SpaceX Umumkan Kru Pertama ke Mars, Termasuk Miliarder Kripto yang Bukan Elon Musk

  • SpaceX menunjuk co-founder F2Pool, Chun Wang, untuk memimpin misi flyby berawak Mars pertamanya.
  • F2Pool mengendalikan sekitar 11% dari hashrate network Bitcoin, sehingga masuk dalam jajaran pool mining teratas.
  • Perjalanan selama dua tahun ini akan menandai perjalanan luar angkasa dalam ke pertama umat manusia yang dilakukan secara privat.
Promo

SpaceX menunjuk miliarder kripto Chun Wang untuk memimpin misi flyby berawak ke Mars yang pertama. Co-founder F2Pool ini akan menerbangkan misi sekitar dua tahun melampaui sistem Bumi-Bulan, yang menjadi misi perdana jenis ini.

Pengumuman ini disiarkan selama siaran langsung peluncuran perdana Starship V3 SpaceX yang dijadwalkan, namun batal pada hari Kamis. Perusahaan belum mengungkapkan kapan target waktu peluncuran ke Mars maupun penerbangan pendahulu ke Bulan.

Kekayaan Bitcoin Chun Wang Biayai Flyby Mars SpaceX

Wang mendirikan F2Pool pada tahun 2013, dan pool mining kripto ini masih menjadi salah satu pool mining Bitcoin teratas. Hashrate Index memperkirakan saat ini F2Pool menyumbang sekitar 10% dari hashrate jaringan Bitcoin.

Distribusi Pool Mining Bitcoin.
Distribusi Pool Mining Bitcoin | Sumber: Hashrate Index

Pangsa yang besar tersebut memicu sorotan pada konsentrasi mining pool Bitcoin, di mana empat operator mendominasi produksi blok setelah halving. Wang tetap terikat dengan F2Pool sambil menjalankan usaha lain.

Disponsori
Disponsori

Kekayaan Wang, yang ia bangun melalui mining Bitcoin sejak awal dan kegiatan pool mining, sudah membiayai penerbangan luar angkasa pribadi. Wang membiayai dan memimpin Fram2 pada tahun 2025, orbit polar berawak pertama, dengan menjual sebagian kepemilikan bitcoin miliknya.

Misi tersebut membawa kru sipil sepenuhnya melintasi kedua kutub dan membuat Wang menjadi warga Malta pertama yang menjejakkan kaki ke luar angkasa.

Strategi serupa kini mendorong langkahnya ke lintas planet, setelah transfer Bitcoin SpaceX sebelumnya menghubungkan aset kripto cadangan ke luar angkasa.

Berbicara dari Pulau Bouvet dalam sebuah video rekaman, Wang menyampaikan bahwa flyby ini diharapkan membuat Mars terasa lebih mudah dijangkau. Ia menegaskan perjalanan ini sebagai langkah menuju pendaratan di masa depan, bukan pengganti pendaratan tersebut.

“Jadi ini akan menjadi misi flyby Mars,” ujar Wang dalam pengumuman terekam.

Langganan channel YouTube kami untuk menonton pemimpin dan jurnalis berbagi wawasan ahli

Jadwal selanjutnya bergantung pada Starship V3, yang peluncuran perdananya tertunda setelah batal pada hari Kamis.

Upaya peluncuran kedua dijadwalkan pada Jumat malam. Jika Starship V3 berhasil mencapai orbit, maka jadwal menuju Mars juga ikut maju. Sampai saat itu, baik misi pendahulu ke Bulan maupun flyby ke Mars masih menunggu kepastian.

Ambisi Mars Musk pun terus menarik kekayaan kripto ke luar angkasa.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori