Lihat lebih banyak

Regulator Hong Kong Akan Adakan Pertemuan untuk Bantu Perusahaan Kripto dengan Perbankan

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Regulator Hong Kong dikabarkan akan mengadakan pertemuan antara perusahaan kripto dan perbankan untuk memudahkan pembiayaan bagi sektor tersebut.
  • Menurut laporan Bloomberg pada hari Selasa (28/3), agenda itu akan berlangsung pada 28 April mendatang di Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA).
  • Selain dengan HKMA, agenda acara ini rencananya akan dilangsungkan bersama dengan Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong.
  • promo

Regulator Hong Kong dikabarkan akan mengadakan pertemuan antara perusahaan kripto dan perbankan sebagai upaya memudahkan pembiayaan untuk sektor tersebut. Hal ini dilakukan regulator Hong Kong dalam rangka berusaha untuk memantapkan dirinya sebagai crypto hub.

Menurut laporan Bloomberg pada hari Selasa (28/3), agenda itu akan berlangsung pada 28 April mendatang di Otoritas Moneter Hong Kong (HKMA) untuk memfasilitasi dialog langsung serta berbagi pengalaman dan perspektif praktis dalam membuka dan memelihara rekening bank.

Berdasarkan rincian acara, agendanya juga akan diadakan bersama oleh regulator, seperti HKMA, serta Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong, selaku dua regulator yang mengawasi stablecoin dan crypto exchange.

Setelah bertahun-tahun skeptis terhadap sektor ini, Hong Kong pada tahun lalu meluncurkan rencana untuk menjadikan dirinya sebagai crypto hub.

Namun, sektor kripto sendiri sudah menghadapi kesulitan dalam membangun hubungan perbankan yang baik, bahkan untuk kebutuhan dasar seperti rekening penggajian karena aturan know your customer (KYC) dan anti-pencucian uang (AML) yang ketat.

CEO Binance: Satu Pintu Ditutup, Pintu Lain Terbuka

Runtuhnya sejumlah bank ramah kripto di Amerika Serikat (AS) baru-baru ini, seperti Silvergate Capital dan Signature Bank, telah menambah kesulitan bagi perusahaan kripto dalam menemukan rekanan perbankan.

Menariknya, dalam perkembangannya, siapa sangka justru Hong Kong berpotensi dapat membantu perusahaan kripto melewati hambatan tersebut.

Terkait kabar bank-bank Cina mencoba menawarkan layanan kepada para perusahaan kripto, Changpeng ‘CZ’ Zhao, selaku pendiri dan CEO Binance, mengatakan bahwa, “Ketika satu pintu tertutup, [pintu-pintu] yang lain terbuka.”

Sung Min Cho, pendiri dan CEO Beoble, mengatakan bahwa dorongan dari bank-bank Cina sangat berarti. Menurutnya, hal itu adalah sesuatu yang tidak pernah diharapkan pada momen-momen seperti saat ini, bahkan di seluruh dunia.

Sementara itu, seorang eksekutif puncak di cabang bank besar Cina di Hong Kong mengatakan dorongan kripto ini adalah lampu hijau yang jelas dari pemerintah Cina, dan ‘situasi pinjaman lokal yang tidak pasti’ telah menawarkan kesempatan untuk menjelajahi market yang lebih luas.

Hong Kong berpotensi sangat diuntungkan dengan kabar terbaru ini. Namun, masih harus dicari tahu apakah iklim geopolitik yang memanas akan menghalangi atau tidak proyek-proyek non-Asia untuk menggunakan layanan dari bank Cina.

Industri Kripto di Hong Kong sudah Dapat Restu dari Cina?

Eks CEO BitMEX Sebut Hong Kong Berperan Penting di Bull Market Kripto Berikutnya

Sebelumnya pada hari Senin (27/3) kemarin, sejumlah bank milik negara Cina di Hong Kong dikabarkan mencoba menawarkan layanan kepada para perusahaan kripto. Bank-bank itu disebut telah secara langsung menjangkau sejumlah bisnis kripto selama beberapa bulan terakhir.

Cabang Hong Kong dari Bank of Communications (BoCom), Bank of China (BOC), dan Shanghai Pudong Development Bank (SPDB), telah mulai menawarkan layanan perbankan kepada perusahaan kripto lokal atau telah mengajukan pertanyaan ke industri ini.

Setidaknya pada satu kesempatan, perwakilan penjualan (sales representative) dari salah satu bank Cina itu bahkan mengunjungi sebuah kantor perusahaan kripto untuk menawarkan layanannya.

Hal ini dinilai menambah tanda-tanda bahwa dorongan Hong Kong untuk menjadi crypto hub mendapat dukungan dari pemerintah Cina, meski perdagangan kripto telah dilarang di Cina daratan selama lebih dari satu tahun.

Lalu, mundur pada 21 Februari lalu, perwakilan dari Kantor Penghubung Cina dilaporkan sering menjadi tamu dalam pertemuan kripto di Hong Kong selama beberapa bulan terakhir.

Pertemuan itu berlangsung bersahabat, dengan pejabat dari Cina memeriksa perkembangan, meminta laporan, dan dalam beberapa kasus melakukan panggilan tindak lanjut. Perwakilan dari Cina disebut melaporkan temuan mereka di Hong Kong kepada atasan di Cina daratan.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori