Lihat lebih banyak

Bank Sentral Australia Luncurkan Program Penelitian CBDC untuk Cari Potensi Manfaat Ekonominya

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Reserve Bank of Australia, bank sentral Australia, mengumumkan akan meluncurkan program penelitian yang berdurasi sekitar satu tahun mengenai CBDC dengan fokus pada potensi manfaat ekonomi.
  • Proyek ini akan melibatkan pengembangan percontohan CBDC skala terbatas untuk jangka waktu tertentu dan dimaksudkan untuk melibatkan percontohan CBDC yang merupakan klaim nyata pada bank sentral Australia.
  • Deputi Gubernur Bank Sentral Australia, Michele Bullock mengatakan bahwa proyek ini merupakan langkah penting berikutnya dalam penelitian bank sentral Australia tentang CBDC.
  • promo

Bank sentral Australia pada hari Selasa (9/8) mengumumkan bahwa mereka meluncurkan program penelitian yang berdurasi sekitar satu tahun mengenai mata uang digital bank sentral (central bank digital currency / CBDC) dengan fokus pada potensi manfaat ekonomi yang mungkin dibawanya.

Dalam program ini, Reserve Bank of Australia (RBA) bermitra dengan Digital Finance Cooperative Research Center (DFCRC) yang merupakan sebuah kelompok industri yang didukung pemerintah.

Proyek ini akan berusaha mengidentifikasi kasus penggunaan inovatif dan model bisnis yang dapat didukung oleh penerbitan CBDC, serta untuk lebih memahami beberapa pertimbangan teknologi, hukum, dan peraturan yang terkait dengan CBDC.

Selain itu, proyek ini bakal melibatkan pengembangan percontohan CBDC skala terbatas untuk jangka waktu tertentu dan dimaksudkan untuk melibatkan percontohan CBDC yang merupakan klaim nyata pada bank sentral Australia.

Para peserta industri yang tertarik akan diundang untuk mengembangkan kasus penggunaan khusus yang menunjukkan bagaimana CBDC dapat digunakan untuk menyediakan layanan pembayaran serta penyelesaian yang inovatif dan bernilai tambah bagi masyarakat umum dan pelaku bisnis.

Tujuan Australia Lakukan Penelitian CBDC

RBA menjelaskan bahwa ada banyak penelitian telah dilakukan oleh berbagai bank sentral ke dalam kelayakan dan kemungkinan desain teknis CBDC, khususnya mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi baru seperti teknologi buku besar terdistribusi (distributed ledger technology / DLT).

Sebuah pertanyaan yang kurang mendapat perhatian hingga saat ini, terutama di negara-negara seperti Australia yang memiliki sistem pembayaran dan penyelesaian yang relatif modern serta berfungsi dengan baik, adalah kasus penggunaan CBDC dan potensi manfaat ekonomi dari penerapannya.

Proyek yang dikerjakan dengan DFCRC ini disebut akan membantu mengatasi kesenjangan ini dengan fokus pada penggunaan inovatif dan model bisnis yang dapat didukung oleh penerbitan CBDC.

Akan Terbitkan Laporan tentang CBDC

Bank sentral Australia dan DFCRC akan memilih berbagai kasus penggunaan yang berbeda untuk berpartisipasi dalam uji coba, berdasarkan potensi mereka untuk memberikan wawasan tentang kemungkinan manfaat CBDC.

Sebuah laporan tentang temuan dari proyek ini, termasuk penilaian dari berbagai kasus penggunaan yang dikembangkan, akan dipublikasikan pada ‘bagian kesimpulan’.

Adapun Kementerian Keuangan Australia turut berpartisipasi sebagai anggota komite pengarah untuk proyek ini, sebagai bagian dari kerja sama dengan bank sentral Australia dalam menjajaki kelayanan CBDC di Negeri Kanguru.

Sebuah makalah akan diterbitkan dalam beberapa bulan ke depan yang akan menjelaskan tujuan dan pendekatan proyek ini secara lebih rinci dan bagaimana para pelaku industri dapat terlibat.

Mencari Manfaat Ekonomi dari CBDC

Deputi Gubernur Bank Sentral Australia, Michele Bullock mengatakan bahwa proyek ini merupakan langkah penting berikutnya dalam penelitian bank sentral Australia tentang CBDC.

“Kami berharap dapat terlibat dengan berbagai pelaku industri untuk lebih memahami potensi manfaat yang dapat dibawa CBDC ke Australia,” jelas Michele Bullock.

Sementara itu, Dr Andreas Furche selaku CEO DFCRC mengatakan bahwa CBDC bukan lagi masalah kelayakan teknologi.

“Pertanyaan penelitian utama sekarang adalah manfaat ekonomi apa yang dapat dimungkinkan oleh CBDC, dan bagaimana hal ini dapat dirancang untuk memaksimalkan manfaat tersebut,” jelas Dr Andreas Furche.

Sebagai informasi, DFCRC merupakan program penelitian 10 tahun senilai US$180 juta yang didanai oleh mitra industri, universitas, dan pemerintah Australia, melalui Program Pusat Penelitian Kooperatif.

Misi DFCRC adalah menyatukan pemangku kepentingan di industri keuangan, akademisi, dan sektor regulasi untuk mengembangkan dan memanfaatkan peluang yang muncul dari transformasi keuangan berikutnya seperti digitalisasi aset yang dapat diperdagangkan dan dipertukarkan secara real-time di platform digital.

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori