Lihat lebih banyak

Ripple Lepaskan 150 Juta Token XRP, Apa Artinya bagi Investor?

2 mins
Diperbarui oleh Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Ripple mentransfer 150 juta token XRP senilai US$66 juta ke berbagai crypto wallet, berpotensi memengaruhi pasar.
  • Ripple merilis 1 miliar XRP pada 1 Juli, alokasikan kembali 300 juta token; 150 juta masuk sirkulasi.
  • Harga XRP turun 30% secara year-to-date, bertengger di angka US$0,44; aksi jual secara historis akibatkan anjlok harga lokal.
  • promo

Penerbit XRP Ripple baru saja mengirim sekitar 150 juta XRP dari cadangan (reserve) mereka ke sejumlah crypto wallet. Total token-token ini bernilai sekitar US$66 juta.

Transaksi ini tidak secara langsung berdampak ke harga XRP. Altcoin ini sebenarnya sudah berada di bawah tekanan pasar selama beberapa waktu belakangan.

Rilis dan Distribusi Ulang Token XRP

Pada tanggal 1 Juli, di awal bulan, Ripple merilis 1 miliar XRP dari distribusi awal. Dari jumlah besar ini, perusahaan mengirim 200 juta XRP ke akun vault mereka. Sementara sisanya, 800 juta XRP, disimpan.

Di samping itu, Ripple juga mengirim 100 juta token lainnya dari “Ripple (35),” sehingga totalnya menjadi 300 juta XRP.

Seperti biasa, transaksi dilakukan dari akun vault yang diberi label “Ripple (1)”. Dari sini, Ripple mengirim 150 juta XRP ke crypto walletrP4X2hTa. Transaksi semacam ini menyebabkan inflasi pasokan XRP karena token yang belum pernah beredar sebelumnya memasuki sirkulasi untuk pertama kalinya.

Saat ini, 202 juta token masih ada di akun rP4X2hTa. Selanjutnya, 50 juta telah ditransfer ke akun rhWt2bhR, yang juga merupakan alamat perantara populer.

Alamat ini (rP4X2hTa) sering Ripple pakai sebagai perantara sebelum token XRP masuk ke crypto exchange. Selanjutnya, rhWt2bhR mengirim 45,279 juta token XRP ke wallet lain—r4wf7e9W

Terakhir, r4wf7e9W bersama dengan token yang sudah ada sebelumnya, mengirim 71,55 juta token XRP (senilai sekitar US$31,5 juta) ke centralized exchange (CEX) seperti Bitstamp, BTC Markets, dan Bitso.

Semua wallet XRP yang disebutkan di sini masih menyimpan sekitar 234,38 juta token XRP senilai lebih dari US$103 juta. Token ini pada akhirnya bisa jadi akan masuk ke CEX.

Umumnya, entitas memindahkan aset kripto mereka dari self-custody ke CEX jika mereka berencana untuk menjualnya. Namun, sejumlah pihak percaya Ripple perlu memindahkan token untuk likuiditas yang lebih baik.

“Hanya transfer institusi/bank biasa. Mereka membutuhkan jumlah besar untuk likuiditas,” tulis pengguna XRP.

Tak dimungkiri, penjualan token oleh Ripple ini berdampak signifikan pada harga XRP karena tekanan jual yang ditimbulkan oleh pasar spot. Secara historis, XRP mengalami penurunan harga lokal dalam banyak kasus ketika Ripple memutuskan untuk menjual token mereka.

XRP Price Performance
Kinerja Harga XRP | Sumber: TradingView

Tahun ini, hanya 5 dari 14 penjualan yang berdampak positif ke harga XRP. Walaupun demikian, harga XRP tercatat sudah terperosok lebih dari 30% secara year-to-date (YTD) dan sekarang bertengger di harga US$0,44. 

Bagaimana pendapat Anda tentang pelepasan token berjumlah fantastis oleh Ripple (XRP) ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori