Lihat lebih banyak

Analis Ini Bocorkan 3 Sinyal Penentu Kapan Harga Bitcoin Akan Segera Sentuh Pucuk

2 mins
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Dennis Liu, alias Virtual Bacon, merancang sebuah rencana keluar strategis untuk Bitcoin. Rencananya ini berfokus pada target harga, batasan waktu, dan analisis teknikal.
  • Rencana Liu mencakup aksi jual atau keluar dari Bitcoin di harga US$200.000 dan Ethereum di kisaran US$15.000, pada akhir tahun 2025 mendatang. Selain juga mempertimbangkan beberapa indikator teknikal tertentu.
  • Tujuannya adalah memaksimalkan profit. Pendekatan ini menyajikan strategi investasi yang tertata rapi berlandaskan data historis dan pola pasar kripto.
  • promo

Pada dasarnya, mendeteksi momen optimal untuk keluar dari pasar kripto sama pentingnya dengan keputusan untuk berinvestasi itu sendiri. Dennis Liu, yang juga populer dengan julukan Virtual Bacon, membagikan sebuah pendekatan metodis dan strategis dalam rangka menavigasi puncak dan palung harga Bitcoin (BTC).

Dia memperkenalkan rencana keluar dari pasar kripto yang terdiri dari tiga cabang (three-pronged exit plan). Adapun setiap cabang ini dirancang untuk menandakan kapan pasar berpotensi telah mencapai pucuk.

1. Target Harga: Pertanda Pertama

Sinyal awal yang perlu dipertimbangkan adalah pencapaian target harga spesifik: US$200.000 untuk BTC dan US$15.000 untuk Ethereum (ETH). Liu menyatakan bahwa tercapainya angka-angka ini dapat mengindikasikan bahwa pasar sudah berada di pucuknya.

Kriteria ini didasarkan pada siklus pasar historis dan tingkat imbal hasil yang semakin menyusut. Ini adalah indikator yang jelas dan terukur, yang menyingkirkan spekulasi dalam mengambil keputusan untuk keluar, dan menggarisbawahi pentingnya menetapkan tolok ukur yang realistis dan terinformasi.

2. Batasan Waktu: Sinyal Kedua

Pilar lain dari strategi Liu ini adalah batasan waktu. Terlepas dari kinerja pasar, ia berencana untuk keluar pada akhir tahun 2025 mendatang. Keputusan ini berangkat dari analisis siklus Bitcoin halving dan juga durasi historis bull market.

Dengan menetapkan batas waktu, Liu memperkenalkan pendekatan yang disiplin terhadap investasi, mendorong investor untuk menghindari jebakan overextension. Strategi keluar yang terikat waktu ini berpatokan pada pentingnya pola historis dalam memprediksi perilaku pasar di masa depan.

Bitcoin Price Performance From Cycle Low
Kinerja Harga Bitcoin dari Siklus Terendah | Sumber: Glassnode

3. Pola Harga: Indikator Ketiga

Aspek terakhir dari rencana Liu ini adalah memantau pola harga dengan cermat, khususnya perilaku Bitcoin dalam kaitannya dengan exponential moving average (EMA) 200 hari dan 21 minggu. Adapun aksi breakdown ke bawah level-level support ini akan memicu aksi jual atau keluar, yang mengindikasikan potensi penurunan harga.

Di samping itu, pendekatan ini bertumpu pada analisis teknikal, yang menunjukkan pentingnya pemahaman yang komprehensif mengenai indikator pasar serta implikasinya terhadap strategi investasi.

“Ini adalah rencana keluar saya. Jika salah satu dari tiga syarat ini terpenuhi, silakan keluar total, dan jangan pernah menoleh ke belakang,” pungkas Liu.

Bitcoin Daily With 200D EMA, Weekly Chart With 21W EMA
Grafik Harian Bitcoin dengan EMA 200 Hari, dan Grafik Mingguan dengan EMA 21 Minggu | Sumber: TradingView

Singkatnya, strategi keluar ala Dennis Liu ini menyajikan panduan yang komprehensif untuk menavigasi pasar kripto yang volatil. Dengan menggabungkan target harga, batasan waktu, dan pola harga, Liu menghadirkan sebuah roadmap yang tepercaya bagi investor.

Karena itulah, dengan mengadopsi strategi yang berlandaskan alasan kuat seperti ini, bisa menjadi faktor penting dalam memaksimalkan profit sekaligus meminimalkan risiko.

Bagaimana pendapat Anda tentang 3 indikator penanda puncak harga ala Virtual Bacon ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | April 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori