Lihat lebih banyak

Tren Naik Ethereum (ETH) Terhenti akibat Aksi Jual Holder

2 mins
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Harga Ethereum sudah turun 10% dalam 10 hari terakhir, meski ada upaya pemulihan berlangsung.
  • Aksi jual melonjak di jaringan, dan profit mencetak puncak 3 bulan selama seminggu terakhir.
  • Hodler jangka panjang aktif distribusi aset, yang terlihat dari lonjakan Age Consumed.
  • promo

Harga Ethereum (ETH) telah mengecewakan investor, turun dari hampir US$4.000 menjadi ke bawah US$3.500.

Hal ini mengakibatkan banyak holder memindahkan ETH mereka ke crypto exchange demi meminimalkan kerugian.

Investor Ethereum Kehilangan Kepercayaan

Anjlok harga Ethereum menyebabkan holder ETH semakin skeptis. Pasalnya, banyak yang menjual kepemilikan mereka untuk mengimbangi kerugian.

Jika kita mengkaji indikator keuntungan dan kerugian yang terealisasi jaringan, maka aksi ambil untung telah melonjak dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan metrik ini adalah yang terbesar dalam tiga bulan belakangan. Adapun aksi jual serupa terakhir tercatat pada bulan Maret lalu tatkala ETH sedang membukukan kenaikan. Namun, aksi jual ini dilakukan karena menyusutnya optimisme tentang potensi keuntungan lebih lanjut.

Ethereum Network Realized Profit/Loss.
Keuntungan/Kerugian Terealisasi Jaringan Ethereum | Sumber: Santiment

Pihak yang paling mengkhawatirkan dalam aksi jual di jaringan ini adalah para holder jangka panjang (long-term holder / LTH). Investor ini cenderung menyimpan aset mereka selama lebih dari satu tahun. Biasanya, tindakan mereka untuk tetap HODL aset selama penurunan harga menunjukkan keyakinan dan kepercayaan diri akan pemulihan harga. Namun, aksi jual mereka justru menyebabkan sentimen bearish meningkat pesat, sehingga memicu penurunan harga lebih lanjut.

Hal ini terlukis pada peningkatan metrik “Age Consumed” pada ETH, di mana terjadinya kenaikan berarti ada lonjakan laju pasokan antar alamat. Ini cenderung menunjukkan turunnya keyakinan di kalangan investor.

Dalam kasus Ethereum, lonjakan indikator ini bukanlah pertanda baik. Sebab maknanya, holder jangka panjang merasa tidak yakin akan adanya pemulihan harga ke depannya.

Ethereum Age Consumed.
Age Consumed Ethereum | Sumber: Santiment

Akankah Ethereum Turun Lagi?

Harga Ethereum, yang saat ini ada di level US$3.578, tengah menghadapi resistance dari level retracement Fibonacci 50%. Dengan melejitnya sentimen bearish di kalangan investor, resistance ini bisa semakin menguat dan memaksa ETH gagal menembusnya.

Adapun aksi turun harga yang mungkin terjadi akan berhenti di US$3.400, tepat di atas level Fibonacci 38,2%, yang telah berkali-kali diuji sebagai level support di masa lalu.

Ethereum Price Analysis.
Analisis Harga Ethereum | Sumber: TradingView

Di sisi lain, jika ETH berhasil menerobos level Fibonacci 50% yang ada di US$3.582 dan mengubahnya menjadi level support, maka prediksi bearish akan terpatahkan. Juga, ini sekaligus membuka jalan bagi harga Ethereum untuk memulihkan kerugiannya. Setelah itu, ETH siap merangkak naik lagi menuju level US$3.800.

Bagaimana pendapat Anda tentang prediksi dan analisis harga Ethereum (ETH) ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori