Lihat lebih banyak

Jadi yang Pertama di Dunia, Bursa Berjangka Aset Kripto Indonesia Resmi Meluncur

4 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Commodity Future Exchange (CFX), bursa berjangka aset kripto di Indonesia, resmi diluncurkan di Jakarta pada hari Jumat (28/7).
  • Direktur Utama CFX, Subani, mengatakan pihaknya akan menjalankan tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan berkelanjutan bagi para pelaku industri kripto dan pengguna kripto di Indonesia.
  • Dalam operasionalnya, CFX akan beroperasi bersama dengan lembaga kliring yang dikelola PT Kliring Berjangka Indonesia dan tempat penyimpanan aset kripto yang dikelola PT Tennet Depository Indonesia.
  • promo

PT Bursa Komoditi Nusantara atau Commodity Future Exchange (CFX), yang merupakan bursa berjangka aset kripto di Indonesia, resmi diluncurkan di Jakarta pada hari Jumat (28/7).

Acara peresmian dihadiri oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Indonesia, Zulkifli Hasan, dan Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bapebbti), Didid Noordiatmoko.

Mendag mengatakan bahwa peluncuran bursa berjangka aset kripto Indonesia menjadi salah satu tonggak sejarah industri dan perdagangan aset kripto di Tanah Air sekaligus mewujudkan ekosistem perdagangan aset kripto.

Sosok yang akrab disapa Zulhas itu menambahkan bahwa bentuk inovasi kebijakan di bidang perdagangan aset kripto adalah pembentukan ekosistem kelembagaan. Dengan begitu, masyarakat akan merasa aman dalam berinvestasi, sehingga industri perdagangan aset kripto dapat memberikan manfaat bagi perekonomian nasional.

Menteri yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini berharap kolaborasi dan koordinasi Bappebti dengan seluruh pemangku kepentingan, asosiasi, dan lembaga terkait lainnya, diharapkan mampu menciptakan kebijakan yang relevan sehingga industri kripto dapat berkembang dengan optimal.

“Bila industri kripto tidak diatur dengan baik, itu akan berdampak pada timbulnya pelaku ilegal yang merugikan masyarakat. Pada intinya, kami melindungi masyarakat. Investasi kripto mengandung risiko tinggi karena sifatnya high risk, high return. Kita harap bursa kripto dapat berkerja sama dengan berbagai pihak untuk memaksimalkan perlindungan serta edukasi kepada masyarakat,” kata Mendag.

Jadi Ekosistem Bursa Kripto Pertama di Dunia

Dalam peluncuran CFX, Didid Noordiatmoko menjelaskan bahwa pembentukan bursa berjangka aset kripto merupakan bukti bahwa pemerintah hadir dalam upaya menciptakan kepastian berusaha dan membangun ekosistem perdagangan aset kripto yang wajar dan adil.

“Hal ini juga untuk menjamin kepastian hukum dan perlindungan bagi masyarakat sebagai pelanggan, sehingga dapat bertransaksi dengan aman dan memberikan nilai dalam ekonomi dan perdagangan,” kata Didid.

Dia menambahkan bahwa Bappebti terus berkomitmen untuk memperkuat ekosistem kripto dan terus bersinergi dengan berbagai pihak, salah satunya pelaku industri. Didid juga mengungkapkan bahwa bursa berjangka aset kripto Indonesia adalah ekosistem bursa kripto pertama yang ada di dunia.

“Kami sudah membuat tata tertib bursa di kliring dan depository, sudah kami buat. Kami beri waktu satu bulan untuk masuk ke bursa. Apakah hari ini sudah bisa jalan? Hari ini launching, habis ini mekanisme pendaftaran, kemudian secara teknis kita bicara tentang fee dan sebagainya, dibicarakan secara business to business,” ungkapnya.

Didid menyebut bahwa saat ini sudah ada 23 dari 30 crypto exchange berlisensi Bappebti yang telah mendaftarkan platform mereka ke dalam keanggotaan di CFX.

Selain itu, kehadiran CFX juga membuka peluang perdagangan aset kripto yang tidak hanya di spot market, tetapi juga akan mencakup produk derivatif seperti kontrak berjangka (futures). Bappebti mengaku akan mempertimbangkan produk derivatif kripto lainnya seperti options apabila sudah ada peminatnya dari masyarakat dan terbukti aman.

CFX Berkomitmen Dukung Industri Kripto yang Aman

Di sisi lain, Direktur Utama CFX, Subani, mengatakan bahwa sebagai bursa kripto, pihaknya akan menjalankan tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan yang aman, adil, dan berkelanjutan bagi para pelaku industri kripto dan pengguna kripto di Indonesia.

“CFX memiliki komitmen kuat dalam mengatur pertukaran kripto, memastikan keamanan aset digital bagi masyarakat sebagai pelanggan, serta berperan aktif untuk mendorong perkembangan industri ini,” jelas Subani.

Direktur Utama CFX ini berharap dengan adanya sinergi dari berbagai pihak dan regulasi yang berkembang, hal itu dapat membantu membangun fondasi yang kuat untuk industri kripto.

“Dengan semangat terbuka dan pikiran kritis, mari kita jelajahi tema regulasi baru dalam dunia kripto yang penuh potensi dan tantangan untuk memajukan industri kripto di Indonesia,” ungkap Direktur Utama CFX.

Rumor Sosok di Balik CFX

Dalam operasionalnya, CFX sebagai bursa berjangka aset kripto Indonesia akan beroperasi bersama dengan lembaga kliring (penyelesaian transaksi dalam mata uang fiat) yang dikelola PT Kliring Berjangka Indonesia dan tempat penyimpanan aset kripto yang dikelola PT Tennet Depository Indonesia.

Pada Maret 2023, Tempo sempat membuat laporan mengenai izin penyelenggara bursa aset kripto di Indonesia. Tempo menyebut bahwa PT Bursa Komoditi Nusantara atau yang saat ini disebut CFX memiliki afiliasi dengan Garibaldi ‘Boy’ Thohir, Presiden Direktur Adaro Energi dan kakak kandung Erick Thohir yang merupakan Menteri BUMN saat ini.

“Menurut sumber Tempo, Boy Thohir bakal menjadi pemegang saham jika Bursa Komoditi Nusantara mendapat izin usaha bursa berjangka (IUBB) atau lolos menjadi penyelenggara bursa kripto,” bunyi laporan Tempo.

Namun, pihak Bursa Komoditi Nusantara membantah terkait hal itu, dengan mengatakan, “yang bersangkutan tidak ada dalam susunan pemegang saham perusahaan.”

Selain itu, sejumlah pihak di komunitas kripto Indonesia juga menyoroti PT Tennet Depository Indonesia yang dinilai terafiliasi dengan crypto exchange Indodax.

Dalam peluncuran CFX, hadir pula Direktur Utama PT Tennet Depository Indonesia, yaitu Eric Septian Wicaksono. Berdasarkan penelusuran di LinkedIn, profil dengan nama Eric Wicaksono tertulis sempat bekerja di Indodax sejak November 2018 hingga Desember 2019, dengan posisi terakhir sebagai Business Development Specialist.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori