Market Kripto Masih Lesu, tapi Volume NFT Teratas Melonjak di November

Oleh Harsh Notariya
4 Desember 2022, 14:00 WIB
Diterjemahkan Lynn Wang
4 Desember 2022, 15:22 WIB
Ringkasan
  • Bored Ape Yacht Club mengalami peningkatan sebesar 85% dalam penjualan dan 50% dalam volumenya di bulan November.
  • Pada 26 November, BAYC mencatatkan penjualan tertinggi selama 6 bulan terakhir.
  • Staking ApeCoin akan dimulai tanggal 5 Desember nanti. Selain itu, BAYC juga mengisyaratkan bakal ada rencana kejutan di Hari Natal mendatang.

Koleksi NFT teratas telah mengalami lonjakan dalam hal volume perdagangan dan penjualannya terlepas dari lesunya pasar kripto di tengah kehancuran FTX.

Keruntuhan kerajaan kripto Sam Bankman-Fried (SBF) telah menyebabkan tren bearish yang berkepanjangan sampai saat ini. Berdasarkan data TradingView, total kapitalisasi pasar kripto sudah turun lebih dari 16% dari angka penutupan di bulan Oktober. Selain itu, harga Bitcoin (BTC), yang merupakan aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, juga sudah turun sekitar 18%.

Total Crypto market cap from TradingView
Kapitalisasi total pasar kripto | Sumber: TradingView

Lonjakan pada Volume NFT

Menurut data dari DappRadar, 4 dari 5 koleksi NFT teratas mengalami peningkatan penjualan yang signifikan pada November kemarin. Koleksi NFT dari Yuga Labs; seperti Bored Ape Yacht Club (BAYC), CryptoPunks, dan Mutant Ape Yacht Club (MAYC), juga ikut naik gila-gilaan. Di 26 November, BAYC mencatatkan penjualan tertingginya dalam 6 bulan terakhir. Komunitas kripto dan NFT berspekulasi bahwa kondisi tersebut merupakan awal dari bull run NFT.

Top 5 NFT collections
Sumber: DappRadar

Perkembangan di Ekosistem APE

Peningkatan penjualan dan volume NFT dalam proyek bertema kera tersebut juga diikuti dengan kenaikan harga token ApeCoin (APE). APE merupakan governance token yang di ekosistem Yuga Labs. Token tersebut memungkinkan para holder-nya untuk berpartisipasi dalam Ape DAO. Selama 3 minggu terakhir ini, harga APE sudah naik hampir 50%.

Salah satu perkembangan penting dalam ekosistem ini adalah pengumuman fitur staking APE oleh Horizen Labs. Kontrak open-source staking tersebut akan memungkinkan protokol maupun exchange lain untuk meluncurkan staking APE. Dengan begitu, para holder ApeCoin dapat berpartisipasi dalam staking. Meski demikian, pool tambahan masih tersedia bagi pemilik NFT dalam ekosistem APE.

Penyebab lonjakan dalam ekosistem proyek-proyek Ape kemungkinan besar adalah akumulasi NFT dan token oleh anggota komunitas yang ingin mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya dari staking reward. Selain itu, bertepatan dengan perayaan Thanksgiving, BAYC mengunggah sebuah cuitan yang berbunyi, “Percobaan dimulai Natal ini.” Cuitan tersebut membuat anggota komunitasnya merasa bersemangat dan menduga akan ada proyek baru yang sedang dalam proses penggodokan.

Bagaimana pendapat Anda tentang lonjakan volume dari berbagai koleksi NFT teratas ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.