Saham Sony sudah naik sekitar 8,6% sejak 1 Juli, padahal gelombang protes terkait disk PlayStation sudah berjalan enam hari tanpa ada tanggapan dari perusahaan.
Gerakan “Don’t Kill the Disc” kini telah mengumpulkan petisi dengan enam digit tanda tangan, unggahan protes yang setara viralnya dengan trailer GTA 6, dan delapan Catatan Komunitas yang menuding Sony memberikan data penjualan yang menyesatkan.
Investor Apresiasi Langkah Sony Menuju Digital Sepenuhnya
Sony telah mengonfirmasi pada 1 Juli bahwa mereka akan berhenti memproduksi disk fisik untuk game PlayStation baru mulai Januari 2028. Para investor langsung menyambut rencana ini. Saham Sony yang tercatat di Tokyo naik sekitar 8,6% sejak pengumuman tersebut. Saham Sony yang diperdagangkan di AS juga bertambah hampir 6% selama lima hari perdagangan di NYSE yang sama.
Logika di pasar terlihat sederhana. Setiap penjualan digital selalu melalui PlayStation Store, sehingga Sony bisa mengatur harga sekaligus meraih margin keuntungan yang lebih besar. Sony menyebutkan bahwa format digital sudah mencapai hampir 80% dari total penjualan game penuh mereka pada tahun lalu.
Sebaliknya, saham Take-Two sempat turun pada bulan Juni usai pre-order GTA 6 hadir hanya dalam kotak tanpa disk. Sementara itu, Microsoft mengumumkan rencana memangkas 3.200 posisi Xbox, menandakan tekanan biaya di bisnis konsol game.
Protes Disk PlayStation Raih Lebih dari 166.000 Tanda Tangan
Konsumen membaca kebijakan ini dengan sudut pandang berbeda. Sebuah petisi di Change.org untuk mendesak Sony agar tetap mempertahankan game berbasis disk sudah mengumpulkan lebih dari 166.000 tanda tangan terverifikasi. Kampanye ini dimulai pada 1 Juli, hanya beberapa jam setelah pengumuman dari Sony.
Pengecer dan distributor juga turut mendukung, karena masa depan serba digital bisa mengancam bisnis tukar tambah dan penjualan bekas. Mereka yang menandatangani petisi juga ingat bagaimana Sony saat E3 2013 dulu mengiklankan fitur berbagi disk dan hak milik abadi atas game.
Slogan protes seperti “Stop the Digital Monopoly” terus menyebar di X. Posting Sony tanggal 1 Juli saja sudah melampaui 162 juta penayangan, bahkan melampaui jumlah penayangan posting resmi trailer GTA 6 perdana.
Waktunya membuat banyak orang makin geram. GTA 6 akan rilis pada 19 November tanpa disk, dan sebelumnya perdebatan harga GTA 6 juga sudah membuat gamer bertanya-tanya soal nilai dan kepemilikan game digital.
Delapan Catatan Komunitas Bantah Data Penjualan Sony
Pengumuman PlayStation tersebut kini dihiasi delapan Catatan Komunitas dan saat ini semua dinilai berguna oleh pengguna X. Beberapa catatan menilai angka 78/22 untuk perbandingan penjualan digital dan fisik yang dirilis Sony terlalu melebih-lebihkan pergeseran dari disk fisik. Menurut catatan ini, data tersebut menghitung konten DLC, game layanan live, dan rilisan yang memang hanya tersedia secara digital.
Salah satu catatan merujuk pada data bocoran Insomniac yang menunjukkan porsi disk fisik jauh lebih tinggi untuk game single-player Sony.
Catatan lain mengutip hukum persaingan di Uni Eropa dan memperingatkan bahwa pembelian digital berarti hanya izin yang bisa dicabut kapan saja, bukan kepemilikan barang. Kekhawatiran makin besar ketika Sony pada bulan Juni mengumumkan rencana menghapus film StudioCanal yang sudah dibeli dari akun PlayStation pada September nanti.
Sampai sekarang, Sony masih memilih diam menghadapi protes yang kian hari makin besar. Beberapa minggu ke depan bakal menjadi penentu apakah perusahaan ini akan membela datanya sebelum GTA 6 resmi rilis tanpa disk pada bulan November nanti.









