Lihat lebih banyak

Token Bot Telegram GAMEE Melejit 80%, Akankah Profit Tersapu akibat Aksi Ambil Untung?

2 mins
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Harga token bot Telegram Gamee catat kenaikan 78% dalam tempo 3 hari.
  • Reli ini mengantarkan altcoin untuk mengukir puncak pasar; 95% pasokan kini berada di zona profit.
  • Potensi ambil untung sudah terlihat, di mana deposit aktif mencapai level tertinggi 6 bulan.
  • promo

Harga token bot Telegram Gamee telah mencatat kinerja impresif selama beberapa hari terakhir. Tren positif ini kemudian sanggup mengerek naik aset kripto ini ke puncak daftar top gainer.

Namun, altcoin ini berpeluang mengalami koreksi harga lantaran aksi jual investor dalam rangka mengamankan profit.

Lonjakan Profit Token Bot Telegram

Harga Gamee mencatat reli nyaris 80% hanya dalam tempo 3 hari, membawanya ke level tertinggi 5 bulan. Lonjakan ini turut melahirkan puncak pasar untuk sang altcoin. Reli harga yang tajam semacam ini seringkali menarik perhatian. Sekaligus, ini dapat menandakan titik di mana investor mulai mempertimbangkan untuk mengambil untung.

Saat ini, 97% dari total pasokan GAMEE ada di zona profit. Statistik ini menyoroti skenario luas di mana sebagian besar holder telah menyaksikan investasi mereka melesat nilainya berkat lonjakan harga baru-baru ini.

GAMEE Total Supply In Profit.
Total Pasokan GAMEE di Zona Profit | Sumber: Santiment

Ketika persentase holder yang tinggi semacam itu menikmati profit, kerapkali muncul kemungkinan tindakan ambil untung alias profit taking. Investor bukan mustahil memutuskan untuk mencairkan profit mereka. Hal ini berpotensi menyebabkan lonjakan tekanan jual di pasar.

Teori ini mendapat dukungan pula dari naiknya deposit aktif secara signifikan, mencapai puncak 6 bulan. Metrik ini berguna melacak jumlah aset kripto yang secara aktif disimpan ke platform trading maupun crypto exchange.

Secara historis, lonjakan deposit aktif berarti ada peningkatan aktivitas investor dan kesiapan untuk melikuidasi aset. Untuk GAMEE sendiri, kenaikan deposit aktif ini menandakan bahwa investor secara aktif menyiapkan diri untuk memanfaatkan kenaikan harga baru-baru ini, mengantisipasi potensi ambil untung.

GAMEE Active Deposits.
Deposit Aktif GAMEE | Sumber: Santiment

Apakah Tren Turun Mengintai Harga GAMEE?

Harga GAMEE berisiko mengalami koreksi apabila aksi ambil untung terus berlanjut. Skenario yang mungkin terjadi yakni tergelincirnya harga menuju US$0,029. Area ini telah diuji sebagai support dan resistance sebelumnya.

Runtuhnya level support ini akan menyebabkan GAMEE kehilangan semua profit yang berhasil diraih baru-baru ini. Selanjutnya, GAMEE bakal amblas ke harga US$0,020.

Gamee Price Analysis.
Analisis Harga Gamee | Sumber: TradingView

Di sisi lain, token bot Telegram ini terekam juga sudah mencoba menerobos area US$0,041 dalam 24 jam terakhir, namun tidak membuahkan hasil. Jika altcoin ini sanggup memantul dari US$0,034, maka harganya berpotensi menembus resistance untuk naik lebih tinggi lagi sekaligus menggugurkan prediksi bearish.

Bagaimana pendapat Anda tentang prospek harga token bot Telegram GAMEE ke depannya? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori