Platform Prediksi AS Polymarket Bisa Luncurkan Stablecoin Sendiri

  • Polymarket dikabarkan mempertimbangkan meluncurkan stablecoin sendiri untuk menangkap hasil dari cadangan yang saat ini mendukung USDC yang digunakan di platformnya.
  • Langkah ini mengikuti tren yang lebih luas dari perusahaan keuangan—termasuk JPMorgan dan Bank of America—yang merencanakan peluncuran stablecoin setelah GENIUS Act disahkan.
  • Belum ada keputusan akhir, namun rencana ini bisa mengubah model pendapatan Polymarket dan menambah tantangan regulasi baru.
Promo

Polymarket, platform prediksi berbasis kripto, sedang mempertimbangkan peluncuran stablecoin khusus untuk menangkap hasil dari aset cadangan.

Langkah ini akan mengalihkan ketergantungan platform dari USDC milik Circle dan memberikan Polymarket kontrol langsung atas agunan berbunga yang mendukung taruhan pengguna.

Polymarket Akan Masuk ke Pasar Stablecoin AS?

Menurut beberapa laporan, perusahaan masih memutuskan antara menerbitkan stablecoin sendiri atau menerima pengaturan pembagian pendapatan dengan Circle. Belum ada keputusan akhir yang dibuat.

Disponsori
Disponsori

Motivasinya dilaporkan bersifat finansial. Polymarket memegang volume besar USDC, namun saat ini, Circle yang mengumpulkan hasil dari cadangan tersebut.

Dengan menerbitkan token yang dipatok pada dolar sendiri, Polymarket bisa memonetisasi aliran ini secara internal.

Komentar Komunitas tentang Rumor Stablecoin Polymarket. Sumber: X (Sebelumnya Twitter)

Jumlah USDC di platform berfluktuasi dengan aktivitas pasar. Selama siklus pemilu AS 2024, lebih dari US$8 miliar dalam taruhan ditempatkan.

Berita ini mengikuti upaya Polymarket untuk kembali memasuki pasar AS melalui akuisisi exchange kripto QCEX. Ini terjadi setelah DOJ menghentikan penyelidikannya terhadap perusahaan terkait akses tidak berlisensi oleh pengguna Amerika.

Sementara itu, potensi langkah Polymarket mencerminkan tren yang lebih luas.

Seiring dengan GENIUS Act yang menjadi undang-undang minggu lalu, beberapa bank AS—termasuk JPMorgan dan Bank of America—telah mulai menjajaki atau mengembangkan dolar token mereka sendiri.

Stablecoin yang diterbitkan bank ini bertujuan untuk bersaing dengan USDC milik Circle dan USDT milik Tether baik di lingkungan konsumen maupun institusi.

Dengan meluncurkan stablecoin yang asli dari platform, Polymarket bisa bergabung dengan daftar yang semakin panjang dari pemain fintech dan keuangan yang berusaha mengintegrasikan penerbitan token, manajemen cadangan, dan ekonomi platform secara vertikal.

Namun, risiko regulasi tetap tinggi. Setiap penerbitan baru kemungkinan memerlukan kepatuhan dengan regulasi stablecoin AS dan potensi pengawasan di bawah kerangka GENIUS Act.

Saat ini, Polymarket masih menjajaki opsinya. Namun keputusan ini bisa memiliki implikasi besar bagi model pendapatan pasar prediksi—dan bagi ekosistem stablecoin yang lebih luas.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori