Bitcoin btc
$ usd

Setelah PHK 1.100 Orang, Coinbase Kembali Kurangi 950 Karyawan

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Coinbase mengumumkan bahwa mereka melakukan PHK terhadap 950 karyawannya.
  • Para karyawan yang terkena dampak setidaknya akan menerima 14 minggu kompensasi gaji pokok, asuransi kesehatan, dan tunjangan lainnya.
  • Sebelum ini, Coinbase pada Juni 2022 juga telah memangkas 1.100 karyawannya.

Coinbase, salah satu crypto exchange terbesar di Amerika Serikat (AS), pada Selasa (10/1) mengumumkan bahwa mereka melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 950 karyawan.

Para karyawan yang terkena dampak setidaknya akan menerima 14 minggu kompensasi gaji pokok, asuransi kesehatan, dan tunjangan lainnya.

Hal ini juga menandakan momen Coinbase yang ingin fokus pada budaya startup dengan memiliki tim kecil yang gesit yang mampu menyelesaikan lebih banyak hal. Karena tumbuh begitu cepat pada tahun 2021, Coinbase menganggap mengalami hambatan koordinasi di antara para karyawan yang menyebabkan mereka bergerak lambat.

Sebagai informasi, Coinbase pada Juni 2022 telah memangkas 1.100 karyawannya. Dalam pernyataan terbarunya, crypto exchange ini mengaku bahwa PHK pada waktu itu karena market kripto mulai terkoreksi.

Brian Armstrong: Coinbase Baik-baik Saja

Brian Armstrong Prediksi Harga Saham Coinbase Terjun Bebas 86% Tahun Ini

Di tengah pernyataan PHK, co-founder dan CEO Coinbase, Brian Armstrong, mengatakan bahwa market kripto pada tahun 2022 cenderung menurun seiring dengan kondisi ekonomi makro yang lebih luas.

Selain itu, terjadi sejumlah krisis yang dialami beberapa pelaku yang tidak bermoral di dunia kripto itu sendiri, dan masih ada kemungkinan penularan krisis lebih lanjut.

Di tengah kondisi yang sulit ini, Armstrong menegaskan bahwa crypto exchange yang ia pimpin itu baik-baik saja. Dia justru yakin bahwa crypto winter pada 2022 pada akhirnya akan menguntungkan Coinbase karena pesaing seperti FTX telah gagal, hingga kejelasan regulasi terkait kripto yang muncul.

“Mereka memvalidsi strategi jangka panjang kami. Namun, akan membutuhkan waktu agar perubahan ini membuahkan hasil. Kami perlu memastikan bahwa kami memiliki efisiensi operasional yang sesuai untuk menghadapi penurunan di market kripto dan menangkap peluang yang mungkin muncul,” ungkap Brian Armstrong.

Kurangi Biaya Operasional 25%

Crypto exchange Transaksi Kripto Melempem. Coinbase Rugi Rp6,2 Triliun

Selain melakukan PHK, Coinbase turut mengurangi biaya operasional mereka sekitar 25%. Brian Armstrong menjelaskan bahwa beberapa faktor yang membawa Coinbase ke titik ini berada di luar kendali pihaknya. 

Coinbase mengaku bahwa mereka setiap tahun melakukan proses perencanaan tahunan untuk menjalankan berbagai skenario terkait pendapatan mereka, baik itu pada posisi bull, base, dan bear.

Meski industri kripto sulit diprediksi, menurut mereka penting untuk memiliki perencanaan yang memastikan perusahaan dapat berhasil sebagai bisnis dalam berbagai potensi kondisi.

Dengan pengalaman berhasil melewati beberapa bear market, Coinbase mengatakan bahwa kali ini adalah pertama kalinya mereka melihat siklus kripto bertepatan dengan penurunan ekonomi yang lebih luas.

“Saat kami memeriksa skenario 2023 kami, menjadi jelas bahwa kami perlu mengurangi biaya operasional untuk meningkatkan peluang kami untuk berhasil di setiap skenario,” jelas Brian Armstrong.

Selain mengurangi jumlah karyawan, Coinbase juga akan menghentikan beberapa proyek yang kemungkinan keberhasilannya rendah. Sementara itu, sejumlah proyek lain akan terus beroperasi seperti biasa, tetapi hanya dengan lebih sedikit orang dalam tim itu.

Coinbase Masih Percaya Diri

Terlepas dari semua yang telah dilakukan Coinbase, mereka masih optimis tentang masa depan perusahaan dan industri kripto itu sendiri.

“Kemajuan tidak selalu terjadi dalam garis lurus, dan terkadang kita merasa seperti mengambil dua langkah maju dan satu langkah mundur. Namun, seperti yang kita lihat di internet, sejumlah perusahaan yang paling penting tidak hanya bertahan, tetapi berkembang selama market sedang turun dengan pengetatan biaya operasional, dan terus membangun produk inovatif,” ungkap Brian Armstrong.

Selain itu, Brian Armstrong juga mengatakan bahwa masa kelam kripto akhir-akhir ini juga menyingkirkan para perusahaan kripto yang buruk.

“Kita yang percaya pada kripto akan terus membangun produk hebat dan meningkatkan kebebasan ekonomi di dunia. Hari-hari yang lebih baik ada di depan, dan ketika itu tiba, kita akan siap,” tutup Armstrong.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai...
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori