Privasi adalah Ujian Hak Digital untuk Web3, Kata COO Beldex Dr. Alex Mok Kong Ming

  • COO Beldex Dr. Alex Mok Kong Ming mengatakan privasi seharusnya diperlakukan sebagai hak digital dasar di seluruh identitas, komunikasi, dan transaksi Web3.
  • BChat, BelNet, dan Beldex Browser adalah tiga produk utama yang digunakan Beldex untuk membawa privasi ke dalam aktivitas pesan-memesan dan browsing sehari-hari.
  • Ekosistem Beldex yang lebih luas menghubungkan komunikasi privat, akses internet terdesentralisasi, identitas BNS, aktivitas wallet, dan transaksi rahasia.

Privasi online telah menjadi salah satu perdebatan paling mendesak di Web3. Blockchain publik membuat transaksi bisa diverifikasi, tapi mereka juga menciptakan dunia di mana aktivitas wallet, kebiasaan belanja, gaji, serta hubungan keuangan dapat terus terlihat selamanya.

Di saat yang sama, penggunaan internet sehari-hari juga meninggalkan jejak metadata yang semakin banyak. Aplikasi pesan menghubungkan nomor telepon dengan identitas. Browser memperlihatkan lokasi dan perilaku. Sistem AI memungkinkan profiling berskala besar jadi lebih cepat dan murah. Bagi pengguna, privasi kini tidak lagi dianggap sekadar fitur tambahan, tapi telah menjadi perlindungan dasar.

Menurut Dr. Alex Mok Kong Ming, COO dari Beldex, inilah masalah utama yang harus dihadapi Web3.

“Privasi itu bukan sebuah fitur. Privasi adalah hak. Web3 lahir dari pemikiran bahwa setiap individu harus mengontrol uang, identitas, dan komunikasinya. Tanpa privasi, Web3 hanya menjadi versi Web2 yang lebih transparan dalam pengawasan,” ujar dia.

Beldex membangun ekosistem berdasarkan prinsip ini, dengan produk-produk seperti BChat, BelNet, Beldex Browser, Beldex Wallet, dan BNS. Tujuannya yaitu menjadikan privasi sebagai bagian yang bisa digunakan dalam komunikasi, browsing, identitas, maupun transaksi, bukan hanya terbatas pada satu produk saja.

Privasi Kini Menjadi Isu Perlindungan Pengguna

Privasi di dunia aset kripto sering dibahas seputar regulasi, kepatuhan, dan penyalahgunaan. Mok menuturkan, pengemasan isu seperti ini sebenarnya melupakan masalah yang dihadapi pengguna sehari-hari.

Blockchain publik memperkenalkan transparansi sebagai mekanisme kepercayaan. Transparansi ini memberi pengguna kemampuan memverifikasi transaksi, mengaudit suplai, dan mengurangi ketergantungan pada perantara terpusat. Tapi, keterbukaan yang sama juga bisa membuka perilaku keuangan pribadi—apalagi jika digunakan untuk pembayaran sehari-hari, gaji, tabungan, atau aktivitas bisnis.

“Saat ini, siapa pun dapat menganalisis data blockchain publik dan memetakan perilaku keuangan. Itu bukan tujuan awal kripto. Privasi mengembalikan martabat dan kebebasan pada partisipasi digital,” tutur Mok.

Bagi dirinya, urgensi ini semakin besar karena pengawasan sekarang lebih mudah untuk diotomatisasi. Pengguna kini meninggalkan jejak data di pesan, browsing, pembayaran, aplikasi, dan perangkat mereka. AI bisa memproses semua informasi tersebut dengan kecepatan dan biaya yang sebelumnya tidak masuk akal beberapa tahun lalu.

“Masyarakat akhirnya mulai sadar betapa banyak aspek kehidupan mereka yang diawasi. Hukum pengawasan makin meluas. Pengumpulan data jadi sesuatu yang normal. AI membuat profiling massal jadi cepat, murah, dan tidak kasat mata,” papar dia lagi.

Inilah yang menciptakan standar baru bagi proyek-proyek Web3. Privasi harus menjadi bagian dari pengalaman pengguna secara langsung.

Bagi Beldex, artinya membangun alat yang bisa meng-cover aktivitas digital sehari-hari, seperti pesan privat lewat BChat, akses internet pribadi melalui BelNet, browsing berfokus pada privasi dengan Beldex Browser, serta aktivitas wallet rahasia lewat Beldex Wallet.

Privasi Finansial Butuh Transparansi Selektif

Keseimbangan antara transparansi dan privasi paling terlihat dalam dunia keuangan berbasis blockchain. Pengguna ingin sistem bisa diverifikasi, namun mereka juga membutuhkan perlindungan dari keterbukaan permanen.

Mok percaya Web3 harus mengarah pada transparansi selektif, sehingga pengguna dapat membuktikan hal yang diperlukan tanpa harus membuka segalanya tentang dirinya.

“Ada anggapan keliru bahwa blockchain harus membuka segalanya agar tetap sah. Solusi sebenarnya adalah transparansi selektif. Orang seharusnya bisa membuktikan sesuatu tanpa harus mengungkapkan semua hal,” tegas dia.

Sistem zero-knowledge menjadi salah satu cara mencapai keseimbangan tersebut. Zero-knowledge memungkinkan verifikasi tanpa membuka seluruh data. Pengguna bisa membuktikan kelayakan, umur, atau kepatuhan terhadap aturan tanpa harus mengungkap identitas lengkap maupun riwayat aktivitasnya.

Beldex tengah meneliti sistem verifikasi umur berbasis zk sebagai salah satu contoh pendekatan ini. Tujuannya yaitu mendukung akuntabilitas, tapi tetap menjaga privasi pengguna.

Pembedaan seperti ini penting sekali untuk proyek aset kripto yang mengutamakan privasi. Mok mengungkapkan, privasi dan kepatuhan bisa berjalan bersamaan asalkan sistem dirancang dengan transparansi yang bersifat opsional serta partisipasi sesuai hukum.

Beldex telah mengambil pendekatan tersebut melalui produk yang mengedepankan privasi secara default, dan tetap menyediakan akses regulasi. Perusahaan ini sudah menerbitkan white paper yang patuh MiCA dan melaporkannya di yurisdiksi Uni Eropa, terang Mok.

Privasi Pesan Dimulai Dari Metadata

BChat menjadi salah satu produk utama dalam ekosistem Beldex. Produk ini dirancang sebagai messenger privat yang tidak memerlukan nomor telepon, email, ataupun identitas pribadi agar bisa berkomunikasi.

Bagi Mok, hal ini penting karena nomor telepon diam-diam telah menjadi jangkar identitas di seluruh dunia maya.

“Nomor telepon kamu diam-diam sudah menjadi identitas global. Nomor ini menghubungkan pesan, akun media sosial, layanan keuangan, serta identitas dunia nyata ke satu titik pelacakan,” ucap dia.

Pengiriman pesan tanpa nomor telepon mengubah model ini. BChat memakai BChat ID, bukan nomor telepon atau email, sehingga pengguna bisa berkomunikasi tanpa mengekspos koneksi identitas umum.

Mok juga menyoroti bahwa metadata menjadi salah satu risiko paling terabaikan dalam pesan privat. Enkripsi end-to-end memang melindungi isi pesan, tapi metadata tetap dapat menunjukkan kepada siapa seseorang bicara, kapan berkomunikasi, seberapa sering mereka berinteraksi, serta seperti apa jaringan sosialnya yang lebih luas.

“Enkripsi melindungi apa yang kamu katakan. Metadata mengungkap siapa dirimu,” jelas dia.

BChat dibangun untuk menangani masalah ini di tingkat jaringan. Pesan bergerak melalui masternode terdesentralisasi, dan produk ini dirancang agar tidak mengumpulkan atau menyimpan metadata pengguna.

Bagi pengguna seperti jurnalis, aktivis, tokoh masyarakat, pebisnis, dan individu biasa, hal ini mengurangi risiko yang biasanya dihadirkan oleh sistem pesan konvensional.

BelNet Membawa Privasi ke Akses Internet

Privasi juga bisa hilang jika hanya berhenti pada aplikasi pesan saja. Pengguna mungkin sudah mengamankan chat mereka, namun tetap bisa terekspos aktivitas browsing, alamat IP, lokasi, dan metadata lain melalui akses internet biasa.

BelNet adalah produk Beldex berupa VPN terdesentralisasi. BelNet memakai teknologi onion routing dan jaringan masternode Beldex untuk mengalirkan lalu lintas melalui relay dan exit node. Hasilnya, pengguna bisa mengakses internet secara privat tanpa bergantung pada satu penyedia terpusat.

Mok melihat ini sebagai persoalan kepercayaan.

“Layanan privasi terpusat memerlukan kepercayaan. Desentralisasi menghilangkan kebutuhan itu sepenuhnya,” terang Mok.

VPN tradisional meminta pengguna mempercayai satu perusahaan untuk menjaga trafik mereka. BelNet membagi proses routing ke seluruh jaringan Beldex, sehingga pengguna tidak perlu terlalu bergantung pada satu operator. Pengguna juga bisa membuat aplikasi web privat lewat domain .bdx memakai BNS melalui BelNet, mirip konsep domain .onion di Tor.

Dengan ini, Beldex punya peran lebih luas daripada sekadar pembayaran privat. Beldex memungkinkan ekosistem yang mendukung browsing privat, akses web privat, dan hosting aplikasi privat dalam satu jaringan.

