Lihat lebih banyak

Menteri Kehakiman Montenegro Bertemu SEC AS, Bahas Ekstradisi Do Kwon?

2 mins
Diperbarui oleh Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Menteri Kehakiman Montenegro bertemu dengan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat.
  • Salah satu topik yang dibahas adalah investigasi Do Kwon dan legalitas kripto.
  • Do Kwon telah dibebaskan dari penjara Montenegro pada Maret lalu.
  • promo

Kementerian Kehakiman Montenegro belum lama ini mengadakan pertemuan dengan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat. Dalam gelaran tersebut, masing-masing pihak membahas legalitas terkait industri kripto dan juga Do Kwon, aktor yang dianggap menjadi tokoh kunci dalam keruntuhan ekosistem Terra.

Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah pertemuan tersebut juga merupakan upaya SEC untuk bisa menarik warga negara Korea tersebut untuk menghadapi proses peradilan di Amerika Serikat (AS).

Terpenting, perwakilan SEC yang hadir sempat memberikan informasi terkini perihal proses investigasi terhadap Do Kwon dan bagaimana proses persidangan yang saat ini berjalan terhadapnya.

Menanggapi hal itu, Menteri Kehakiman Montenegro, Andrej Milovic mengatakan bahwa penting untuk melakukan kerja sama internasional di bidang perlindungan investor untuk melawan penipuan di pasar keuangan.

“Pertemuan ini merupakan langkah menuju penguatan hubungan antara Montenegro dan AS di bidang keadilan dan perlindungan investor,” jelas perwakilan masing-masing lembaga.

SEC Minta Do Kwon Didenda US$5,25 Miliar

Sebagai catatan, melalui mosi untuk keputusan akhir pengadilan, SEC telah meminta hakim untuk memerintahkan Terraform Labs (TFL) dan sang co-founder, Do Kwon, untuk membayar US$4,73 miliar dalam bentuk keuntungan dan bunga serta denda perdata senilai US$420 juta untuk TFL dan US$100 juta yang dibebankan kepada Kwon.

Tuntutan itu disandarkan pada pandangan bahwa Do Kwon dan TFL secara bersama-sama telah mengantongi keuntungan ilegal lebih dari US$4 miliar, dan mungkin lebih banyak lagi lewat penjualan token LUNA dan UST.

Gugatan yang dilayangkan sejak Februari 2023 itu juga sudah menemui titik temu. Awal April lalu, Do Kwon dan TFL dinyatakan bersalah oleh Juri di pengadilan New York, AS. Keduanya disebut telah menyesatkan investor dalam kasus penipuan perdata yang diajukan oleh SEC.

Namun, proses pemberian sanksi masih belum dijatuhkan karena Do Kwon sendiri sampai detik ini masih berada di Montenegro. Proses ekstradisinya juga belum bisa dipastikan kapan akan berlangsung dan ke mana Kwon akan dipindahkan.

Selain AS, otoritas Korea Selatan juga berupaya menarik Kwon ke yurisdiksinya. Pada Maret lalu, Do Kwon dilaporkan telah dibebaskan secara bersyarat dari penjara Montenegro tidak lama setelah keputusan ekstradisi ke Negeri Ginseng ditangguhkan.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori