Nancy Pelosi dan Cathie Wood termasuk di antara stok picker paling sering diawasi pasar. Mereka menempatkan taruhan mereka dengan cara yang bertolak belakang, dan data selama satu dekade jelas menunjukkan bahwa satu di antaranya jauh lebih unggul.
Bulan ini, perbedaan itu menjadi sangat nyata. ARK membeli saham Circle satu hari sebelum perusahaan tersebut mendapatkan izin bank bersejarah.
Pelosi vs Cathie Wood Berdasarkan Angka
Quiver Quantitative mengelola strategi hipotetik “Nancy Pelosi” yang membangun kembali portofolio berdasarkan laporan transaksi keluarganya. Per pertengahan Juli 2026, strategi ini menghasilkan imbal hasil gabungan hampir 21% per tahun sejak Mei 2014.
Angka itu merupakan hasil backtest, bukan akun nyata, dan dihitung ulang setiap hari. Pada tanggal yang sama, hasil model menunjukkan win rate sekitar 73% dari total 731 transaksi. Adapun, maksimal penurunan nilainya mendekati 37%.
Fund utama ARK yakni ARK Innovation ETF (ARKK), membukukan hasil sekitar 13,4% per tahun sejak diluncurkan pada Oktober 2014. Total keuntungannya sejak saat itu mencapai lebih dari 300%.
Berdasarkan perhitungan Quiver, hasil backtest Pelosi lebih dari dua kali lipat angka tersebut. Capaian ini juga mengungguli S&P 500 dalam periode yang sama.
Bagaimana Transaksi Paul Pelosi Terus Mengungguli
Nancy Pelosi sendiri tidak melakukan transaksinya langsung. Sang suami, Paul Pelosi, yang memang sudah lama menjadi investor, mengelola akun mereka.
Metodenya konsisten, yaitu fokus pada opsi beli (call options) di perusahaan teknologi besar.
Hasilnya sulit untuk diabaikan. Di tahun 2024, menurut perkiraan Unusual Whales, portofolio Pelosi meningkat sekitar 70,9%, sedangkan S&P 500 hanya naik 24,9%.
Laporan tersebut secara khusus menyebutnya sebagai trader opsi yang menonjol. Meski begitu, hanya sekitar setengah trader aktif di Kongres yang mengalahkan pasar pada tahun itu.
Keunggulan ini juga bukan hal baru. Studi tahun 2011 menemukan bahwa portofolio yang menyalin pembelian anggota House of Representatives mengungguli pasar sekitar 6% per tahun. Analisis itu mencakup tahun 1985 sampai 2001.
Tapi, buktinya tidak satu arah saja. Makalah tahun 2022 menemukan bahwa tidak ada bukti anggota DPR mengalahkan pasar, setelah STOCK Act mewajibkan pelaporan transaksi.
Ada kendala bagi siapa saja yang ingin menirunya. STOCK Act memperbolehkan anggota parlemen melaporkan transaksi mereka hingga 45 hari setelah transaksi dilakukan.
Saat laporan transaksi muncul ke publik, harga masuk biasanya sudah berubah. Selain itu, transaksi saham anggota Kongres yang bertepatan dengan momen penting membuat perdebatan ini tidak pernah padam.
Transparansi ARK dan Momentum Circle
Cathie Wood membangun ARK pada 2014 dan namanya melejit berkat pertaruhannya yang besar dan lebih awal di Tesla. Perusahaan ini mempublikasikan setiap transaksi yang terjadi pada hari yang sama dan mempertaruhkan reputasi mereka atas keyakinan yang terbuka.
Circle (CRCL) menjadi ujian terbaru. Saham ini baru berusia setahun. Pada penutupan debut IPO Juni 2025, harganya melonjak 168% di atas harga IPO US$31, lalu sempat turun.
Pada 9 Juli, ARK membeli sekitar 217.900 saham Circle senilai hampir US$13,7 juta, menurut laporan harian mereka. Di hari yang sama, ARK juga melepas sekitar US$9,8 juta saham Robinhood. Satu hari kemudian, Circle meraih persetujuan akhir OCC untuk membentuk bank trust nasional.
Saham Circle naik sekitar 15% di perdagangan pre-market setelah pengumuman tersebut. CEO Circle, Jeremy Allaire, melihat izin ini sebagai tonggak penting.
“Persetujuan OCC untuk mendirikan Circle National Trust menandai langkah penting dalam menghadirkan teknologi blockchain dan aset digital ke inti industri keuangan Amerika Serikat,” ujar Allaire dalam pengumumannya.
Transparansi bisa berdampak dua arah. ARKK menikmati lonjakan pertumbuhan di tahun 2020, namun kehilangan sekitar 67% nilainya pada tahun 2022 karena kenaikan suku bunga. Pergerakan saham Circle pasca-IPO menunjukkan betapa cepat sentimen bisa berubah.
Kesimpulan
Kedua strategi ini sebenarnya tidak bisa dibandingkan secara langsung. Salah satunya merupakan strategi terfokus dengan banyak menggunakan opsi dan dibangun dari dokumen yang dirilis belakangan, sedangkan satunya lagi adalah dana yang terdiversifikasi dan harganya diperbarui secara real time.
Keduanya sama-sama mengandalkan teknologi dan tema aset kripto. Kecenderungan yang sama inilah yang memberi keunggulan selama bull market yang panjang.
Dilihat dari angka murni, strategi Pelosi masih lebih unggul. Namun, penggunaan leverage opsi olehnya sulit untuk ditiru oleh investor kecil.
Perbedaan utama terletak pada akses. Langkah ARK tersedia ke publik dalam hitungan jam, sedangkan aktivitas Pelosi baru diketahui beberapa minggu kemudian.
Kesenjangan tersebut sepertinya akan semakin tidak relevan. Pelosi akan pensiun ketika masa jabatannya berakhir pada Januari 2027, yang berarti berakhirnya salah satu jejak pengungkapan yang paling diperhatikan di pasar.
Transaksi sahamnya pun kini terhimpit batasan politik. Senator Josh Hawley mengajukan RUU yang awalnya bernama PELOSI Act, lalu di komite Senat tahun 2025 diganti menjadi Honest Act sekaligus diperluas cakupannya hingga presiden. Undang-undang ini akan melarang anggota parlemen dan pasangan mereka untuk memiliki saham individu.
Tekanan datang dari dua kubu politik. Menteri Keuangan Scott Bessent juga mendesak Kongres untuk membatasi perdagangan saham oleh anggota dewan.
Untuk saat ini, papan skor menunjukkan Pelosi unggul dalam hal imbal hasil dan Wood memimpin soal transparansi. Tahun depan bisa jadi penentu apakah perbandingan ini masih relevan atau tidak.









