempertahankan rasio pinjaman terhadap nilai (loan-to-value) yang diperlukan. Bahkan dengan harga saat ini, kami terus memiliki lebih dari cukup bitcoin tambahan tanpa komitmen yang bertujuan memenuhi persyaratan kami berdasarkan perjanjian pinjaman,” katanya.

Michael Saylor Dapat Kritikan

Kritikus Bitcoin Peter Schiff mengkritik Saylor atas investasi Bitcoin MicroStrategy.

Volatilitas adalah hal yang lain. Kondisi ini adalah sebuah kehancuran,” kata ‘gold bug‘ itu sebagai tanggapan atas tweet Michael Saylor tentang melawan “kesulitan.”

“Apakah Anda mengantisipasi hal seperti ini? Jika demikian, mengapa membeli begitu banyak Bitcoin sejak awal? Lalu, mengapa mendorong orang lain untuk berhutang demi bisa membeli BTC jika Anda sendiri telah mengantisipasi keruntuhan harga seperti ini? Apa Anda sudah membeli lebih banyak BTC selama keruntuhan pasar ini?” Dia bercanda secara retoris.

Sebelumnya, Jim Cramer dari Mad Money mengkritik Saylor, setelah Bitcoin anjlok ke posisi terendah barunya dalam 18 bulan.

Sambil mencibir, dia berkata, “Jika Bitcoin tenggelam, publik perlu mengingat kembali bahwa ‘strategi’ MicroStrategy layak untuk diikuti.”

Pada Rabu (15/6), saham MicroStrategy sempat naik lebih dari 3% menjadi US$156, usai turun tajam sehari sebelumnya.

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

6af87aff787ebed855a0c40745069e22?s=120&d=wp_user_avatar&r=g
Jeffrey Gogo
Jeffrey Gogo adalah seorang jurnalis keuangan serbabisa yang berbasis di Harare, Zimbabwe. Selama lebih dari 17 tahun, ia telah banyak menulis tentang pasar keuangan lokal maupun global; berita ekonomi dan perusahaan. Seorang pegiat pergantian iklim, karya Gogo telah tampil di harian terbesar Zimbabwe The Herald, Thomson Reuters Foundation, Bitcoin.com, dan sejumlah publikasi daring. Gogo pertama kali menemukan bitcoin di tahun 2014, dan mulai meliput pasar kripto di tahun 2017.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori