Lihat lebih banyak

CEO Indodax: Token RWA Akan Jadi Top Gainer saat Bull Market Berikutnya

2 mins
Diperbarui oleh Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • CEO Indodax Oscar Darmawan memproyeksikan pasar token real-world asset (RWA) bisa mencapai US$16 triliun di tahun 2030.
  • Namun, ada tantangan hukum dan peraturan yang masih harus diatasi untuk mendorong adopsi.
  • promo

Pasar token real-world asset (RWA) diprediksi bakal mencapai US$16 triliun di tahun 2030 mendatang. Prediksi ini menandakan, salah satu jenis pengembangan dari teknologi kripto itu dipercaya bakal menjadi narasi baru yang mendominasi ruang aset digital di masa depan.

Chief Executive Officer (CEO) Indodax, Oscar Darmawan, menjelaskan bahwa minat pada RWA bakal semakin tinggi. Hal ini disebabkan karena setiap aset yang ada di dunia nyata bisa ditokenisasi melalui teknologi smart contract untuk berbagai kebutuhan keuangan lainnya.

Beberapa raksasa keuangan juga sudah mulai memasuki ruang ini, menandai gelombang adopsi berikutnya yang akan segera datang. Contohnya, raksasa manajemen investasi BlackRock yang baru saja merilis dana likuiditas digital yang sekaligus memajukan tokenisasi RWA di blockchain Ethereum.

Tokenisasi real-world asset memungkinkan aset fisik yang ada di dunia nyata diubah menjadi aset digital yang bisa diperdagangkan di blockchain. Ini termasuk aset properti, kendaraan, perhiasan, logam mulia, hingga saham.

“Token RWA juga bisa digunakan sebagai jaminan untuk mendapatkan pinjaman maupun menghasilkan dividen seperti halnya saham. Misalnya, sertifikat tanah yang ditokenisasi, nantinya aset digital tersebut bisa digadaikan untuk pinjaman atau untuk memberikan pendapatan pasif kepada pemiliknya,” jelas Oscar melalui keterangan resmi.

Tantangan Hukum dalam Adopsi RWA

Meski demikian, terdapat beberapa tantangan untuk bisa mendorong adopsi tersebut bertambah masif. Menurut Oscar, masalah hukum dan peraturan, terutama dalam transaksi lintas negara dan kepercayaan antar penyedia jasa dan pengguna, masih menjadi kendala utama dalam pergerakan tokenisasi RWA.

“Perubahan mindset dan adopsi teknologi oleh pemilik aset yang ada di dunia nyata juga menjadi tantangan tersendiri,” tambahnya.

Oscar percaya, RWA akan menjadi top gainer di bull market mendatang. Pandangan ini didasarkan pada aliran dana yang signifikan dari dunia nyata ke pasar aset digital. Meskipun demikian, investor tetap harus mencermati harga dan sentimen yang ada terhadap aset nyata tersebut.

Pergerakan harga token RWA akan mengikuti basis aset fisiknya dan skema bagi hasilnya. Ini berbeda dengan harga Bitcoin yang dinamikanya disandarkan pada pasokan dan permintaan pasar.

Berdasarkan data CoinGecko, kapitalisasi pasar token RWA saat ini mencapai US$9,27 miliar. Sedangkan, token Ondo (ONDO) yang digarap oleh Coinbase menjadi token dengan kapitalisasi pasar terbesar untuk segmen RWA, dengan nilai mencapai US$2,05 miliar.  

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori