Lihat lebih banyak

Permintaan Chainlink Lagi di Puncak, Kalangan Whale Borong US$50 Juta LINK

2 mins
Oleh Oluwapelumi Adejumo
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Santiment mengungkap bahwa 200 wallet teratas Chainlink telah mengakumulasi token LINK senilai lebih dari US$50 juta.
  • Akumulasi ini terjadi bersamaan dengan penurunan signifikan dalam saldo LINK di berbagai crypto exchange.
  • Di sisi lain, Silo Labs melaporkan adanya kesalahan dalam umpan harga Chainlink di Arbitrum yang mengakibatkan sejumlah likuidasi.
  • promo

Para whale Chainlink telah meningkatkan kepemilikan LINK mereka secara signifikan. Ini terjadi menyusul penurunan tajam dalam jumlah token ini di berbagai crypto exchange, yang menunjukkan peningkatan sentimen bullish.

Penyedia data on-chain Santiment mengungkapkan bahwa 200 wallet LINK terbesar baru-baru ini meningkatkan jumlah kepemilikan mereka sebesar lebih dari US$50 juta. Spesifiknya, alamat-alamat ini telah mengumpulkan 746,57 juta token LINK secara kumulatif, dengan nilai sekitar US$11,84 miliar.

Aksi akumulasi ini terjadi berbarengan dengan penurunan jumlah pasokan LINK yang signifikan di berbagai crypto exchange. Biasanya, penurunan saldo di crypto exchange semacam ini dianggap sebagai sinyal bullish, mengindikasikan pergeseran ke arah penyimpanan jangka panjang dan menurunnya tekanan jual.

Di samping itu, data on-chain turut mengonfirmasi bahwa pasokan LINK di crypto exchange telah anjlok menjadi sekitar 102 juta token LINK, yakni titik terendahnya dalam lebih dari satu tahun.

Chainlink LINK whales accumulation
Kepemilikan Whale Chainlink | Sumber: Santiment

Di sisi lain, upgrade staking v0.2 Chainlink telah berhasil menarik minat baru dalam ekosistem ini. Data menunjukkan bahwa pengguna telah menjalankan staking hampir 20 juta token LINK dari batas maksimal 40,87 juta.

Adapun gabungan metrik ini ditambah dengan sentimen positif terkini yang menyelimuti pasar, telah berkontribusi pada kenaikan harga LINK. Hingga saat ini, Chainlink telah mengukir pertumbuhan harga yang luar biasa sebesar 189% secara year-to-date dibandingkan dengan Bitcoin yang hanya naik 139%.

LINK Price Performance
Kinerja Harga LINK | Sumber: TradingView

Selama periode yang sama, Cross-Chain Interoperability Protocol (CCIP) jaringan ini menikmati adopsi besar-besaran dari lembaga-lembaga tradisional besar, termasuk jaringan perpesanan keuangan global, Swift, dan raksasa gaming Korea Selatan, Wemade.

“Chainlink adalah platform yang kini telah jauh melampaui [posisinya] sebagai sumber data terdesentralisasi terkemuka, menjadi metode terdepan untuk komputasi trust-minimized off-chain, dan kini sedang dalam perjalanan untuk menjadi standar konektivitas cross-chain terkemuka di [dunia] Web3 dan TradFi/ Bank,” ujar Sergey Nazarov, co-founder Chainlink.

Kesalahan yang Terekam pada Umpan Harga LINK

Terlepas dari aktivitas on-chain yang positif, Silo Labs melaporkan adanya kesalahan pada umpan harga wsETH/ETH Chainlink di Arbitrum, yang berujung pada likuidasi lima posisi. Kesalahan ini timbul akibat dua transaksi signifikan yang dieksekusi di Balancer v2 sekitar pukul 03:00 UTC pada 2 Desember.

Terkait hal ini, Silo Labs mengatakan, “Transaksi-transaksi ini berukuran besar dan mungkin telah diperhitungkan dalam kalkulasi VWAP penyedia data Chainlink di Arbitrum. Harga yang dilaporkan kemungkinan merepresentasikan pasar tertimbang volume pada saat itu.”

Chainlink Price feed error
Kesalahan Umpan Harga Chainlink | Sumber: Silo Labs

Silo Labs memberikan jaminan bahwa kesalahan yang terisolasi ini tidak menimbulkan risiko sistemik. Meski begitu, platform ini berjanji akan mengganti kerugian yang dialami oleh pengguna yang terkena dampak.

Selanjutnya, Silo Labs juga menambahkan, “Untungnya, likuidator Silo mengetahui [adanya] likuidasi sebelum likuidator lain dan menerima penalti likuidasi. Kami akan mengembalikan penalti (kerugian) tersebut kepada para pengguna yang terkena dampak. Setidaknya, itulah yang bisa kami lakukan untuk mereka. Silakan hubungi kami jika Anda terkena dampaknya.”

Sebagai informasi, Silo Labs adalah pasar lending yang independen, beroperasi di atas jaringan Ethereum dan merupakan solusi penskalaan layer-2 (L2) Arbitrum.

Bagaimana pendapat Anda tentang lonjakan permintaan Chainlink dan aksi beli LINK oleh kalangan whale? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori