Lihat lebih banyak

Pengguna Binance Dukung agar Pembebasan Biaya Trading Bitcoin Jadi Permanen

2 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Lebih dari 60% trader Binance ingin agar crypto exchange tersebut mempertahankan fitur penggratisan biaya transaksi.
  • Akan tetapi, sang CEO mengatakan kebijakan seperti itu dapat menyuburkan praktik wash trading.
  • Salah seorang pengguna Twitter mengatakan bahwa "keuntungan" dari mempertahankan transaksi gratis lebih besar dari "kerugiannya".
  • promo

Para pengguna ingin agar Binance tetap memberlakukan pembebasan biaya transaksi untuk trading Bitcoin. Hal ini terungkap dari sebuah polling yang dibuat oleh sang CEO, Changpeng Zhao, di akun Twitter miliknya.

Zhao bertanya kepada para pengikutnya, apakah pengguna Binance ingin agar crypto exchange terbesar di dunia itu tetap mempertahankan fitur trading tanpa biaya. Namun, tak lupa juga ia menyampaikan perihal risiko yang mungkin muncul apabila fitur tersebut tetap diberlakukan.

Pada saat penulisan, 66% dari 39.000+ responden menginginkan agar perusahaan tetap melanjutkan layanan transaksi gratis, terlepas dari risiko yang mengintai.

Hal ini tidaklah mengejutkan, mengingat para trader kripto memang umumnya ingin menghindari biaya transaksi.

Walaupun transaksi gratis bisa menarik lebih banyak trader untuk menggunakan Binance, namun layanan tersebut juga dapat memengaruhi pemasukan perusahaan. Seperti yang kita ketahui, Binance merupakan crypto exchange dengan volume perdagangan terbesar di dunia.

Trading Tanpa Biaya di Binance dan Risiko Terkait

Terlepas dari berbagai keuntungan dari trading kripto tanpa biaya, CZ menyebutkan perihal kerugiannya, termasuk wash trading.

CZ mengingatkan bahwa pelanggan dapat menggunakan wash trading untuk mengakses tingkat VIP di platform crypto exchange ini. Dengan demikian, mereka bisa memanfaatkan tingkat VIP demi mendapatkan biaya trading yang lebih rendah.

Wash trading sendiri merupakan sebuah tindakan ketika trader bertransaksi dengan crypto wallet lain yang sama-sama mereka kendalikan. Praktik tersebut biasanya merupakan salah satu upaya untuk memanipulasi pasar dan memberikan kesan adanya permintaan.

Zhao mengungkapkan pula bahwa kehadiran layanan ini akan mengharuskan Binance melakukan beberapa prosedur keamanan. Adapun prosedur tersebut mencakup penggunaan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mendeteksi perdagangan ilegal.

Reaksi Beragam dari Para Investor

Oliver Bell, pendiri sebuah Watch2Earn platform bernama XCAD Network, menyambut perkembangan tersebut.

Ia mengatakan, apabila permintaan itu disetujui oleh Binance, maka akan menarik dan mendorong pengguna baru masuk ke dalam industri ini. Bell pun menambahkan bahwa “lebih banyak pro dibanding kontra.”

Akan tetapi, timbul sebuah pertanyaan dari pengguna Twitter dengan nama alias @VolatilityRob. Ia menanyakan dampak apa yang mungkin timbul di pasar akibat trading tanpa biaya, jika “kekuatan pasar yang signifikan” memutuskan untuk melakukan dumping atas aset-aset kripto mereka.

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juni 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

oluwapelumi-adejumo.png
Oluwapelumi Adejumo
Oluwapelumi percaya bahwa Bitcoin dan teknologi blockchain memiliki potensi untuk mengubah dunia menjadi lebih baik. Dia adalah seorang pembaca yang rajin dan mulai menulis tentang kripto pada tahun 2020.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori