Whale Pindahkan XRP Senilai US$190 Juta dalam 24 Jam, Apa yang Mereka Rencanakan?

8 November 2022, 13:46 WIB
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
8 November 2022, 16:09 WIB
Ringkasan
  • Kalangan whale Ripple terpantau telah melakukan deposit berjumlah fantastis dari wallet ke bursa.
  • Biasanya, aksi jual dari para whale akan menyebabkan kegemparan hebat di pasar, yang juga akan mendatangkan tren bearish bagi harga.
  • Jumlah alamat aktif XRP tercatat telah anjlok 30% dalam sehari terakhir ini.

Kalangan whale berhasil mempertahankan aktivitas perdagangan mereka yang cepat di tengah memburuknya aksi harga XRP. Tetapi, kemanakah para whale tersebut akan membawa harga XRP kali ini?

Di saat para pendukung Ripple, whale, holder, dan investor kripto menunggu hasil penghakiman ringkasan terkait kasus gugatan XRP, harga XRP tidak hentinya mengejutkan para pelaku pasar.

Baru-baru ini, komunitas Ripple menerima kabar baik dari seorang pengacara bernama Jeremy Hogan. Dalam pernyataannya, ia meyakini bahwa mosi untuk penghakiman ringkasan yang diajukan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS kemungkinan tidak akan disetujui karena sejumlah alasan.

Terlepas dari komentar Hogan yang menggembirakan itu, antisipasi sosial tersebut nyatanya tidak seberapa berpengaruh bagi performa harga XRP. Terlebih lagi, aktivitas menonjol kalangan whale Ripple baru-baru ini berpotensi dapat menyebabkan penurunan harga XRP.

Apakah yang Sedang Para Whale XRP Rencakan?

Pada saat publikasi, harga XRP berkisar di angka US$0,4739. Angka ini mencerminkan penurunan harian sebesar 3,2%. Dari sudut pandang harga, XRP tampaknya dipengaruhi oleh tren bearish dari pasar kripto secara keseluruhan.

Pada 7 November, whale tercatat telah memindahkan dana berjumlah fantastis dari dompet mereka ke beberapa bursa. Apalagi, alat pelacak Whale Alert juga menunjukkan bahwa whale terlihat telah memindahkan koin XRP senilai lebih dari US$190 juta dari dompet ke bursa atau dari wallet ke wallet.

Transaksi pertama melibatkan aktivitas transfer sekitar 29 juta XRP (US$13,52 juta) dari sebuah wallet yang tidak dikenal ke bursa kripto Bitstamp. Setelah itu, hanya dalam kurun waktu satu jam berikutnya, transfer kedua sebesar 35 juta XRP atau setara dengan US$16,55 juta dipindahkan dari wallet yang tidak dikenal ke bursa FTX.

Tidak lama berselang setelah itu, transaksi ketiga senilai US$16,63 juta terjadi.

Transaksi ini kemudian juga diikuti oleh aktivitas transfer lainnya yang bernilai tidak jauh berbeda dengan transaksi ketiga, yaitu sebesar US$16,50 juta.

Sedangkan, transaksi yang lebih mencolok terukir pada transaksi terbaru. Pada transaksi ini, terlihat adanya aktivitas transfer sebesar 310.365.004 XRP, atau setara dengan US$147 juta. Aset tersebut berpindah dari dompet yang tidak dikenal ke dompet yang tidak dikenal lainnya.

Selanjutnya, transaksi yang berjumlah tidak kalah fantastis datang dari sebuah transfer senilai lebih dari US$190 juta, yang terlaksana pada 8-10 jam terakhir sejak saat publikasi (7/11/2022). Ada kemungkinan, kalangan whale ini mengirimkan XRP ke bursa dengan tujuan untuk bisa menarik profit (TP) jika nantinya harga terus turun.

Biasanya, aksi jual oleh kalangan whale akan menimbulkan keributan luar biasa di pasar, yang pada akhirnya akan mengakibatkan tren bearish pada harga.

Di sisi lain, aktivitas para whale ini mungkin juga adalah upaya untuk mengundang keributan di pasar dan sekaligus taktik untuk memompa (pump) harga dalam jangka pendek.

Akankah Harga XRP Terus Turun?

Selama akhir pekan, XRP berhasil mencapai harga tertinggi multi-mingguan di titik US$0,51, tetapi sayangnya aksi harga positif tersebut kehilangan momentum dengan cepat. Pada saat publikasi, harga XRP masih berjuang melawan level support/resistance penting di level US$0,47.

Meskipun jumlah alamat aktif XRP masih bertahan di atas rata-rata, faktanya jumlah tersebut telah turun 30% dalam satu hari terakhir.

XRP Active addresses. Source: Santiment
Sumber: Santiment

Selanjutnya, kecepatan atau velocity XRP sendiri cenderung lebih rendah. Kondisi ini menunjukkan bahwa transaksi yang terjadi untuk XRP tidak sesering itu terjadi dalam time frame yang ditentukan.

Selain itu, metrik Price-DAA divergence sendiri juga sudah mulai menunjukkan sinyal jual. Sebagai informasi, DAA merupakan singkatan dari Daily Active Addresses.

XRP Price DAA Divergence | Source: Santiment
Price-DAA Divergence XRP | Sumber: Santiment

Di sisi lain, berdasarkan perspektif on-chain, harga XRP kemungkinan bersiap mengalami sejumlah tren bearish. Karena bisa terlihat jelas bahwa koin telah bergerak dalam momentum ‘range bound,’ yakni pada kisaran antara US$0,47 dan US$0,45. Keduanya akan berfungsi sebagai zona support penting di masa depan.

Apabila nantinya bear masih memegang kendali atas aksi harga XRP, maka koin ini berpotensi menguji ulang level harga US$0,45 yang lebih rendah.

Namun, jika aksi breakout bullish terjadi, maka harganya berpotensi untuk kembali naik ke level US$0,51, yang mewakili puncak kisaran harga jangka pendeknya.

Bagaimana pendapat Anda tentang aktivitas mengejutkan kalangan whale XRP ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

PENYANGKALAN:

BeInCrypto berusaha untuk menyediakan informasi yang akurat dan terkini. Namun, kami tidak bertanggung jawab terhadap fakta yang tidak tersampaikan ataupun informasi yang tidak akurat. Anda memahami dan menyetujui bahwa Anda menanggung seluruh risiko atas penggunaan informasi ini. Aset kripto merupakan aset keuangan yang sangat volatil. Oleh karena itu, lakukan riset dan buatlah keputusan finansial Anda secara mandiri.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.