Harga Polkadot (DOT) saat ini diperdagangkan tipis di atas area support horizontal jangka panjang di US$4,30. Selain itu, area support ini telah bertahan selama 1.100 hari.
Apakah nantinya harga akan memantul di area ini dan memulai pergerakan naik ataukah justru terjadi penurunan (breakdown), akan membantu dalam menentukan arah tren di masa depan.
- Baca Juga: Mengintip Prospek Polkadot di Masa Depan dan Prediksi Harga DOT di Tahun 2023 hingga 2030
Harga Polkadot Tetap Berkisar di Atas Support Jangka Panjang
Analisis teknikal pada time frame mingguan mengungkapkan bahwa harga Polkadot (DOT) masih bertengger di atas area support horizontal US$4,30. Perlu dicatat, ini adalah area penting karena telah bertahan selama 1.100 hari. Karena lamanya durasi area ini memberikan support, maka penting bagi harga DOT untuk tetap berada di atas area ini supaya trennya tetap bullish.
Jika harga memantul, resistance selanjutnya akan muncul di level US$7,70. Dengan kata lain, area ini berada 74% di atas harganya saat ini. Di sisi lain, terjadinya aksi breakdown dapat menyebabkan penurunan sampai 53% ke support terdekat berikutnya di level US$2, yang kebetulan juga berimpit dengan titik terendahnya sepanjang masa (ATL).
Sementara itu, indikator RSI mingguan menunjukkan pembacaan yang ambigu. Para trader menggunakan RSI sebagai indikator momentum untuk mengenali kondisi overbought (terlalu banyak yang beli) dan oversold (terlalu banyak yang jual) di pasar. Sehingga dari situ, mereka dapat memutuskan apakah harus mengakumulasi ataukah menjual aset. Pembacaan di atas 50 serta tren naik menunjukkan dominasi bullish, sementara pembacaan di bawah 50 mengimplikasikan hal yang sebaliknya.
Walaupun indikator RSI DOT saat ini berada di bawah 50, namun ada tanda-tanda bullish divergence (digambarkan dengan garis hijau). Skenario ini melibatkan momentum yang meningkat serta penurunan harga, yang seringkali mengantarkan pada pergerakan naik. Dengan adanya sinyal yang kontradiktif ini, indikator RSI pada time frame mingguan tidak dapat memvalidasi tren Polkadot saat ini.
Apakah Pola Bearish Bakal Sebabkan Breakdown?
Berbeda dengan time frame mingguan, time frame harian justru memberikan prospek bearish. Alasan utamanya adalah karena harga DOT telah diperdagangkan di dalam pola segitiga menurun (descending triangle) sejak awal tahun ini. Penting untuk dicatat bahwa pola descending triangle dianggap sebagai pola bearish, yang biasanya mengakibatkan terjadinya breakdown.
Dalam pola segitiga ini, area US$4,30 adalah level support, sementara garis descending resistance juga telah terbentuk sejak bulan Februari.
Selain itu, indikator RSI hariannya memberikan sentimen bearish. Sebagai catatan, indikator ini baru saja tertolak dari garis 50 (ikon merah), yang biasanya mengindikasikan tren bearish. Ketika dikombinasikan dengan pola segitiga yang tadi, hal ini semakin memperkuat peluang terjadinya breakdown. Jika benar terjadi, maka kemungkinan besar harganya akan terperosok sedalam 53%, menuju level support sebelumnya di US$2.
Terlepas dari prediksi harga DOT yang bearish ini, aksi breakout dari garis resistance pola segitiga akan mengindikasikan bahwa trennya masih bullish. Dalam skenario ini, ada potensi kenaikan menuju level resistance US$7,70.
Bagaimana pendapat Anda tentang prospek harga Polkadot (DOT) ke depannya? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.