Lihat lebih banyak

Harga Litecoin (LTC) Hadapi Level Kritis US$80, Siap Melesat atau Ambruk?

3 mins
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Mayoritas spent volume Litecoin berasal dari holder yang telah menyimpan LTC kurang dari 3 bulan, picu volatilitas pasar dahsyat.
  • Lonjakan aksi jual yang masif dari holder 1-3 bulan pada 10 Mei berakibat pada anjloknya harga LTC.
  • Harga LTC kini berkitar di bawah Ichimoku Cloud, suatu indikasi tren bearish & potensi penurunan lebih lanjut.
  • promo

Dalam analisis hari ini, kita akan mengkaji aksi harga Litecoin (LTC) terkini dan aktivitas on-chain-nya. Gunanya untuk memahami tren mendasar dan potensi pergerakan jangka menengah ke depan.

Kesulitan Bitcoin untuk menembus level harga US$61.000 turut menekan LTC, membuatnya diperdagangkan di bawah level support kritis US$80. Lantas, apa yang mendorong perilaku ini? Mari kita cek detailnya.

LTC Bertengger Tepat di Atas Level Support Kritis

Pada grafik di bawah ini, kita mengamati aksi harga Litecoin dalam time frame 4 jam. Garis merah menyoroti level support dan resistance utama. Saat ini, harga LTC berkitar di US$79. Adapun penurunan ke bawah kisaran US$75 dapat memicu serangkaian likuidasi, yang menyebabkan depresiasi harga lebih lanjut.

Grafik 4H LTC/USDT & Ichimoku Cloud: TradingView
Grafik 4 Jam LTC/USDT & Ichimoku Cloud | Sumber: TradingView

Level US$80,37, mendekati angka US$80, sejajar dengan level retracement Fibonacci 0,618 dan merupakan support jangka menengah yang krusial.

Harga Litecoin baru-baru ini mencoba menembus di bawah Ichimoku Cloud time frame 4 jam. Jika harga ditutup di bawah cloud terkait, hal ini dapat memantik peningkatan volatilitas. Sekaligus akan menyebabkan koreksi harga jangka menengah berlanjut ke US$75.

Namun, apabila harga gagal naik di atas cloud, ini bisa menjadi sinyal potensi reversal atau pembalikan tren.

Spent Volume by Age Band” Ungkap Tren Pasar Utama

Grafik yang tersaji berikut menampilkan output yang dihabiskan yang dipisahkan berdasarkan kelompok umur. Adapun batang hijau mewakili LTC yang dipegang selama 1 jam – 24 jam sebelum dibelanjakan. Lalu, batang biru menunjukkan LTC yang dipegang selama 1 hari – 1 minggu sebelum dibelanjakan. Batang hijau muda menunjukkan LTC yang dipegang selama 1 minggu – 1 bulan sebelum dibelanjakan. Batang merah mencerminkan LTC yang dipegang selama 1 bulan – 3 bulan sebelum dibelanjakan. Terakhir, garis hitam mewakili harga LTC dalam USD.

Volume yang Dihabiskan LTC berdasarkan Pita Usia: Glassnode
LTC Spent Volume by Age Band | Sumber: Glassnode

Yang menarik, volume terbanyak dibelanjakan dalam waktu 1 jam – 24 jam (rata-rata, 800.000 LTC dibelanjakan per harinya). Temuan ini menunjukkan banyaknya aktivitas perdagangan jangka pendek. Aktivitas perdagangan yang pesat ini berpotensi membuat harga jadi semakin fluktuatif.

Pada 10 Mei, terjadi aksi jual signifikan oleh holder jangka menengah, yakni mereka yang memegang LTC selama 1 – 3 bulan. Ini mungkin memancarkan adanya perubahan sentimen ataupun perilaku profit taking (ambil untung). Lonjakan semacam ini bisa berujung pada penurunan harga jangka menengah.

Volume yang Dihabiskan LTC berdasarkan Pita Usia: Glassnode
LTC Spent Volume by Age Band | Sumber: Glassnode

Pengambilan Keputusan Strategis & Prospek untuk Litecoin

  • Prospek Bearish hingga Netral: Harga LTC kesulitan menembus level support US$80, menunjukkan pelemahan usai tantangan Bitcoin di level US$61.000. Hal ini menyulut ketakutan di kalangan holder. Investor jangka pendek keluar dari posisi mereka guna menghentikan kerugian.
  • Support Bersyarat: Jika Bitcoin amblas ke bawah US$61.000, LTC mungkin akan mengalami penurunan harga jangka menengah yang dramatis ke US$75.
  • Proyeksi dan Rekomendasi Harga: Dalam skenario bearish, LTC bisa jatuh ke US$70 jika harga Bitcoin turun ke US$59.000. Guna menekan eksposur risiko, trader perlu menunggu harga turun ke bawah US$75 sebelum memutuskan beli. Kisaran beli ideal yakni di kisaran US$70-US$72 untuk posisi entri yang optimal. Selain itu, disarankan untuk menyetel stop loss (SL) di angka US$68 untuk mengelola potensi risiko penurunan. Terakhir, trader bisa menancapkan target harga jual US$85-US$90 untuk memanfaatkan gelombang naik berikutnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang prospek dan analisis harga Litecoin (LTC) ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Mei 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori