Lihat lebih banyak

3 Altcoin Ini Berpotensi Pecahkan Rekor ATH Baru di Februari 2024

3 mins
Oleh Valdrin Tahiri
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Celestia (TIA) terus bergerak naik mengikuti garis tren support naik selama nyaris 90 hari. Baru-baru ini, TIA memantul dari sana dan sekarang menuju rekor ATH.
  • Harga PENDLE telah mencatat kenaikan parabolik sejak Agustus 2023. Tren naiknya mengalami akselerasi begitu memantul dari parabola pada awal tahun 2024.
  • Render (RNDR) nampaknya tengah berada di gelombang kelima dan terakhir dari tren naiknya. Kenaikan ini berpotensi berlanjut selama tidak terjadi penutupan harga di bawah US$3,60.
  • promo

Ketiga altcoin ini menunjukkan formasi bullish dan berpotensi mencatat rekor ATH baru di bulan Februari.

Awal tahun 2024 membawa dinamika harga yang beragam di pasar kripto. Meski puncak harga baru berhasil tercapai di paruh pertama bulan Januari, koreksi tajam justru terjadi di paruh kedua bulan yang sama. Untuk itu, BeInCrypto menyoroti deretan altcoin unggulan di bulan Februari yang berpotensi mencetak rekor ATH baru.

Garis Tren Support Celestia (TIA) Bisa Menyeret Harga ke Puncak Baru

Harga Celestia (TIA) telah menanjak di sepanjang garis tren support naik (ascending support) sejak awal November 2023. Lalu, pada 15 Januari 2024, aksi naik ini berpuncak pada rekor ATH baru di angka US$20,40 .

Meski harga TIA amblas sejak saat itu, TIA berhasil memantul pada tanggal 23 Januari, memvalidasi garis tren support naik dan area support horizontal US$14,40. Sejauh ini, garis tren ini sudah berusia 86 hari.

Sementara harga TIA memantul, begitu juga Relative Strength Index (RSI) (lingkaran hijau). Kalangan trader pasar umumnya menggunakan RSI sebagai indikator momentum untuk mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) atau oversold (jenuh jual). Berbekal informasi ini, mereka bisa menentukan waktu terbaik untuk mengakumulasi atau menjual aset.

Pembacaan RSI di atas 50 dan tren naik menandakan bahwa keunggulan masih berpihak pada bull, sedangkan RSI di bawah 50 menunjukkan hal sebaliknya.

Salah seorang trader kripto Altcoin Sherpa menyebutkan bahwa walaupun terdapat potensi untuk mencapai rekor ATH baru, dia meramal harga akan terus berfluktuasi dalam kisaran yang sempit (choppy). Apabila tren pemantulan berlanjut, TIA berpotensi naik sebesar 43% menuju resistance berikutnya di US$24,60.

TIA Price Movement
Grafik Harian TIA/USDT | Sumber: TradingView

Namun, terlepas prediksi harga TIA yang bullish, terjadinya breakdown dari garis tren support naik dapat memicu penurunan sebesar 16% menuju area support US$14,40.

PENDLE Catat Kenaikan Parabolik

Harga PENDLE telah menanjak di sepanjang garis tren support naik parabolik sejak Agustus 2023. Sebagai catatan, garis tren ini telah memperoleh beberapa kali validasi, yang terakhir adalah pada 10 Januari 2024 (ikon hijau). Terlebih, laju kenaikan ini semakin cepat usai terjadinya pemantulan.

Berdasarkan wave count yang tersaji, PENDLE sekarang berada di gelombang kelima dan terakhir dari tren naiknya. Para analis teknikal kerap memanfaatkan teori Elliott Wave untuk menilai arah tren dengan menelaah pola harga yang berulang serta psikologi investor.

Mengingat gelombang kelima lebih panjang dari 0,618 kali panjang gelombang pertama dan ketiga, maka gelombang kelima berpotensi memanjang hingga mencapai panjang yang sama dengan kombinasi dua gelombang sebelumnya.

Jika kenaikan terus berlanjut, PENDLE dapat mencatat rekor ATH baru di angka US$3,30, yang berarti naik 15% dari harga saat ini.

Kendati pergerakan harganya positif, trader kripto Income Sharks memprediksi bahwa koreksi dalam jangka pendek kemungkinan akan terjadi.

PENDLE Price Movement
Grafik Harian PENDLE/USDT | Sumber: TradingView

Walaupun prediksi harga PENDLE ini bullish, penutupan harga di bawah US$2,40 dapat memicu penurunan sebesar 25% menuju garis tren support naik parabolik di US$1,90.

Render (RNDR) Jadi Penutup Daftar Altcoin yang Siap Cetak Rekor ATH

Analisis teknikal pada time frame mingguan menunjukkan bahwa RNDR telah menanjak dalam pergerakan naik lima gelombang sejak Juni 2023. Apabila wave count ini terbukti benar, artinya RNDR kini sedang berada di gelombang kelima dan terakhir dari pergerakan naiknya.

Di samping itu, harganya sempat memantul di awal tahun, memvalidasi area support horizontal US$3,60 (ikon hijau) dan memulai gelombang kelima. Bila wave count ini terbukti akurat, maka gelombang kelima bisa memanjang ke angka US$8,35, atau naik 75% di atas harga RNDR saat ini. Adapun raihan ini akan menandai rekor ATH baru untuk RNDR.

Sementara itu, trader kripto King Crypto optimis bahwa kenaikan harga akan terus berlanjut.

$RNDR / $USDTUpdate 1 Hari Resistance US$4,5 telah ditembus dan uji ulang hampir rampung. Pemantulan berikutnya akan membawa kita ke zona US$5.

Para bull @rendernetwork membuktikan bahwa percobaan ketiga membawa keberuntungan. Semoga Anda menikmati perjalanan ini?

Render Token (RNDR) Price Movement
Grafik Mingguan RNDR/USDT | Sumber: TradingView

Meski prediksi harga RNDR ini bullish, penutupan di bawah US$3,60 akan membatalkan wave count tersebut. Setelah itu, RNDR terancam turun 50% menuju support terdekat di US$2,40.

Bagaimana pendapat Anda tentang potensi ketiga altcoin ini untuk mencatat rekor ATH baru di Februari 2024? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori