Lihat lebih banyak

Korea Selatan Bakal Bangun Kota di Metaverse & Kewarganegaraan Berbentuk NFT di Kota Seongnam

2 mins
Oleh Robert D Knight
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Kota Seongnam di Korea Selatan telah mengumumkan rencananya untuk menciptakan salinan digital dari kota tersebut di metaverse.
  • Proyek tersebut akan diberi nama “Metaverse Special City Seongnam”.
  • Kabar ini muncul menyusul pengumuman serupa dari ibu kota Korea Selatan, Seoul.
  • promo

Pejabat pemerintahan di Seongnam, Korea Selatan, telah mengumumkan rencana untuk membangun versi digital kota mereka di metaverse. Melalui proyek tersebut, warganya akan mendapat akses ke informasi serta layanan kota dengan menggunakan identifikasi berupa non-fungible token (NFT).

Program ini menunjukkan semakin bertambahnya proyek di Korea Selatan yang bertujuan menjadikan negara itu sebagai hub global untuk Web3 dan metaverse. Tanpa ragu, Korsel juga menunjukkan dukungannya dengan mempromosikan industri tersebut. Hal ini terbukti dengan rilisnya pengumuman yang pemerintahnya publikasikan pada awal bulan ini. Dalam pengumuman tersebut, mereka memperkenalkan “Hukum Promosi Industri Metaverse” sebagai salah satu bagian dari rencana mereka.

Metaverse ala Seongnam

Pada hari Rabu (14/9), segenap pejabat Kota Seongnam, Provinsi Gyeonggi, mengemukakan rencana mereka untuk menciptakan Kota Seongnam di metaverse. Proyek ini mereka sebut sebagai “Metaverse Special City Seongnam.” Kemudian, jika berjalan sesuai rencana, maka pengerjaan proyek tersebut prediksinya akan selesai pada paruh pertama tahun 2023.

Sedangkan, untuk saat ini, mereka akan segera memulai pengerjaan kota madya metaverse, yang mana konstruksinya akan mulai berlangsung pada awal bulan depan.

Nantinya, para penghuni metaverse akan dapat mengakses layanan serta informasi utama melalui bukti kewarganegaraan berbentuk NFT, yang merupakan komponen utama dari proposal tersebut.

Selain itu, meskipun belum ada bocoran terkait rincian lengkap proposal itu, tetapi informasi lebih lanjut kemungkinan besar akan mereka perkenalkan sebelum timnya mulai mengerjakan proyek metaverse tersebut.

Menurut data dari satelit Ibu Kota Korea Selatan, yaitu Seoul, Seongnam sendiri adalah kota dengan jumlah penduduk sebanyak 1 juta orang. Di sisi lain, ibukota negara tersebut juga sudah lebih awal mengumumkan rencananya untuk membangun rekanan metaverse-nya sendiri. Maka dari itu, kota Seongnam tidak mau ketinggalan.

Menyusul Langkah Seoul

Pengumuman mengenai rencana pemerintah kota Seongnam ini muncul beberapa minggu setelah Seoul pertama kali mengonfirmasi peluncuran tahap awal pembangunan kota metaverse mereka.

Meskipun rencananya akan mencakup area yang luas, prosesnya justru akan dimulai dengan awal yang lebih sederhana, yaitu dengan rekonstruksi virtual Balai Kota Seoul dan Seoul Plaza. Proyek tersebut harapannya sudah bisa tayang pada awal November nanti.

Tapi, meskipun fenomena pesatnya pertumbuhan lingkungan virtual di Korea Selatan itu menawarkan peluang bisnis yang besar, rencana tersebut bukanlah tanpa risiko. Pasalnya, batasan baru yang mereka ciptakan akan selalu membuka pintu bagi beragam jenis kejahatan dan potensi munculnya aksi kriminalitas baru.

Buktinya saja, beberapa hari yang lalu BeInCrypto telah melaporkan sebuah kasus yang meresahkan. Menurut laporan tersebut, salah seorang pria asal Korea Selatan telah memanfaatkan lingkungan virtual untuk menghubungi dan melakukan aksi grooming pada anak-anak di bawah umur. Alhasil, pelaku yang tidak disebutkan namanya itu pun mendapat vonis empat tahun penjara.

Bagaimana pendapat Anda tentang rencana pemerintah kota Seongnam untuk membangun versi digital kotanya di metaverse? Sampaikan pendapat Anda kepada kami. Jangan lupa follow akun Instagram Be[In]Crypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori