Lihat lebih banyak

3 Altcoin Ini Berpotensi Cetak Rekor ATH Baru di November 2023

3 mins
Oleh Valdrin Tahiri
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • INJ dan OKB berhasil breakout dari pola segitiga simetris. Keduanya punya formasi wave count yang bullish dan bisa membawa mereka ke rekor harga tertinggi baru.
  • TWT juga breakout dari garis tren descending resistance tetapi belum berhasil melewati resistance horizontal utamanya, yang diperlukan untuk mencapai rekor harga tertinggi baru.
  • Ketiga altcoin ini telah naik pesat di bulan Oktober dan diperkirakan akan terus bergerak naik menuju puncak harga baru di bulan November.
  • promo

Deretan altcoin ini memiliki formasi yang terlihat bullish dan berpotensi mencapai rekor harga tertinggi sepanjang masa (ATH) baru di bulan November.

Oktober adalah bulan yang sangat bullish bagi pasar kripto. Oleh karena itu, BeInCrypto telah mengamati beberapa altcoin teratas yang berpotensi untuk mencatat rekor ATH baru di bulan November.

Injective (INJ) Makin Dekat dengan Harga Tertinggi Sepanjang Masa

Harga INJ telah mengukir kenaikan yang signifikan sejak awal tahun ini. Pergerakan naik ini menghasilkan sebuah breakout dari garis tren descending resistance. Menariknya lagi, garis tren ini sudah ada sejak INJ mencetak rekor harga tertingginya sepanjang masa.

Setelah terjadi breakout, altcoin ini berhasil mencapai puncak harga US$9,97 pada bulan April. Selanjutnya, INJ memasuki fase konsolidasi dalam pola segitiga simetris.

Dan pada bulan Oktober, harga aset ini mengalami breakout dari pola tersebut dan telah mengalami kenaikan substansial sejak itu.

Di samping itu, teori Eliott Wave, yang melibatkan analisis pola harga jangka panjang yang berulang dan psikologi investor, turut mendukung gagasan kenaikan harga yang berkelanjutan.

Menurut teori ini, harga INJ nampaknya tengah berada dalam gelombang kelima dan terakhir dari pergerakan naik.

Dengan mengukur panjang gelombang satu dan tiga, kita dapat memproyeksikan panjang gelombang lima dengan menggunakan proyeksi Fibonacci. Teori level Fibonacci retracement menunjukkan bahwa setelah pergerakan harga yang signifikan ke satu arah, harga diperkirakan akan mengunjungi kembali sebagian ke level harga sebelumnya sebelum melanjutkan ke arah semula.

Selain itu, teori ini juga dapat membantu mengidentifikasi potensi puncak dari pergerakan naik yang akan datang.

Dengan menerapkan teori ini, jika panjang gelombang satu dan tiga berada di 0,382, maka itu bisa menyeret naik harga INJ ke US$25, hanya tipis di bawah harga tertingginya sepanjang masa di US$25,30.

Dengan kata lain, INJ akan mengalami kenaikan sebesar 40% dari harga saat ini. Jika gelombang lima ternyata memanjang, harga bisa naik 100% dan mencapai resistance berikutnya di level US$36,50.

Injective (INJ) Price Movement
Grafik Mingguan INJ/USDT | Sumber: TradingView

Terlepas dari prediksi bullish ini, jika harga INJ mencapai puncak lokal, maka INJ terancam turun sebesar 45% dan kembali ke area support horizontal US$9,20.

Indikator Wave Count Bisa Antarkan Harga OKB ke Rekor Tertinggi Baru

Pergerakan harga OKB memiliki beberapa kemiripan dengan INJ, terutama karena kehadiran wave count.

Selain itu, OKB juga sudah breakout dari pola segitiga simetris dan kemungkinan sekarang berada di gelombang kelima dari pergerakan naik.

Target yang paling memungkinkan untuk puncak pergerakan ini adalah US$72. Target ini ditemukan oleh retracement Fib eksternal 1,61 dari gelombang empat dan ketinggian pola segitiga (putih) yang diproyeksikan ke level breakout tersebut.

Artinya, level tersebut bertengger 36% di atas harga saat ini dan juga harga tertinggi sepanjang masa US$58,80.

OKB Price Movement
Grafik Mingguan OKB/USDT | Sumber: TradingView

Namun, terlepas dari prediksi bullish harga OKB ini, aksi turun di bawah level terendah gelombang empat (garis merah) di US$43 dapat memicu kenaikan hampir 60% ke area support terdekat di US$20.

Altcoin Trust Wallet Token (TWT) Juga Berpotensi Cetak ATH Baru

Harga TWT sudah breakout dari garis tren descending resistance jangka panjang pada bulan Oktober. Harga aset ini berhasil menyentuh puncak US$1,70 pada Senin (6/11), berlokasi tipis di bawah puncak tahunan US$1,87.

Namun, harga TWT telah terjatuh sejak itu, gagal mencapai harga penutupan mingguan di atas area resistance US$1,50. Resistance ini adalah yang terakhir sebelum harga tertinggi sepanjang masa US$2,73. Jadi, harga penutupan mingguan di atas area ini bisa memicu kenaikan sebesar 70% yang akan membawa harga TWT ke area tersebut.

Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) mingguan TWT mendukung kenaikan ini. Ketika mengevaluasi kondisi pasar, trader menggunakan RSI sebagai indikator momentum untuk menentukan apakah pasar dalam kondisi overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual). Dari sini, mereka dapat menentukan kapan harus mengakumulasi atau menjual aset.

Jika nilai RSI berkisar di atas 50 dan trennya naik, para bull masih unggul, tetapi jika nilainya berkisar di bawah 50, yang terjadi adalah sebaliknya.

Sementara itu, indikator RSI TWT sendiri kini bertengger di atas 50 dan trennya naik. Dengan demikian, keduanya merupakan tanda dari tren bullish.

TWT Price Movement
Grafik Mingguan TWT/USDT | Sumber: TradingView

Namun, terlepas dari prediksi harga TWT yang bullish ini, kegagalan untuk menaklukkan area resistance horizontal US$1,50 bisa mengakibatkan penurunan sebesar 40% ke support terdekat di level US$0,95.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 altcoin yang berpotensi untuk mencetak level harga ATH barunya di bulan November ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori