Bitcoin btc
$ usd

Apakah Kalangan Bull sedang Bersiap Manfaatkan Situasi sebelum Agenda Perilisan Token Axie Infinity (AXS)?

2 mins
24 Januari 2023, 10:45 WIB
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
24 Januari 2023, 12:04 WIB
Ringkasan
  • Sesuai dengan jadwal, Axie Infinity akan merilis lebih dari 1,8% pasokan token AXS hari ini (24/1).
  • AXS menunjukkan kinerja yang buruk selama perilisan token terakhir kali pada Oktober 2022 lalu.
  • Sebuah mitra pengelola perusahaan manajemen kripto meyakini bahwa nantinya, ekosistem Axie Infinity akan "nyaris mati."

Menurut jadwal, Axie Infinity rencananya akan merilis lebih dari 4,8 juta token AXS hari ini (24/1). Sementara itu, dalam 24 jam terakhir, tokennya sudah mengalami lonjakan harga sebesar 39%. Namun, apakah agenda ini nantinya akan menjadi ajang exit liquidity?

Harga token AXS terpantau telah meroket dalam 24 jam terakhir. Tokennya diperdagangkan sekitar US$12,85 pada saat publikasi, dengan kapitalisasi pasar yang berjumlah lebih dari US$1,5 miliar.

Axie Infinity (AXS) price
Grafik harga Axie Infinity Shards (AXS) | Sumber: BeInCrypto

Tapi, apakah reli harga kali ini akan berlanjut seiring dengan akan ada lebih dari 4,8 juta token yang muncul dari periode vesting?

Siap Rilis 1,8% dari Pasokan AXS

Menurut data dari TokenUnlocks, Axie Infinity hari ini bakal merilis lebih dari 4,8 juta token AXS. Jumlah tersebut merupakan 1,8% dari total pasokannya. Sementara itu, token tersebut memiliki persediaan maksimum sebanyak 270 juta, yang mana 32% tokennya sedang dikunci.

AXS supply data
Sumber: TokenUnlocks

Sehubungan dengan hal ini, komunitasnya pun mulai khawatir kalau saja kalangan bull akan melakukan exit pump ketika perilisan token yang akan datang. Pada perilisan token yang sebelumnya, yakni pada 24 Oktober 2022, harga AXS turun telah drastis. Kala itu, mereka merilis dua puluh dua juta token AXS. Tak ayal, agenda tersebut telah menjadi kontributor utama dalam aksi penurunan harga AXS.

Namun, Aleksander Larsen, co-founder dan COO Axie Infinity, sudah mengklarifikasi bahwa perilisan token tersebut hanyalah “[aktivitas] bisnis seperti biasanya.” Dia menuliskan cuitan bahwa token yang mereka rilis mengikuti “jadwal penerbitan terpisah.” Kemudian, sang co-founder lebih lanjut menjelaskan bahwa “penerbitan token dalam bentuk $ lebih rendah dari $ yang mengalir ke ekosistem, [sehingga itu] menjadikannya berkelanjutan dalam jangka panjang.”

Akankah Axie Infinity Tenggelam?

Harga AXS serta Smooth Love Potion (SLP), token yang bisa pemain dapatkan dengan cara memainkan game blockchain tersebut, telah turun drastis selama periode crypto winter. Akibatnya, sebagian besar pemain pun mulai angkat kaki dari ekosistem Axie Infinity akibat berkurangnya pendapatan.

Menurut data dari ActivePlayer.io, rata-rata jumlah pemain bulanannya dalam 30 hari terakhir adalah 432 ribu, kira-kira sama dengan pada bulan November 2020 silam. Rata-rata jumlah pemain bulanannya sendiri telah anjlok dari puncaknya di 2,7 juta pada Januari 2022.

Axie Infinity players count
Sumber: ActivePlayer.io

Dengan mempertimbangkan jumlah pemain dan pasokan yang meningkat, Felix Hartmann memprediksi bahwa nantinya ekosistem tersebut akan “nyaris mati.” Sebagai informasi, Hartmann sendiri adalah mitra pengelola di Hartmann Capital, sebuah perusahaan manajemen aset kripto.

Namun sebaliknya, komunitasnya yakin bahwa prediksi Hartmann itu salah dan bahwa “Axie akan menjadi pengalaman metaverse terbesar.”

Bagaimana pendapat Anda tentang agenda perilisan token Axie Infinity (AXS) ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.