Lihat lebih banyak

Imbas Sikap Keras Cina, Muncul 820 Pasar Gelap NFT di Bulan Juli

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Meski sikap tegas pemerintah Cina terhadap NFT mendapatkan dukungan dari korporasi, namun rupanya ada banyak pelaku pasar NFT yang tak puas dengan keputusan pemerintah setempat.
  • Alhasil, ada beberapa oknum yang memanfaatkan celah untuk memperdagangkan NFT di pasar sekunder gelap, seperti yang terjadi pada koleksi aset digital buatan Ant Group.
  • Tidak tanggung-tanggung, menurut laporan, sudah ada 820 pasar sekunder NFT gelap yang muncul di bulan Juli ini.
  • promo

Genderang perang yang ditabuh oleh pemerintah Cina terhadap aset non-fungible token (NFT) rupanya menimbulkan dampak yang kurang baik.

Keputusan pemerintah Cina yang menganggap bahwa aset NFT sebagai aset spekulatif membuat pelaku pasar pun tidak puas, karena mereka tidak lagi bisa mendapatkan keuntungan dari perdagangan sekunder. Imbasnya, sekitar 820 pasar sekunder gelap muncul di awal bulan Juli ini.

Jumlah tersebut tumbuh 3 kali lipat dari jumlah pasar gelap di bulan Mei lalu. Seperti yang kita ketahui, beberapa raksasa teknologi asal Cina, mulai dari Tencent dan Ant Group, sudah menghentikan aktivitas perdagangan NFT di pasar sekunder. Langkah dari berbagai perusahaan raksasa itu merupakan bentuk dukungan terhadap pemerintah Cina yang secara tegas menolak dan melarang transaksi spekulatif untuk aset digital.

Namun, sebagai gantinya, agar tetap bisa mewadahi para peminat aset digital, pemerintah Cina sudah memiliki formula tersendiri yang mirip dengan NFT. Produk yang dinamakan ‘karya digital’ tersebut tidak mengandalkan blockchain terdesentralisasi seperti NFT pada umumnya. Melainkan dikelola melalui database yang diatur oleh pemerintah.

Dari sisi konten, karya digital yang terkandung di dalamnya juga lebih mengedepankan budaya Cina, ketimbang konsep tertentu yang diusung. Ciri tersebut tercermin pada karya digital yang dirilis oleh Ant Group.

Memanfaatkan Celah untuk Menjual Kembali NFT ala Cina

Ant Group merilis grafik komputer yang menggambarkan hiasan untuk kepala (headpiece) milik etnis Miao di Tiongkok. Karya digital seharga 18 yuan itu langsung ludes terjual. Sebanyak 10 ribu keping karya digital diborong oleh peminatnya.

Namun, ternyata serbuan pembelian tersebut bertujuan untuk mengacaukan sistem. Para pembeli memanfaatkan ceruk peraturan yang tidak tersentuh. Pasalnya, dalam platform baru terdapat fitur transfer koleksi digital yang seolah-olah tanpa uang.

Akhirnya, muncullah industri pasar sekunder rumahan yang menjual kembali koleksi headpiece Miao tersebut. Harga jual yang dibanderol sudah pasti lebih tinggi dari pasar reguler. Bahkan, dilaporkan bahwa nilai jual kembalinya mencapai 50% dari harga di pasar normal.

Sebelumnya, terdapat 30 perusahaan asal Cina yang sudah menandatangani pakta yang berisi Inisiatif Pengembangan Disiplin Industri Koleksi Digital. Pakta tersebut berisi kesepakatan untuk membantu mencegah perdagangan sekunder dan juga spekulasi yang ada dalam koleksi digital.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Industri Kebudayaan Cina, Jin Peng, mengatakan pakta itu merupakan upaya untuk menentukan arah eksplorasi yang lebih baik untuk koleksi digital, sehingga bisa membantu membantu ekonomi secara riil.

Terlebih lagi, saat ini terdapat beberapa masalah dari koleksi digital yang ada. Mulai dari tidak semua platform mengadopsi teknologi blockchain, tidak adanya tautan untuk otorisasi kekayaan intelektual, hingga belum adanya program pencegahan hype dalam investasi.

Volume Transaksi di Blockchain Cina Lebih Tinggi Daripada Ethereum

Blockchain-based Service Network (BSN), platform blockchain yang didukung oleh pemerintah Cina, mengungkapkan bahwa volume transaksi yang ada di ekosistem NFT miliknya lebih tinggi dari volume transaksi yang ada di jaringan Ethereum.

Platform tersebut mengklaim bahwa dalam periode 24 jam, BSN memiliki volume transaksi sebanyak 974.517. Jumlah tersebut lebih tinggi dari jumlah transaksi di Eheterum, yang hanya sebanyak 938.166 transaksi. Chief Executive Officer (CEO) BSN, Yifan He, mengatakan bahwa 90% dari platform yang ada di BSN adalah NFT.

“Secara kolektif menghasilkan sekitar 40 hingga 50 juta yuan,” katanya.

Namun, fakta lainnya menyebutkan bahwa Tencent yang sudah memulai perdagangan karya digital di beberapa platform miliknya malah menutup pasar NFT tersebut. Tencent, melalui Tencent News, melakukan penangguhan layanan penjualan koleksi digital.

Tencent bahkan melakukan rotasi untuk level eksekutif. Penanggung jawab di Tencent News, Wang Shimu, dipindahkan ke platform sosial dan lini aplikasi PCG. Ia pun kini bertanggung jawab terhadap inovasi bisnisnya, seperti Magic Core.

Tencent News sendiri tidak melayani transaksi NFT di pasar sekunder. Hal itu sesuai dengan arahan pemerintah setempat yang ingin menghentikan spekulasi terkait harga NFT.

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori