Nexo Gandeng Citibank untuk Beri Saran Terkait Potensi Akuisisi, Industri Kripto Masuki Fase Konsolidasi?

Bagikan Artikel
Ringkasan
  • Nexo telah menunjuk Citibank untuk memberi nasihat tentang potensi akuisisi sejumlah perusahaan kripto yang sedang berjuang dalam kondisi sulit pasar kripto saat ini.

  • Mereka mengatakan bahwa kondisi neracanya yang kuat dapat membantu menyediakan likuiditas dengan mengakuisisi aset sejumlah perusahaan kripto lain yang sedang tertekan.

  • Salah seorang petinggi Nexo mengaku telah didekati oleh beberapa bank Wall Street dan memutuskan untuk secara resmi menjajaki peluang akuisisi demi membantu menstabilkan industri kripto yang baru lahir.

Trust Project adalah konsorsium organisasi berita internasional berdasarkan standar transparansi.

Nexo pada hari Rabu (22/6) menyatakan bahwa mereka telah menunjuk Citibank untuk memberi nasihat tentang potensi akuisisi dari sejumlah perusahaan kripto yang sedang berjuang dalam gejolak terbaru di market kripto.

Crypto lending platform itu mengatakan bahwa neraca kuat mereka dapat membantu menyediakan likuiditas dengan mengakuisisi aset sejumlah perusahaan kripto lain yang sedang tertekan.

Pada 15 Juni lalu, Celsius Network dilaporkan menunjuk Citigroup untuk memberikan saran tentang kemungkinan solusi dan opsi pembiayaan potensial. The Block melaporkan bahwa Citigrup juga menyarankan Celsius terkait penawaran yang diajukan oleh saingannya, yaitu Nexo.

Memang benar, Nexo pada 13 Juni 2022 secara terbuka mengumumkan bahwa mereka siap untuk mengakuisisi beberapa pinjaman Celsius yang memenuhi syarat menyusul pengungkapan bahwa sesama pemain crypto lending platform itu menderita krisis likuiditas yang besar.

Nexo mengaku berada dalam posisi likuiditas dan ekuitas yang kuat karena telah mengoperasikan bisnis yang berkelanjutan selama lebih dari 4 tahun serta didasarkan pada fundamental yang kuat dan manajemen risiko yang hati-hati.

“Kami sangat yakin bahwa memperoleh seluruh atau sebagian dari kualifikasi Celsius, piutang pinjaman yang dijaminkan akan sangat membantu dalam menyediakan likuiditas langsung kepada para klien Celsius. Kami masih menunggu kabar dari manajemen mereka dan akan memberi tahu Anda,” jelas Nexo di Twitter pada 13 Juni 2022.

Sebagai informasi, firma audit Armanio yang berbasis di Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa Nexo memiliki likuiditas 100% untuk memenuhi kewajiban utang senilai US$4,96 miliar.

Mengingatkan pada Peristiwa ‘Panic of 1907’

Co-founder & managing partner Nexo, Antoni Trenchev, pada 17 Juni 2022 mengatakan kepada Bloomberg bahwa perusahaannya tidak memiliki eksposur terhadap krisis Three Arrows Capital (3AC).

Antoni Trenchev mengatakan pihaknya juga telah didekati oleh beberapa bank Wall Street dan memutuskan untuk secara resmi menjajaki peluang akuisisi demi membantu menstabilkan industri kripto yang baru lahir.

Dia menilai bahwa kehancuran market kripto saat ini mengingatkannya pada peristiwa ‘Panic of 1907’, ketika institusi-institusi utama Wall Street dipaksa menyelamatkan perusahaan-perusahaan lain yang sedang berjuang.

“Ini mengingatkan saya, sejujurnya, terhadap kepanikan bank-bank pada tahun 1907 ketika J.P. Morgan dipaksa masuk dengan dananya sendiri dan kemudian mengumpulkan semua orang yang mampu untuk memperbaiki situasi,” jelas Antoni Trenchev.

Menurutnya, situasi saat ini sangat mirip dengan peristiwa ‘Panic of 1907’, menekankan bahwa Nexo berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi yang akan menghasilkan konsolidasi di industri kripto yang lebih luas.

Industri Kripto Masuki Fase Konsolidasi Massal?

Dalam publikasi yang dirilis baru-baru ini, Nexo sesumbar bahwa mereka selalu menjalankan model bisnis berkelanjutan dengan tidak terlibat dalam praktik pinjaman berisiko. Sehingga, sebagai hasilnya, sekarang mereka menempati posisi ‘stabilitas yang tidak tertandingi’. Ini berarti, posisi Nexo ditempatkan secara unik untuk membantu menopang para perusahaan yang sedang kesulitan.

Rilisan tersebut menyatakan bahwa Nexo sedang merencanakan konsolidasi massal industri kripto melalui merger dan akuisisi (М&А). Mereka merasa berkewajiban kepada komunitas kripto dan yang paling penting kepada para investor ritel yang akan paling terpukul oleh kepanikan ini.

“Industri kripto akan memasuki fase konsolidasi massal yang telah dimulai dengan para pemain yang tersisa, seperti Nexo, menyatakan kesiapan untuk mengakuisisi aset perusahaan-perusahaan dengan masalah solvabilitas untuk memasok likuiditas segera kepada para klien mereka dan batuan untuk seluruh industri,” jelas crypto lending platform ini.

Publikasi yang diterbitkan Nexo mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan kontak dengan sejumlah perusahaan kripto yang sedang berjuang dengan menawarkan berbagai cara untuk memberikan bantuan likuiditas.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Share Article

Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.

Ikuti Penulis