CEO BlackRock Larry Fink mengatakan bahwa leverage washout yang menyebabkan pasar aset kripto anjlok kini sudah selesai. Bitcoin (BTC) sekarang menunjukkan “lebih stabil di level ini,” tutur dia kepada CNBC pada 15 Juli.
Fink berbicara setelah BlackRock melaporkan hasil kuartal kedua yang mencetak rekor. Beberapa hari kemudian, aliran dana ke exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot AS kembali positif setelah bulan terburuk sejak produk ini diluncurkan.
Apa yang Larry Fink Katakan Tentang Bitcoin dan Leverage
Fink mengeluarkan pernyataan tersebut saat menjawab pertanyaan tentang risiko leverage di pasar saham Korea Selatan. Dia menilai bahwa pasar global saat ini memiliki leverage yang jauh lebih kecil dibandingkan tahun 2008 dan 2009.
Namun, menurut dia, aset kripto adalah pengecualian. Kelebihan leverage itu kini sudah tersingkirkan, ucapnya, lewat aksi jual besar-besaran yang menghapus sekitar US$2 triliun dari pasar sepanjang tahun ini.
“Saya selalu khawatir terhadap leverage di Bitcoin dan kripto. Terlalu banyak pemain yang menggunakan leverage. Karena itu, kita perlu membersihkan leverage tersebut. Dan saya pikir sekarang sudah lebih stabil di level-level ini.”
Ada satu hal penting untuk diklarifikasi. Fink tidak memberikan target harga Bitcoin. Prediksi dia yang “sangat bullish” berlaku umum untuk pasar dalam 12 bulan ke depan, didorong oleh apa yang dia sebut sebagai revolusi teknologi margin.
Aset kripto tetap termasuk di dalam tesis tersebut. Fink juga memprediksi akan hadir pasar Futures untuk daya komputasi, dan menilai pembiayaan infrastruktur AI sebagai “revolusi berikutnya di dunia keuangan.” Perusahaannya sudah memberikan saran alokasi formal Bitcoin untuk institusi sebesar 1% hingga 2% dari portofolio.
Aliran Dana ETF Menunjukkan Washout Telah Selesai
Data aliran dana mendukung klaim stabilitas dari Fink. Bulan Juni menjadi bulan terburuk sepanjang sejarah untuk ETF Bitcoin spot AS, dengan arus bersih keluar mencapai US$4,5 miliar seiring harga bitcoin turun lebih dari 20%.
Pencairan dana kemudian menguras sekitar US$2,7 miliar dalam sepuluh sesi berturut-turut pada akhir Juni. Arus keluar selama 10 hari berturut-turut ini berakhir pada 2 Juli, saat masuk dana sebesar US$221,7 juta.
Sejak 6 Juli, data Glassnode mencatat sejumlah hari hijau secara konsisten. Inflow harian antara US$80 juta hingga US$260 juta mengiringi kenaikan bitcoin dari bawah US$58.000 ke mendekati US$65.000 pada 15 Juli.
Rekam jejak BlackRock sendiri juga menceritakan hal serupa. Kepemilikan IBIT mencapai puncak hampir 823.000 BTC di pertengahan Mei, lalu turun sekitar 90.000 BTC pada awal Juli karena investor melakukan pencairan. Kini, kepemilikan IBIT stabil di sekitar 730.000 BTC, meski volume transaksi ETF anjlok ke titik terendah beberapa hari sebelumnya.
Optimisme Fink tentu ada kepentingannya. Laporan kuartal kedua BlackRock yang memecahkan rekor menunjukkan total dana kelolaan US$15,34 triliun, dipimpin oleh bisnis iShares yang menaungi IBIT. Harga bitcoin yang stabil secara langsung mendukung produk unggulan aset kripto BlackRock tersebut.
Bull, Bear, dan Ujian US$65.000
Banyak pihak lain juga mendukung peluang pemulihan. Analis JPMorgan menilai bahwa meningkatnya permintaan institusi di Futures bitcoin menjadi pertanda positif, lapor Forbes. Sementara itu, kepala divisi fixed income BlackRock, Rick Rieder, mengatakan pada Bloomberg bahwa hingga US$9 triliun dana menganggur bisa memicu reli tajam.
Analis ETF Bloomberg Intelligence, Eric Balchunas, dalam sebuah postingan di X memberikan pandangan jangka panjang. Ia menilai bahwa ETF Bitcoin bisa meniru perjalanan ETF emas selama 22 tahun terakhir, dengan kenaikan besar, penurunan dalam, serta level tertinggi baru yang semakin tinggi.
Pihak bear juga punya data. Analis exchange aset kripto Bitfinex sebelumnya memperingatkan bahwa jika terjadi shock arus keluar lagi, pemulihan harga bisa terhenti.
Pada saat yang sama, pemulihan harga Bitcoin beberapa kali tertahan di bawah resistance US$65.000, sehingga harga Bitcoin masih turun sekitar setengah dari puncaknya di US$126.000 pada bulan Oktober.
Ujian terdekat sangat sederhana. Jika inflow harian tetap bertahan hingga The Fed mengumumkan keputusan suku bunga akhir bulan ini, maka klaim stabilisasi yang disampaikan Fink punya bukti nyata. Kepemilikan IBIT yang rata menandakan penjual sudah kehabisan amunisi, tapi pembelian berkelanjutan belum benar-benar terbukti.









