Sosok Penting di Balik Proyek Kripto Facebook Luncurkan Startup Bitcoin Lightning Network

Bagikan Artikel
Ringkasan
  • David Marcus, mantan pegawai Meta Platforms yang menangani proyek kripto Diem, mendirikan sebuah perusahaan rintisan Lightning Network Bitcoin bernama Lightspark.

  • Lightspark berhasil mengantongi pendanaan yang tidak diketahui nominalnya dari sejumlah investor ternama, seperti a16z dan Paradigm.

  • Mantan CEO Twitter, Jack Dorsey, turut antusias dengan pengumuman pendanaan yang diterima Lightspark.

Trust Project adalah konsorsium organisasi berita internasional berdasarkan standar transparansi.

David Marcus, mantan pegawai Meta Platforms (induk perusahaan Facebook, Instagram, dan WhatsApp) yang menangani proyek kripto Diem, mengungkapkan pada 13 Mei 2022 bahwa startup yang dia dirikan, yaitu Lightspark, mengantongi pendanaan dari sejumlah investor papan atas.

Lightspark merupakan perusahaan rintisan yang bertujuan untuk membangun Lightning Network yang berbasis di atas blockchain Bitcoin. Mereka telah mengumpulkan suntikan dana segar dengan nilai yang dirahasiakan.

Pendanaan tersebut dipimpin oleh Andreessen Horowitz (a16z) dan Paradigm, dengan partisipasi dari Thrive Capital, Coatue, Felix Capital, Ribbit Capital, Matrix Partners, dan Zeev Ventures.

Logo Lightspark

David Marcus di akun Twitter pribadinya mengatakan, “Saya ingin berbagi bahwa kami memulai perusahaan baru bernama Lightspark untuk menjelajahi, membangun, serta memperluas kemampuan dan utilitas Bitcoin. Sebagai langkah pertama, kami secara aktif membentuk tim untuk menyelam lebih dalam ke Lightning Network.”

David Marcus yang memiliki posisi sebagai co-founder dan CEO Lightspark menjelaskan bahwa penurunan di market kripto adalah momen yang baik untuk fokus membangun dan menciptakan nilai dengan orang-orang yang selaras dengan misi ini.

“Kami bersemangat untuk terjun ke Lightning Network, belajar lebih banyak, dan bekerja bersama komunitas. Kami akan berbagi lebih banyak tentang pekerjaan kami saat kami membuat kemajuan,” ungkap David Marcus.

Latar Belakang David Marcus yang Mentereng

Dana Stalder dari Matrix Partners menjelaskan bahwa David Marcus pada 2010 adalah seorang pengusaha muda yang pindah dari Swiss ke Palo Alto untuk membangun Zong, jaringan penagihan berbasis operator telekomunikasi untuk barang digital. 

“Saya baru saja bergabung dengan Matrix dari PayPal dan langsung terkesan dengan visi David dan ketabahan kewirausahaannya. Matrix memimpin Seri A dan saya bergabung dengan Dewan Direksi di Zong, yang akhirnya diakuisisi PayPal,” kata Dana Stalder. 

Itu hanyalah awal dari karir bertingkat David Marcus di Silicon Valley. Setelah Zong diakuisisi, David Marcus pertama kali menjalankan operasi pembayaran seluler di PayPal dan akhirnya naik ke peran Presiden PayPal.

Pada tahun 2014, dia bergabung dengan Meta Platforms untuk menjalankan Facebook Messenger dan akhirnya memimpin semua produk pembayaran mereka, termasuk inisiatif blockchain mereka yaitu Libra yang kemudian berganti nama menjadi Diem.

Proyek terbaru David Marcus di Lightspark bertujuan untuk menciptakan kembali bagian terbesar dan paling kuno dari layanan keuangan dengan membangun Lightning Network. Dana Stalder mengatakan tidak ada orang yang lebih bisa dipercayai selain David Marcus untuk memulai dan memimpin perusahaan ambisius seperti itu.

“Hubungan Matrix dengan David menunjukkan bagaimana kami ingin bekerja, bermitra dengan pengusaha baru atau menjalin kemitraan ulang pada tahap paling awal untuk membangun perusahaan yang menentukan kategori di bidang yang kami miliki keahlian mendalam dan sudut pandang yang kuat. Hubungan ini sering berlangsung selama beberapa dekade, dan kami bersemangat untuk melanjutkan hubungan kami dengan David dan Lightspark,” kata Dana Stalder.

Angin Segar bagi Proyek Lightning Network

Jack Dorsey, co-founder dan mantan CEO Twitter Inc. yang saat ini fokus mendukung adopsi massal Bitcoin lewat perusahaan Block Inc., turut antusias dengan pengumuman pendanaan yang diterima Lightspark.

Adapun, Jack Dorsey diketahui turut mendukung perusahaan yang berfokus pada pemanfaatan Lightning Network seperti Strike yang dipimpin Jack Mallers dan Lightning Labs yang dipimpin oleh Elizabeth Stark.

Dalam gelaran Bitcoin 2022 Conference, CEO MicroStrategy yaitu Michael Saylor berpikir teknologi akan mendorong adopsi Bitcoin lebih agresif dalam 36 bulan ke depan.

Sementara CEO Ark Invest, Cathie Wood, menyatakan persetujuannya terkait pernyataan Michael Saylor dan menyarankan, “Ikuti para developer. Saya pikir kita akan melihat ledakan dari para developer yang berfokus pada Lightning Network.”

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Share Article

Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di sektor crypto, terutama di negara berkembang seperti Indonesia.

Ikuti Penulis