Lihat lebih banyak

Toyota Eksplorasi Teknologi Blockchain dan DAO lewat Hackathon Web3

2 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Toyota Motor Corporation bakal memanfaatkan momentum sebagai sponsor utama Web3 Hackathon Hakuhodo untuk jelajahi blockchain dan DAO.
  • Ketertarikan Toyota terhadap teknologi blockchain sudah terlihat dari 2019, salah satunya dari inisiasi Toyota Blockchain Labs.
  • Selain itu, Toyota juga sudah mulai memanfaatkan teknologi metaverse pada bulan April 2022 lalu.
  • promo

Toyota Motor Corporation, salah satu raksasa otomotif asal Jepang, bakal semakin dalam masuk ke industri web3. Dalam kabar terbaru, Toyota akan menjadi sponsor utama di gelaran Web3 Hackathon yang diinisiasi oleh Hakuhudo Key3, yang merupakan perusahaan yang didirikan oleh Astar dan juga Hakuhudo.

Menariknya lagi, Toyota digadang-gadang bakal memanfaatkan momentum tersebut untuk melakukan eksplorasi terhadap pemanfaatan teknologi blockchain untuk mendukung penerapan decentralized autonomous organization (DAO). Hal tersebut sesuai dengan tema Hackathon kali ini yang memang mengusung isu pengembangan alat pendukung DAO untuk proyek internal.

Founder Astar Network, Sota Watanabe, dalam sebuah unggahan blog mengungkapkan bahwa dalam Hackathon Web3 tersebut setiap peserta memiliki waktu mulai 25 Februari sampai dengan 23 Maret untuk menyelesaikan produknya.

“Toyota, sebagai perusahaan mobil terbesar di dunia untuk penjualan, memiliki lebih dari 330 ribu karyawan di seluruh dunia. Oleh karena itu, kami mencari alat pendukung DAO intra-perusahaan lewat hackathon ini yang mungkin akan benar-benar digunakan oleh karyawan Toyota di masa yang akan datang,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa gelaran ini tidak hanya dimaksudkan sebagai Proof of Concept (PoC) Toyota, melainkan juga akan diskalakan ke pihak eksternal juga.

Tahukah Kamu?

Decentralized autonomous organization (DAO) merupakan sebuah organisasi yang menerapkan aturannya secara mandiri melalui penerapan smart contract yang ada di blockchain. Lewat pemanfaatan teknologi tersebut, organisasi bisa dikelola dan dioperasikan secara transparan dengan kerja sama banyak orang.

Peningkatan Beban Pekerjaan Dorong Pemanfaatan DAO

Menurut Watanabe, dalam beberapa tahun terakhir, banyak tenaga kerja yang ada dalam posisi manajerial mengalami peningkatan beban kerja. Hal tersebut terjadi karena adanya bertambahnya proses pengambilan keputusan bisnis.

“Dengan pemanfaatan DAO, anggota tim yang ada di perusahaan bisa beroperasi secara mandiri. Ditambah proses pengambilan keputusan didistribusikan dan tidak bertumpu pada satu titik. Kami dapat mengurangi beban kerja para pengambil keputusan dan saat yang sama juga membantu anggota tim lannya meningkatkan pengaruhnya terhadap pertumbuhan perusahaan,” tambah Watanabe.

Ketertarikan Toyota terhadap teknologi blockchain sudah dimulai sejak beberapa tahun ke belakang. Pada April 2019, perusahaan produsen berbagai macam varian kendaraan ini, bersama dengan entitas lain yang bergerak di bidang otomotif dan pendukungnya, mendirikan organisasi virtual bernama Toyota Blockchain Labs.

Perusahaan anyar tersebut akan sepenuhnya memanfaatkan blockchain agar bisa mendukung operasional Toyota dalam memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan lewat peningkatan keandalan informasi.

Beberapa inisiatif yang dijalankan lewat Toyota Blockchain Labs adalah digitalisasi kontrak baik di dalam ataupun di luar grup, perbaikan dan penciptaan layanan baru lewat akumulasi informasi siklus hidup kendaraan, digitalisasi nilai sebagai diversifikasi metode pembiayaan lewat digitalisasi berbagai aset, dan sebagainya.

Toyota dan Perusahaan Otomotif Lainnya sudah Masuk Metaverse

Ilustrasi Metaverse | Toyota Otomotif

Pengembangan aset virtual Toyota tidak berhenti sampai di situ. Pada April 2022, perusahaan juga sudah secara resmi memasuki metaverse. Toyota menggunakan ruang maya untuk menjadikannya sebagai ruang kerja virtual bagi karyawan. Setiap karyawan diklaim bisa berinteraksi dengan cara yang imersif dengan menampilkan karyawan dalam bentuk avatar. Kala itu, baru tim pengembangan teknis dan sumber daya manusia (SDM) yang sudah menggunakan ruang virtual tersebut.

Ke depannya, Toyota berencana memperluas penggunaan metaverse ke beberapa departemen lainnya.

Rupanya, tidak hanya Toyota yang tertarik akan pengembangan metaverse dan blockchain. Raksasa otomotif lainnya; seperti Nissan, Volkswagen, Mercedes Benz, McLaren Automotive, Lamborghini, dan Ferrari; juga sudah menggarap teknologi blockchain untuk mendorong keterlibatan konsumen.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori