Selain a16z, Aptos Labs Ternyata Juga Didukung PayPal Ventures dalam Kucuran Investasi US$200 Juta

Bagikan Artikel
Ringkasan
  • Aptos Labs mengaku bahwa salah satu investor yang mendukung mereka adalah PayPal Ventures.

  • Artinya, PayPal Ventures ikut terlibat dalam putaran pendanaan senilai US$200 juta untuk Aptos Labs di bulan Maret lalu.

  • Hal tersebut sekaligus menandai investasi pertama PayPal Ventures di startup yang menggarap blockchain layer-1.

Trust Project adalah konsorsium organisasi berita internasional berdasarkan standar transparansi.

Aptos Labs (Matonee Inc.) sebuah tim yang berupaya menghidupkan kembali proyek blockchain Diem – Libra yang diprakarsai oleh Facebook (Meta Platforms) dkk, mengaku bahwa salah satu investor yang mendukung mereka adalah PayPal Ventures.

Kabar ini disampaikan Aptos Labs kepada Coindesk dan telah dikonfirmasi oleh PayPal Ventures pada hari Selasa (31/5). Ini artinya, raksasa pembayaran PayPal berada dalam jajaran investor yang mengucurkan investasi sebesar US$200 juta (sekitar Rp2,9 triliun) kepada Aptos Labs pada bulan Maret lalu.

PayPal Ventures berinvestasi di Aptos

Hal ini juga menandai investasi pertama PayPal Ventures di startup yang menggarap blockchain layer-1. Investment Partner di PayPal Ventures, Amman Bhasin, mengatakan bahwa pihaknya percaya pada pekerjaan yang dilakukan oleh tim Aptos Labs untuk membangun blockchain layer-1 yang aman dan dapat diskalakan.

“Dengan janji peningkatan keandalan dan keamanan, transaksi yang lebih cepat, serta biaya yang lebih rendah, blockchain Aptos dirancang dengan cara yang membuatnya kondusif untuk membangun rel baru dan menarik bagi para klien korporat dan pengembang crypto-native,” kata Amman Bhasin.

Aptos Labs Didukung oleh Jajaran Investor Populer

Pada 15 Maret 2022, Aptos Labs mengumumkan bahwa mereka telah mengumpulkan total pendanaan senilai US$200 juta dalam strategic round dengan perkiraan valuasi di atas US$1 miliar. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Andreessen Horowitz (a16z) crypto.

Sejumlah investor yang turut berpartisipasi termasuk Multicoin Capital, mantan partner a16z yaitu Katie Haun, 3 Arrows Capital, ParaFi Capital, IRONGREY, Hashed, Variant, Tiger Global, BlockTower, FTX Ventures, Paxos, dan FTX Coinbase Ventures. 

Selain itu, para pendukung hebat dari perusahaan, eksekutif, hingga angel investor fenomenal lainnya baik di ranah web2 maupun web3 diklaim turut terlibat dalam kucuran investasi bagi Aptos Labs. Dalam momen pengumuman tersebut, partisipasi PayPal Ventures tidak diungkapkan.

Tidak Memulai dari Awal

Dukungan dari rombongan investor ini sesuai dengan tujuan Aptos Labs yang membentuk tim ‘luar biasa’ untuk mengembangkan jaringan secara agresif dan membawanya ke miliaran orang di seluruh dunia.

Jaringan Aptos disebut-sebut akan mendukung berbagai upaya termasuk membangun platform media sosial generasi berikutnya, pengalaman NFT yang kaya, game web3, bisnis media dan hiburan yang mengutamakan kreator, layanan pembayaran yang murah dan aman, produk fintech yang terintegrasi dengan DeFi, serta banyak lagi. Menurut rencana, mainnet Aptos diperkirakan akan hadir pada kuartal III/2022. 

Tanggal 24 Februari 2022 disebut-sebut menjadi asal-usul dari kelahiran Aptos. Mereka mengaku tidak memulai dari awal karena Aptos diisi oleh para pencipta, peneliti, insinyur, designer, ahli strategi, dan pembangun asli dari Diem – Libra, proyek blockchain layer-1 yang diinisiasi oleh Facebook (Meta Platforms) dan didukung oleh sejumlah pihak dari berbagai tech company, venture capital, hingga startup.

Berdasarkan pantauan lewat LinkedIn, Saat ini terdapat 38 orang yang bekerja di Aptos. Mo Shaikh (CEO) dan Avery Ching (CTO) merupakan co-founder Aptos Labs.

Tidak hanya itu, tim pendiri lainnya di Aptos terdiri dari berbagai nama termasuk Alden Hu, Alin Tomescu, Dahlia Malkhi , David Wolinsky, Greg Nazario, Jake Skinner, Josh Lind, Max Kaplan, Mo Ahmed, Neil Harounian, Rati Gelashivili, Rustie Lin, Sasha Spiegelman, Sherry Xiao, Sital Kedia, serta Zekun Li.

Bangkit dari Proyek Diem – Libra yang Belum Benar-benar Terealisasi

Para pihak yang sempat tegabung dalam Diem Association

Proyek blockchain dan cryptocurrency yang diinisiasi Facebook (Meta Platforms) mulai dikerjakan pada tahun 2017 dan diumumkan secara resmi pada Juni 2019, dengan target rilis perdana direncanakan pada tahun 2020.

Namun pada Juli 2019, Facebook kemudian memberitahu bahwa proyek tersebut tidak akan diluncurkan sampai semua peraturan telah dipenuhi dan Libra memiliki persetujuan yang sesuai, termasuk memperoleh restu dari regulator Amerika Serikat (AS). Pada Desember 2020, Libra Association berganti nama menjadi Diem Association dengan memiliki 28 anggota.

Dari deretan anggota tersebut, di antaranya ada PayPal, yang waktu itu turut menandatangani komitmen tidak mengikat untuk mengambil bagian dalam Diem Association.

Pada akhir Januari 2022, Diem Association mengonfirmasi bahwa mereka memulai penghentian operasi  dan menjual aset senilai US$200 juta atau sekitar Rp2,9 triliun kepada Silvergate Capital.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Share Article

Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.

Ikuti Penulis