Beldex Browser Mengubah Privasi Jadi Pengalaman Pengguna yang Lebih Sederhana

Beldex Browser dibangun di atas BelNet dengan mengintegrasikan akses privat terdesentralisasi langsung ke dalam pengalaman browsing. Produk ini dirancang untuk mengurangi pelacakan, menghilangkan iklan yang mengganggu, serta mendukung browsing yang berfokus pada privasi tanpa membuat pengguna harus mengatur banyak alat secara terpisah.

Mok berpendapat bahwa kemudahan penggunaan adalah salah satu hambatan terbesar dalam adopsi privasi.

“Masalah terbesar sekarang bukan kesadaran tentang privasi, melainkan kemudahan penggunaan. Banyak alat privasi itu rumit atau merepotkan. Pengguna seharusnya tidak perlu punya keahlian teknis untuk melindungi diri mereka di internet,” papar Mok.

Di sinilah pentingnya Beldex Browser untuk ekosistem. Browser ini memberi pengguna titik awal yang lebih akrab untuk mengakses internet secara privat. Jadi, pengguna tidak perlu memahami cara kerja jaringan, node, atau pengaturan privasi, karena browser telah mengintegrasikan fungsi-fungsi tersebut ke dalam bentuk produk yang sudah mereka kenal.

Supaya privasi Web3 bisa menjangkau pengguna umum, tantangan desain produk seperti ini sama pentingnya dengan sisi kriptografi di belakangnya.

Privasi Membutuhkan Ekosistem, Bukan Hanya Satu Aplikasi

Inti argumen Beldex adalah bahwa privasi tidak bisa bertahan sebagai fitur yang terpisah saja. Pengguna mungkin dapat melindungi pesan mereka, namun justru membocorkan wallet. Mereka bisa merahasiakan transaksi, tapi tetap mengekspos identitas lewat aktivitas browsing. Mereka bisa memakai aplikasi privat, tapi bisa saja privasi hilang karena nomor telepon, email, atau alamat wallet publik.

Karena alasan inilah Beldex menghubungkan BChat, BelNet, Beldex Browser, Beldex Wallet, dan BNS dalam satu ekosistem.

“Kehidupan digital nyata mencakup komunikasi, keuangan, browsing, dan identitas. Privasi harus mengikuti pengguna di mana pun, bukan hanya berada di satu aplikasi saja,” ujar Mok.

BNS mendukung hal ini dengan menggantikan alamat wallet, ID BChat, dan alamat BelNet yang rumit menjadi nama yang mudah dibaca manusia. Fitur ini memberi identitas yang lebih simpel di seluruh ekosistem, sekaligus meletakkan privasi sebagai inti desain.

Beldex juga sedang mengembangkan marketplace peer-to-peer privat yang terdesentralisasi, agar pengguna bisa membeli dan menjual domain BNS .bdx tanpa perantara.

Sementara itu, BDX tersedia di platform swap privat dan terdesentralisasi, sehingga pengguna punya lebih banyak cara untuk berinteraksi dengan asetnya secara lebih privat.

Regulasi Membutuhkan Dialog Sejak Dini

Seiring dengan berkembangnya alat privasi, percakapan soal regulasi jadi tidak bisa dihindari. Proyek yang fokus pada privasi harus dapat menjelaskan bagaimana sistem mereka melindungi pengguna namun tetap mendukung partisipasi yang sesuai aturan.

Mok percaya bahwa pelibatan harus dilakukan sejak dini.

“Regulator bukan menolak privasi. Mereka hanya peduli soal risiko dan akuntabilitas. Industri harus bisa membuktikan bahwa teknologi privasi dapat melindungi individu sekaligus selalu mendukung partisipasi yang sah secara hukum,” tutur Mok.

Ia memandang forum industri global sangat penting untuk pembahasan ini. Beldex akan hadir di Istanbul Blockchain Week pada Juni 2026, waktu di mana Mok memprediksi teknologi yang menjaga privasi akan masuk menjadi bagian dari pembicaraan regulasi yang lebih luas.

Tantangan untuk Web3 adalah bagaimana mencegah privasi dianggap sesuatu yang mencurigakan. Bagi Mok, perumpamaan yang lebih tepat adalah kehidupan sehari-hari.

“Tidak ada yang mempertanyakan mengapa ada tirai di rumah atau mengapa rekening bank sifatnya rahasia. Privasi digital juga pantas diperlakukan sebagai hal yang normal,” jelas Mok.

Inilah pesan yang ingin ditegaskan Beldex saat Web3 memasuki babak berikutnya. Privasi kini menjadi bagian dari keselamatan pengguna, desain produk, dan hak digital. Bagi Beldex, langkah ke depan adalah dengan membuat komunikasi privat, browsing privat, identitas privat, dan transaksi privat mudah digunakan sehari-hari.

Seperti disimpulkan Mok, privasi akan berhasil jika regulasi, edukasi, dan desain produk berkembang bersama-sama.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori