Lihat lebih banyak

Yuval Noah Harari Mengaku Tak Suka Bitcoin

2 mins
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Harari mengkritik Bitcoin dan lebih memilih kontrol pemerintah atas uang.
  • Komunitas kripto bereaksi tajam, Charles Hoskinson ikut menanggapi.
  • Kepercayaan Harari pada bank kontras dengan masalah BIS di masa lalu.
  • promo

Yuval Noah Harari, seorang sejarawan ternama dan penulis buku best seller, baru-baru ini menyuarakan kekhawatirannya tentang Bitcoin di konferensi bertajuk Bank of International Settlements (BIS) Innovative Summit 2024.

Akibatnya, pendapat Harari pun menuai banyak kritik dari komunitas kripto.

Apa Kata Harari tentang Bitcoin?

Harari berpendapat bahwa meskipun masa depan mungkin condong ke arah uang elektronik, riwayat kepercayaan pada bank dan pemerintah untuk mengelola arus keuangan telah menumbuhkan kepercayaan masyarakat. Ia percaya bahwa memberikan otoritas kepada bank sentral dan pemerintah untuk menciptakan uang adalah ide yang bagus.

“Sebagai sejarawan, ketika melihat Bitcoin, saya tidak menyukainya karena ini adalah uang yang dibangun atas dasar ketidakpercayaan. Kita tidak percaya pada bank dan pemerintah, sehingga kita tidak ingin memberi mereka kemampuan untuk menciptakan uang sebanyak yang mereka inginkan, alhasil kita menciptakan Bitcoin ini.”

Yuval Noah Harari, Sejarawan & Penulis

Tentunya, perspektif ini secara langsung bertentangan dengan sifat desentralisasi dari aset kripto seperti Bitcoin. Pasalnya, aset digital ini beroperasi tanpa pengawasan otoritas pusat.

Kritik dari Komunitas Kripto

Meski demikian, kritik sang sejarawan ini juga tak luput dari serangan. Charles Hoskinson selaku co-founder Cardano mengkritik analisis Harari di media sosial. Ia menyebutnya sebagai “Dunning-Kruger on steroids“. Istilah ini merujuk pada penilaian buruk yang kerap ditunjukkan oleh individu yang melebih-lebihkan kompetensi mereka.

Selain itu, penggemar Bitcoin, Walker, menyoroti sejarah BIS yang kontroversial selama Perang Dunia II. Hal ini menunjukkan adanya kemunafikan dalam mempercayai lembaga keuangan tradisional.

“BIS memiliki direktur dari tahun 1933 hingga 1945 yang dihukum karena kejahatan perang atau kejahatan terhadap kemanusiaan. Namun tentu saja, percayalah pada para bankir.”

Walker, Penggemar Bitcoin

Lebih lanjut, diskusi seputar Bitcoin dan mata uang digital bank sentral (CBDC) semakin intens. Sekitar 90% bank sentral kini sedang menjajaki atau menerapkan proyek uji coba CBDC.

Menurut Walker, BIS sangat mendukung untuk mengadopsi CBDC, yang dapat menuntun pada pengawasan dan kontrol yang terlampau ketat atas transaksi keuangan individu. Maka dari itulah, para pendukung Bitcoin berargumen bahwa Bitcoin menghadirkan sebuah alternatif terdesentralisasi yang dapat mencegah potensi pelanggaran semacam itu.

Bagaimana pendapat Anda tentang kritik yang Harari lontarkan pada Bitcoin ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori