Bagaimana Potensi Kinerja Harga Cardano (ADA) di Februari 2023? Ini Analisisnya

3 mins
Oleh Ibrahim Ajibade
5 Februari 2023, 16:55 WIB
Diterjemahkan Lynn Wang
5 Februari 2023, 19:01 WIB
Ringkasan
  • Cardano telah mengalami kenaikan 63% sepanjang tahun ini, melampaui 5 token layer-1 teratas lainnya.
  • Jumlah TVL DeFi pada smart contract jaringan ini juga meningkat dua kali lipat sejak 1 Januari 2023.
  • Whale ADA nampaknya telah bersiap untuk holding, mengingat trader derivatif juga sudah meningkatkan posisi long.

Cardano merupakan jaringan layer-1 dengan konsensus proof-of-stake (PoS) yang memiliki kemampuan skalabilitas dan biaya transaksi yang rendah. Dari sisi performa harganya, ADA, native token Cardano, telah mencatatkan kenaikan 63% dalam time frame year-to-date (YTD). Pada periode yang sama, jumlah total value locked (TVL) di jaringan tersebut juga telah melampaui US$100 juta.

Sesuai dengan perkiraan, kinerja yang kuat di bulan Januari ini telah menarik perhatian banyak whale. Namun, seberapa tinggikah Cardano mampu melaju di bulan Februari 2023? Menilik data on-chain penting, beginilah analisis mendalam tentang kemungkinan pergerakan harga ADA di bulan ini.

Kinerja TVL DeFi di Cardano Beri Sinyal Bullish bagi Harga ADA

Metrik kinerja keuangan Cardano (ADA) di bulan lalu sebagian besar bersifat positif. Peningkatan aktivitas di berbagai protokol decentralized finance (DeFi) dalam ekosistem Cardano telah mencapai puncaknya, yang tercermin pada kenaikan harga sebesar 63%.

Angka TVL dari jaringan ini telah meningkat 100% dari sejak awal tahun 2023. Kenaikan harga ADA yang paling signifikan terjadi pada pekan pertama Februari, yakni saat TVL Cardano mengalami kenaikan di tengah sentimen negatif pada komunitas Ethereum.

Cardano TVL Chart
Cardano 30-day TVL performance. Source: DeFillama
Tahukah Kamu?

Total value locked (TVL) mengukur volume dari aset kripto yang terkunci di dalam smart contract. Sering kali, kenaikan angka TVL menyebabkan peningkatan terhadap harga native token dari jaringan tersebut.

Cardano Dapat Sentimen Positif dari Ketidakpastian Ethereum

Minat terbuka agregat ADA di antara berbagai crypto exchange teratas naik dari US$160,98 juta menjadi US$195,32 juta dalam rentang waktu 11 Januari sampai 2 Februari 2023. Kenaikan pada metrik ini sering kali dianggap sebagai sinyal bullish yang mengindikasikan bahwa peningkatan volume kontrak derivatif sedang terbentuk.

CARDANO OPEN INTEREST CHART
Minat terbuka agregat Cardano selama 30 hari | Sumber: CoinAnalyze.net  

Periode tersebut bertepatan dengan saat komunitas developer Ethereum mengumumkan bahwa upgrade Shanghai akan berlangsung Maret 2023, alih-alih September 2023 seperti jadwal sebelumnya.

Upgrade Shanghai Ethereum, yang mana pada akhirnya akan memungkinkan para validator Ethereum PoS untuk menarik dana, menimbulkan kekhawatiran bagi para investor terhadap adanya aksi dump 11 juta ETH. Selain itu, data dari Dune Analytics menunjukkan hampir US$19 miliar berbentuk ETH sudah diatur untuk unstaked. Oleh karena itulah, banyak investor beralih ke ekosistem Cardano untuk peluang yield-farming selama periode bull-run yang sedang berlangsung.

Kondisi tersebut sekaligus membuktikan bahwa harga ADA mendapatkan keuntungan dari sentimen Ethereum (ETH) yang bernuansa datar. Sentimen terhadap ETH tersebut sebagian besar didorong oleh para investor yang melakukan aksi front-running akibat berita Upgrade Shanghai.

Investor Perlu Amati Jumlah Pasokan Bersih ETH

Ethereum PoS diprediksi bakal mengalami persaingat sengit dengan Cardano dan jaringan layer-1 lainnya yang mengusung konsensus PoS. Maka dari itu, ada baiknya mengamati tren pasokan deflasi bersih Ethereum baru-baru ini.

Pasokan bersih Ethereum dalam 30 hari | Sumber: ultrasound.money

Berdasarkan data on-chain yang tersaji di situs Ultrasound Money, Ethereum mengakhiri bulan Januari dalam posisi deflasi neto sebesar -0,13%. Jika peningkatan aktivitas NFT di OpenSea sanggup bertahan, maka Ethereum dapat mencatatkan posisi pasokan neto negatif selama dua bulan berturut-turut.

Memang, berdasarkan perkiraan, pertumbuhan TVL dan minat terbuka Cardano baru-baru ini dapat menjadi katalis bagi penguatan harga ADA dalam beberapa minggu ke depan. Akan tetapi, kondisi pasokan bersih Ethereum juga bisa jadi cukup untuk memberi insentif terhadap validator node, sehingga mereka bersedia holding unstaked ETH barunya. Alhasil, kemungkinan bakal mengakibatkan koreksi harga ADA secara bertahap.

Seberapa Tinggikah Harga Cardano (ADA) Dapat Melaju di Februari 2023?

Untuk menjawab pertanyaan seberapa tinggi kinerja Cardano di bulan Februari, akan bergantung pada prospek investor tentang jaringan Ethereum PoS, yang notabene adalah rivalnya, dan tren TVL DeFi-nya.

Cardano IOMAP chart
Distribusi IOMAP Wallet Cardano | Sumber: IntoTheBlock

Dalam hal pergerakan harga jangka pendek, data In/Out of Money Around Price (IOMAP) dari IntoTheBlock menunjukkan bahwa Cardano memiliki ruang gerak yang minimal.

Tahukah Kamu?

In/Out of Money Around Price (IOMAP) merupakan indikator yang membantu investor untuk mengidentifikasi poin pembelian atau penjualan besar potensial dengan membandingkan rata-rata harga pembelian token dalam wallet tertentu terhadap harga pasar saat ini.

Kemungkinan besar, ADA bakal memiliki support kuat di level US$0,3882. Namun, aset kripto besutan Charles Hoskinson ini bakal menghadapi resistance kuat, saat berusaha menembus titik US$0,445.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.