Lihat lebih banyak

Menebak Arah FSC Korea Selatan Pasca Hadirnya ETF Ethereum Spot

2 mins
Diperbarui oleh Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Setelah SEC AS meloloskan ETF Ethereum spot, dorongan untuk menghadirkan produk sejenis di Korea Selatan bertambah deras.
  • FSS menyebut diskusi publik terkait persetujuan ETF Bitcoin spot baru akan terjadi di paruh kedua tahun ini.
  • promo

Komisi Jasa Keuangan (FSC) Korea Selatan dihadapkan pada situasi dilematis terkait kripto. Pasalnya, setelah Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika Serikat (AS) memberikan lampu hijau terhadap produk investasi berbasis kripto, exchange-traded fund (ETF) Ethereum spot di wilayahnya, dorongan untuk segera menghadirkan produk sejenis di Negeri Ginseng kian deras.

Xangle, salah satu penyedia data dan informasi mata uang digital di Seoul, menyatakan bahwa keputusan SEC untuk meloloskan ETF Ethereum bakal membuat FSC kembali menimbang sikapnya terhadap produk anyar tersebut.

Dalam pandangan Xangle, selama ini baik FSC maupun Pengawas Layanan Keuangan (FSS) Korea Selatan terlihat ragu untuk meloloskan atau justru melarang ETF berbasis kripto.

FSC menggunakan Undang-Undang Pasar Modal sebagai dasar hukum untuk melarang ETF berbasis kripto. Undang-Undang ini berbunyi, ETF merupakan produk yang merujuk pada aset dasar, termasuk aset keuangan riil maupun produk sekuritas yang menjadi fondasi derivatif keuangan.

Klausul itulah yang diduga membuat arah kebijakan ETF Ethereum maupun Bitcoin belum terang. Sedangkan FSS memiliki cara lain untuk menavigasi arah kebijakannya. Demi mendapatkan pemahaman secara lebih komprehensif, Gubernur FSS, Lee Bok-hyun pada Februari lalu, melakukan diskusi dengan Ketua SEC AS, Gary Gensler.

Menurut laporan, keduanya terlibat pembicaraan perihal klasifikasi non-fungible-token (NFT) sebagai aset virtual dan persetujuan ETF Bitcoin spot di Korea Selatan.

Meskipun demikian, hingga saat ini, hal itu belum juga menemui titik terang. Kepala Aliansi Pemegang Saham Korea, Jung Eui-jung menambahkan, semakin lama regulator menentukan pilihan, maka semakin banyak juga dana investor yang akan mengalirkan dananya ke pasar AS.

Korea Selatan Bakal Ketinggalan Zaman

Para pelaku pasar menilai bahwa apabila larangan untuk menghadirkan aset digital di pasar sekuritas tradisional tetap dikedepankan, maka kebijakan tersebut bisa membuat Korea Selatan ketinggalan zaman dan berpotensi membuat pasar saham Seoul sulit terdongkrak.

“Siapa yang ingin menginvestasikan uangnya di pasar yang tertinggal dari lanskap regulasi yang berubah dengan cepat,” ujar Eui-jung seperti dikutip dari The Korea Times

Bok-hyun menambahkan, belum dapat dipastikan bagaimana keputusan akhirnya, tetapi diskusi terkait perizinan aset kripto di dalam keuangan tradisional baru akan terjadi pada paruh kedua tahun ini.  

Di sisi lain, dua kekuatan politik terbesar di Korea Selatan, Partai Demokrat Korea (DPK) selaku partai oposisi dan Partai Kekuatan Rakyat yang berkuasa di wilayah setempat, justru secara penuh mendukung hadirnya ETF Bitcoin spot bagi masyarakat.

Bagaimana pendapat Anda tentang topik ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

BIC_userpic_sb-49-profil.jpg
Adalah seorang penulis dan editor yang pernah berkiprah di banyak media ekonomi dan bisnis. Memiliki pengalaman 7 tahun di bidang konten keuangan, bursa dan startup. Percaya bahwa blockchain dan Web3 akan menjadi peta jalan baru bagi semua sektor kehidupan
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori