Bitcoin btc
$ usd

Kisah Alex Mashinsky, dari Pebisnis Telko hingga CEO Celsius yang Bangkrut

5 mins
Diperbarui oleh Hanum Dewi

Pelaku industry cryptocurrency mungkin mengenal Alex Mashinsky sebagai CEO Celsius Network, sebuah platform penyedia jasa pinjam-meminjam aset kripto. Namun, sebenarnya pria asal Ukraina ini memiliki beragam bisnis sukses hingga mendapat julukan “serial entrepreneur“.

Sebelum masuk ke dunia crypto, pemegang kewarganegaraan Israel ini mendirikan berbagai startup dengan meraih pendanaan hingga US$1 miliar. Dia juga memegang puluhan paten, salah satunya sebagai penemu Voice over Internet Protokol atau VoIP.

Terlepas dari berbagai pencapaian dan penghargaan, kasus terbaru berkaitan dengan kebangkrutan Celsius menyeret reputasinya. Artikel ini akan membahas tentang Alex Mashinsky, bisnisnya dan kisahnya di dunia crypto.

Siapakah Alex Mashinsky?

Alex Mashinsky adalah seorang pebisnis dan eksekutif berkebangsaan Israel dan Amerika. Dia adalah pendiri dan CEO Celsius Network, sebuah platform pinjaman cryptocurrency yang mengajukan kebangkrutan pada Juli 2022.

Pada awal 1990an, Mashinsky mendirikan VoiceSmart, satu perusahaan pionir yang menawarkan telekomunikasi menggunakan teknologi Voice over Internet Protocol (VoIP). Dia juga mendirikan GroundLink pada 2004 sebagai layanan untuk memesan mobil dan limosin dari komputer atau ponsel pintar.

Mashinsky adalah pendiri Q-Wireless yang selanjutnya menjadi bagian dari Transit Wireless, perusahaan telekomunikasi di Amerika. Sejak 2014-2015, Mashinsky menjabat sebagai CEO Novatel, perusahaan pembuat mobile Wi-Fi.

Latar Belakang dan Pendidikan Alex Mashinsky

Alex Mashinsky lahir dalam komunisme (di Ukraina), tumbuh di bawah sosialisme (di Israel), dan saat ini berkembang di bawah kapitalisme (Amerika). Dia lahir pada 5 Oktober 1965 dalam keluarga Yahudi di Ukraina. Keluarganya mendapatkan izin untuk meninggalkan negara itu pada tahun 1970an dan kemudian pindah ke Israel.

Ketika masih kecil, Alex adalah anak yang suka mengutak-ngatik, seperti ayahnya. Dia juga suka menggunakan jaringan telepon umum di Israel. Ini menjadi latar belakang bisnisnya di bidang telekomunikasi.

Di masa remajanya, Mashinsky membeli barang-barang sitaan seperti pengering rambut dan VCR dari lelang bea cukai di Bandara Ben Gurion Israel. Kemudian, dia menjualnya kembali untuk mendapatkan keuntungan, menurut artikel tahun 1999 di publikasi teknologi Industry Standard.

Mashinsky sempat kuliah di beberapa universitas jurusan teknik. Menurut akunnya di LinkedIn, dia punya gelar Sarjana Ekonomi dari Tel Aviv University dan Sarjana Teknik jurusan Teknik Elektrik dari The Open University of Israel.

Dia juga pernah masuk militer Israel. Di akhir tahun 1980an, dia meninggalkan Israel dan pindah ke Amerika Serikat.

Karir Mashinsky di Bisnis Telekomunikasi

Sejumlah pihak menganggap Alex Mashinsky melakukan disrupsi beberapa industri. Akan tetapi, dia paling terkenal sebagai penemu VoIP. Ini adalah teknologi yang saat ini memungkinkan lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia untuk menggunakan suara melalui internet secara gratis.

Saat ini berbasis di New York, Alex adalah Managing Partner dari Governing Dynamics. Perusahaan berinvestasi di sejumlah marketplace serta startup yang berfokus pada Artificial Inteligence atau Machine Learning (AI/ML), bioteknologi, dan keamanan siber.

Kesuksesan Alex sebagai wirausaha berasal dari kemampuannya yang tajam untuk mengidentifikasi tren masa depan, mengumpulkan tim kelas dunia, dan mengumpulkan cukup uang untuk mendanai proyeknya. Dua perusahaannya, Arbinet dan Transit Wireless mencapai posisi monopolistik di industrinya masing-masing dan memelopori model bisnis baru dan teknologi inovatif.

Alex memiliki sejarah panjang dengan teknologi tinggi, dibuktikan dengan portofolio kekayaan intelektualnya yang kuat. Dia telah mendapat lebih dari 50 paten yang mencakup aspek VOIP, Smart Grid, Groupon, Twitter, Lyft, Verizon, YouTube, dan banyak perusahaan web berkinerja terbaik lainnya. Dia adalah salah satu evangelist bisnis pertukaran berbasis web terkemuka.

Pendiri Celsius Network

Pada 2017, Mashinsky mendirikan Celsius, sebuah platform pinjam meminjam aset digital seperti Bitcoin, Ethereum dan cryptocurrency lainnya.

Celsius Network mulai mendapat perhatian besar dari publik sejak 2020. Token CEL milik Celsius yang merupakan ERC-20 di Ethereum, mencatat kenaikan 3.500% sepanjang tahun. Kinerja token itu jauh mengungguli aset kripto besar seperti Bitcoin.

Mashinsky mengajak masyarakat untuk tidak menggunakan bank

Kemudian, Celsius meluncurkan kampanye crowdfunding yang masif di awal tahun untuk memperluas jaringan dan meningkatkan penawaran layanannya. Perusahaan kemudian mengumpulkan lebih dari US$20 juta dari lebih dari 1.000 investor.

Dalam prosesnya, Mashinsky menanggapi tuduhan bahwa Celsius mengumpulkan uang untuk mencegah perusahaannya bangkrut. Pada saat itu, Celsius memiliki aset lebih dari $150 juta, klaimnya. Dia juga menambahkan bahwa investasi profil tinggi dari pemodal seperti Tether membuktikan bahwa perusahaan tersebut stabil secara finansial.

Platform ini pada akhir tahun 2021, menurut perkiraan, memiliki valuasi perusahaan mencapai US$3 miliar. Bisnis Celsius mencapai puncaknya pada tahun 2021.

Alex Mashinsky sebagai CEO Celsius mengajak orang untuk tidak menggunakan bank “unbank yourself“. Dia juga terkenal sering mengenakan kaus bertuliskan “banks are not your friends“.

Perusahaan pinjam-meminjam aset kripto itu menawarkan suku bunga yang sangat tinggi, hingga 18% untuk aset tertentu. Makanya, Celsius berhasil menarik pelanggan yang menyimpan senilai US$25 miliar dalam aset kripto.

Awal Kasus Kebangkrutan Celsius

Pada Januari 2022, Mashinsky mengambil alih strategi perdagangan di Celsius. Menurut sejumlah orang dalam dikutip Financial Times, dia secara pribadi melakukan trading crypto dengan jumlah besar.

Langkahnya melampaui petinggi lain yang sudah memiliki pengalaman keuangan di bidangnya. Alhasil, Celsius membuat kerugian trading US$50 juta pada Januari lalu.

Selanjutnya, pada Mei 2022, Mashinsky menarik sekitar US$10 juta dari Celsius. Langkah ini terjadi ketika para pengguna Celsius mulai menarik aset dalam jumlah besar ketika perusahaan mendekati kebangkrutan.

Seorang juru bicara untuk Mashinsky mengatakan pada Financial Times bahwa dana tersebut digunakan untuk membayar pajak dan perencanaan warisan. Secara total, Mashinsky diperkirakan menjual token CEL senilai US$44 juta melalui beberapa crypto exchange.

Sebagai pengingat, Celsius mulai membekukan penarikan aset atau dana pelanggan sejak 12 Juni 2022. Hal tersebut membuat ratusan ribu investor ritel tidak dapat mencairkan hak yang memang milik mereka. Perusahaan lantas mengajukan kebangkrutan Celsius pada 13 Juli, dengan “lubang” dalam neraca senilai US$1,2 miliar.

Tuntutan dan Tuduhan Penipuan

Mashinsky diduga melakukan penipuan pada pelanggan Celsius

Pada 7 September 2022, Departemen Peraturan Keuangan negara bagian Vermont menuduh Celsius menjalankan skema seperti ponzi. Lembaga pemerintah itu juga menyebut dana para pelanggan tidak aman, meskipun Celsius membuat klaim sebaliknya.

Pada 27 September 2022, Mashinsky mengundurkan diri dari posisinya sebagai CEO Celsius Network. Sebagai penggantinya, Chris Ferrano, mantan CFO Celsius, menjabat posisi CEO sementara. Aksi ini akhirnya menimbulkan pertanyaan tentang kapan dia tahu bahwa Celsius tidak akan dapat mengembalikan seluruh aset pelanggan mereka.

Terbaru, pada 5 Januari 2023, Letitia James, Jaksa Agung New York, Amerika Serikat (AS), mengajukan gugatan perdata terhadap Alex Mashinsky. Dalam gugatannya, James menuduh bahwa co-founder dan mantan CEO Celsius Network itu melakukan penipuan pada investor dengan nilai miliaran dolar AS dalam kripto.

Gugatan itu menuduh Alex Mashinsky membuat pernyataan palsu kepada investor crypto lending platform tersebut tentang kesehatan kondisi keuangan Celsius. Perusahaan disebut menyembunyikan situasinya yang mengerikan ketika Celsius kehilangan ratusan juta dolar AS dalam investasi berisiko.

Mantan CEO Celsius ini dinilai secara keliru mengklaim bahwa Celsius lebih aman daripada bank dan hanya meminjamkan aset kepada entitas yang kredibel. Di samping itu, Celsius juga dituduh memberikan pinjaman dengan risiko yang sangat besar, karena tidak memiliki agunan. Salah satu debiturnya yang tidak memberikan agunan adalah Three Arrows Capital (3AC) yang kini juga sudah bangkrut.

Reputasi dan Penghargaan Alex Mashinsky

Mashinsky menerima sejumlah penghargaan. Beberapa yang paling bergengsi termasuk Albert Einstein Technology Medal pada 2000, Technology Foresight Award for Innovation pada 1999 dan Crain’s Top Entrepreneur Award pada 2010.

Dia juga masuk nominasi untuk E&Y’s Entrepreneur of the Year Award pada 2002 dan 2011. Terbaru, dia masuk dalam daftar “Top 100 In Crypto” oleh CoinTelegraph. Dia juga memenangkan Catalyst of Innovation Award dari TechUnited pada 2022.

Kesimpulan

Alex Mashinsky adalah seorang pebisnis yang berhasil mendirikan berbagai perusahaan. Sejumlah bisnis di awal karirnya bergerak di bidang telekomunikasi dan menyediakan layanan VoIP. Kemudian, dia terkenal sebagai pendiri dan CEO Celsius Network, platform pinjam meminjam aset crypto yang menawarkan bunga tinggi.

Akan tetapi dalam usahanya yang terakhir ini, perusahaan mengalami kebangkrutan. Lalu, dia menghadapi kasus yang menimpanya sehingga dia menerima tuduhan penipuan. Dia pun mundur dari jabatan CEO Celsius sejak September 2022.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Siapakah pemilik Celsius?

Berapa kekayaan Alex Mashinsky?

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Prioritas kami adalah menyediakan informasi berkualitas tinggi. Kami meluangkan waktu untuk mengidentifikasi, meriset, dan membuat konten edukasi yang sekiranya dapat bermanfaat bagi para pembaca. Kami menerima komisi dari para mitra kami untuk penempatan produk atau jasa mereka dalam artikel kami, supaya kami bisa tetap menjaga standar mutu dan terus memproduksi konten yang luar biasa. Meski demikian, pemberian komisi ini tidak akan memengaruhi proses kami dalam membuat konten yang tidak bias, jujur, dan bermanfaat.