Usai Kebangkrutannya, Celsius Network Berniat Dirikan Perusahaan Baru dan Rilis Token Baru

25 Januari 2023, 10:20 WIB
Diperbarui oleh Lynn Wang
25 Januari 2023, 11:29 WIB
Ringkasan
  • Celsius Network sedang mempertimbangkan untuk mengeluarkan token kripto baru untuk membayar para kreditur.
  • Pengacara Celsius mengatakan bahwa "reorganisasi Celsius menjadi perusahaan publik yang berlisensi dengan benar" akan menghasilkan lebih banyak uang bagi kreditur, daripada menjual aset yang sulit dilikuidasi dengan harga tertekan saat ini.
  • Adapun Celsius telah "bernegosiasi" dengan berbagai kelompok kreditur tentang cara "mendirikan perusahaan baru" dan "mengeluarkan token baru" kepada kreditur sebagai bagian dari rencana pembayaran.

Celsius Network, crypto lending platform yang telah bangkrut dan kini sedang dalam proses restrukturisasi, sedang mempertimbangkan untuk mengeluarkan token kripto baru untuk membayar para kreditur. Langkah ini merupakan bagian dari proposal untuk mengatur ulang dan keluar dari jurang kebangkrutan.

Pengacara Celsius, Ross M. Kwasteniet, pada hari Selasa (25/1) mengatakan bahwa “reorganisasi Celsius menjadi perusahaan publik yang berlisensi dengan benar” akan menghasilkan lebih banyak uang bagi kreditur, daripada menjual aset yang sulit dilikuidasi dengan harga tertekan saat ini.

Adapun Celsius telah “bernegosiasi” dengan berbagai kelompok kreditur tentang cara “mendirikan perusahaan baru” dan “mengeluarkan token baru” kepada kreditur sebagai bagian dari rencana pembayaran.

Kreditur dengan aset terkunci di atas ambang batas tertentu akan menerima Asset Share Token (AST) yang mencerminkan nilai aset mereka. Pemegang AST diperkirakan akan memiliki hak atas dividen dari waktu ke waktu dari perusahaan baru Celsius, atau menjualnya di pasar terbuka.

Sementara pelanggan Celsius lainnya, yang diperkirakan antara 60% hingga 70% dari basis pelanggan yang ada, akan menerima distribusi satu kali dalam kripto yang diklaim likuid seperti Bitcoin (BTC), Ether (ETH), atau stablecoin.

Jadi Perusahaan Pertama yang Terbitkan Token Baru dengan Izin Hakim

Memang, beberapa platform kripto bermasalah telah menciptakan aset kripto baru untuk menutupi kerugian pelanggan. Namun, Celsius Network kemungkinan adalah perusahaan kripto pertama yang mencoba mengeluarkan token kripto baru yang harus mendapatkan persetujuan dari hakim kebangkrutan di New York, Amerika Serikat (AS).

Sekelompok kreditur telah mendorong Celsius untuk mengikuti contoh yang diberikan oleh crypto exchange Bitfinex, yang merilis token baru kepada pelanggan mereka yang kehilangan uang karena peretasan pada tahun 2016.

Token baru yang diterbitkan Bitfinex itu disebut BFX, yang mewakili nilai dolar AS (USD) dari kripto yang hilang. Setelah dialokasikan kepada pelanggan yang terdampak, pemilik token BFX dapat menukarkannya dengan nilai dolar AS atau dengan saham di Bitfinex.

Pada September 2022, penyedia layanan mining-pool Bitcoin yang berbasis di Beijing, Cina, mengatakan akan mengeluarkan token kepada klien mereka yang setara dengan nilai berbagai aset kripto yang telah dibekukan.

Proses yang Harus Dilewati Celsius Network

Celsius Butuh Lebih Banyak Waktu untuk Pulihkan Stabilitas Likuditas

Keputusan untuk mengeksekusi rencana reorganisasi apa pun di Celsius, pertama-tama akan diberikan kepada kreditur, termasuk pelanggan Celsius yang memiliki kripto di platform itu, untuk melakukan pemungutan suara.

Setelah itu, hakim kembangkrutan Celsius, Martin Glenn, akan mempertimbangkan pemungutan suara itu sebelum memutuskan apakah akan menyetujui proposal tersebut.

Setelah mengajukan kebangkrutan pada Juli 2022, Celsius mengajukan tawaran untuk menjual sebagian asetnya hingga mencoba menjual dirinya sebagai bisnis yang beroperasi. Namun, tawaran atas masing-masing aset milik mereka masih belum ada yang menarik. 

Dalam perkembangannya saat ini, pihak Celsius akan mengajukan sejumlah berkas pengadilan dengan perincian tentang rencana restrukturisasi terbaruk pada akhir pekan ini.

Perusahaan baru dari Celsius akan diatur serta terkait dengan aset yang mencakup portofolio pinjaman dan investasi lainnya, bersama dengan puluhan ribu mesin crypto mining. Adapun langkah untuk mengeksekusi semua ide di atas diperkirakan dapat terjadi dalam hitungan bulan.

Mantan CEO Celsius Dituduh Tipu Investor

Meski proses restrukturisasi perusahaan Celsius yang masih terus berjalan, di tempat lain Jaksa Agung New York, AS, pada 5 Januari lalu mengajukan gugatan perdata terhadap Alex Mashinsky. Dalam gugatan tersebut, co-founder dan mantan CEO Celsius Network itu dituduh melakukan penipuan pada investor dengan nilai miliaran dolar AS dalam kripto.

Alex Mashinsky dituduh membuat pernyataan palsu kepada investor crypto lending platform tersebut tentang kesehatan kondisi keuangan Celsius, yang menyembunyikan situasinya yang mengerikan ketika Celsius kehilangan ratusan juta dolar AS dalam investasi berisiko.

Mantan CEO Celsius ini dinilai secara keliru mengklaim bahwa Celsius lebih aman daripada bank dan hanya meminjamkan aset kepada entitas yang kredibel.

“Alex Mashinsky berjanji untuk memimpin investor menuju kebebasan finansial, tetapi justru membawa mereka ke jalan kehancuran finansial. Undang-undang (UU) menyatakan dengan jelas bahwa membuat janji palsu dan tidak berdasar serta menyesatkan investor adalah ilegal,” ungkap Letitia James.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.