Nikita Bier katakan tombol perdagangan X akan segera hadir, memungkinkan pengguna langsung trading token dari linimasa mereka. Ia juga membantah klaim bahwa platform tersebut diam-diam menekan akun kripto.
Mantan kepala produk X menanggapi langsung pada hari Selasa atas sebuah unggahan yang menuduh dirinya memperlambat Crypto Twitter. Ia mengapresiasi fitur buatannya sendiri, lalu menyalahkan Washington, bukan X, sebagai penyebab reli pasar.
Tombol Perdagangan X Akan Terdapat di Sebelah Grafik Token Live
Seorang pengguna X memulai percakapan dengan sindiran dan menulis bahwa “Bull Market diizinkan dimulai karena Nikita tidak lagi shadow ban CT.” CT adalah singkatan dari Crypto Twitter, komunitas trader di platform itu. Shadowban diam-diam membatasi seberapa banyak orang yang bisa melihat sebuah akun tanpa memberitahu pemilik akun tersebut.
Bier merespons secara langsung. Ia bilang dirinya adalah pengembang fitur Cashtags, alat yang menampilkan grafik harga Solana dan Ethereum dalam unggahan, serta mengungkapkan bahwa tombol perdagangan akan segera hadir. Ia juga menyatakan X sebelumnya sama sekali tidak memberikan apa pun bagi trader kripto sebelum ia bergabung.
Ia juga menyoroti pentingnya alamat kontrak, yaitu deretan karakter yang mengidentifikasi token di blockchain. Trader bisa langsung menempelkan alamat ini ke dalam unggahan di X. Hal ini penting karena token scam sering meniru nama proyek asli, sehingga pembeli memeriksa alamat kontrak sebelum mengirim dana.
Tombol perdagangan X akan menutup celah terakhir. Saat ini, pengguna yang menemukan token di X harus keluar ke wallet atau exchange untuk melakukan transaksi. Dengan fitur order satu kali ketuk, proses itu jadi tidak ribet lagi.
X pertama kali merilis Cashtags pada bulan April untuk pengguna iPhone di AS dan Kanada. Program uji coba ini diperkirakan mencatat volume hingga US$1 miliar dalam 48 jam. Perusahaan juga menambahkan grafik saham langsung ke fitur yang sama pada bulan Mei.
Bier Sebut Buyback Treasury Jadi Pemicu Bull Market
Akan tetapi, Bier membantah anggapan bahwa X sendiri yang memicu reli saat ini.
Sebaliknya, ia menyebutkan pembelian kembali obligasi oleh Departemen Keuangan AS dan pelemahan dolar. Menteri Keuangan Scott Bessent bahkan setidaknya menggandakan rencana pembelian obligasi pemerintah jangka panjang pada 20 Agustus. Para kritikus sejak itu menyerang rencana buyback senilai US$950 miliar dan cara Washington membiayainya.
Pasar bergerak sangat cepat. Bitcoin (BTC) diperdagangkan mendekati US$80.643, naik 4,25% hari ini dan 24,5% sepanjang bulan terakhir. Sementara itu, emas mencatat bulan terbaiknya sejak tahun 1999.
Bier kini tidak lagi menjalankan produk di X. Ia mundur bulan ini dan bertahan sebagai penasihat, sehingga peluncuran fitur berikutnya diserahkan pada penggantinya.
Jadi, pertanyaan tentang kapan tepatnya tombol perdagangan X akan rilis masih menjadi tanda tanya. X sudah menyediakan grafik, data volume, dan pencarian alamat kontrak. Tapi, tombol beli inilah yang benar-benar akan mengubah linimasa menjadi buku order.
Baik Bier maupun X belum mengumumkan tanggal peluncuran. Cashtags juga masih terbatas di beberapa pasar saja, sehingga tombol beli perlu dihadirkan lebih luas dulu.









