Breaking News Binance Dikabarkan Sedang dalam Negosiasi untuk Akuisisi Tokocrypto

6 Desember 2022, 20:29 WIB
Diperbarui oleh Lynn Wang
6 Desember 2022, 20:58 WIB
Ringkasan
  • Binance dikabarkan sedang dalam negosiasi untuk mengakuisisi Tokocrypto.
  • Menurut laporan yang beredar, jika akuisisi ini sukses dilakukan, maka Pang Xue Kai akan mengundurkan diri dari posisi CEO dan Tokocrypto bakal melakukan PHK terhadap sejumlah karyawannya.
  • Binance sendiri diketahui telah berinvestasi di Tokocrypto pada Mei 2020. 

Binance, crypto exchange terbesar di dunia, dikabarkan sedang dalam negosiasi untuk mengakuisisi Tokocrypto. Adapun Binance diketahui telah berinvestasi di crypto exchange asal Indonesia itu pada Mei 2020. 

Dalam laporan yang terbit pada hari Selasa (6/12), sumber TechInAsia menjelaskan bahwa CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, akan mundur dari posisinya setelah kesepakatan tersebut selesai. Selain itu setelah akuisisi ini berhasil, Tokocrypto kemungkinan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dengan sejumlah karyawannya.

Terkait kabar ini, wakil presiden komunikasi korporat Tokocrypto, Rieka Handayani, mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada TechInAsia bahwa mereka tidak dapat mengomentari rumor dan spekulasi yang beredar.

“Fokus Tokocrypto adalah membangun bisnis yang berkelanjutan serta aktif melanjutkan pengembangan industri aset kripto yang telah tumbuh secara signifikan,” jelas Rieka Handayani.

Sebelumnya, seorang sumber anonim yang dekat dengan Tokocrypto sempat mengatakan kepada BeInCrypto Indonesia bahwa Tokocrypto dan Indodax menguasai 90% market crypto exchange di Indonesia.

Berdasarkan data CoinGecko pada hari Selasa (6/12) pukul 20:08 WIB, volume perdagangan Tokocrypto dalam 24 jam terakhir mencapai sekitar US$8 juta. Sementara itu, Indodax memiliki volume perdagangan US$6,8 juta dalam 24 jam terakhir.

Sebagai pengingat, Binance dan konsorsium yang dipimpin oleh MDI Ventures (lengan venture capital milik Telkom yang merupakan badan usaha milik negara Indonesia) pada Desember 2021 mengumumkan joint venture untuk menciptakan crypto exchange di Indonesia. Namun, sampai saat ini belum ada pembaruan terkait kemitraan itu.

Turut Rasakan Dinginnya Crypto Winter

Pada 21 September lalu, Tokocrypto resmi mengumumkan bahwa mereka melakukan PHK kepada sekitar 20% dari total 227 karyawannya dengan pertimbangan perubahan fokus bisnis.

Kabar ini setidaknya telah didengar BeInCrypto Indonesia sejak 13 September lalu dari seorang sumber yang mengaku dekat dengan isu tersebut.

Pihak Tokocrypto waktu itu mengatakan bahwa keputusan perubahan strategi bisnis berdasarkan hasil analisis dan prediksi yang telah dilakukan oleh manajemen dalam mengantisipasi dan beradaptasi terhadap ketidakpastian kondisi market kripto dan ekonomi global yang berkepanjangan. Sehingga, dari sana, beberapa langkah akhirnya harus diambil oleh manajemen, baik untuk eksternal maupun internal, dengan salah satunya mengambil tindakan merumahkan sebagian karyawan mereka.

Mengutip laporan CNBC Indonesia, CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, sebelumnya sempat mengungkapkan bahwa crypto winter, momen ketika mayoritas harga berbagai kripto anjlok, membuat para investor malas bertransaksi. Sehingga, rata-rata volume transaksi di Tokocrypto ambrol hingga 50% dari periode puncaknya.

“Kalau market sedang bearish, siapa yang mau trading, mereka beli harganya langsung turun lagi,” jelas Pang Xue Kai di sela-sela acara NXC (Nexticorn) International Summit 2022.

Membedah Afiliasi Tokocrypto dengan Binance

Tokocrypto adalah salah satu dari 25 calon pedagang fisik aset kripto (CPFAK) di Indonesia yang terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI).

Perusahaan ini didirikan oleh Pang Xue Kai pada awal 2018. Saat awal berdiri, Tokocrypto mendapat pendanaan putaran awal dari sejumlah investor termasuk QCP Capital yang merupakan perusahaan perdagangan aset digital dan investasi berbasis di Singapura. 

Kemudian, Tokocrypto menjadi pedagang aset kripto pertama yang terdaftar dan diawasi oleh BAPEBBTI pada November 2019. Selanjutnya, Binance diketahui turut berinvestasi di Tokocrypto pada 12 Mei 2020

“Investasi di Tokocrypto memungkinkan kami untuk mengeksplorasi bersama peluang baru yang menarik di pasar Indonesia bersama mitra lokal yang telah teregulasi untuk menghadirkan kebebasan dalam hal keuangan,” kata founder dan CEO Binance, Changpeng Zhao (CZ), waktu itu.

Kini, seiring dengan komitmen memperluas pemanfaatan teknologi blockchain di Indonesia, Tokocrypto menghadirkan Tokoverse (atau Tokoscape) yang merupakan sebuah ekosistem blockchain. Di dalamnya mencakup beragam hal; termasuk proyek kripto Toko Token (TKO), hub komunitas kripto & blockchain T-Hub, marketplace NFT TokoMall, program CSR berbasis blockchain TokoCare, serta TokoLabs yang merupakan program inkubator dan akselerator yang mendorong bisnis dan inovasi blockchain di Indonesia.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.