Lihat lebih banyak

Polygon Luncurkan Identitas Terdesentralisasi yang Didukung Teknologi ZK Proofs

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Polygon meluncurkan Polygon ID, yakni solusi identitas terdesentralisasi secara publik yang didukung oleh teknologi ZK proofs.
  • Polygon ID menggunakan teknik kriptografi untuk memungkinkan pengguna memverifikasi identitas mereka secara online, tanpa meneruskan informasi sensitif, serta tidak berpotensi disimpan oleh pihak ketiga.
  • Pihak Polygon menerangkan bahwa produk ini dibuat untuk menyelesaikan persoalan tentang kepercayaan digital.
  • promo

Polygon, protokol penskalaan layer-2 (L2) pada jaringan Ethereum, akhirnya meluncurkan solusi identitas terdesentralisasi secara publik.

Identitas terdesentralisasi yang diluncurkan Polygon mengandalkan teknologi zero-knowledge (ZK) proofs yang menggunakan teknik kriptografi untuk memungkinkan pengguna memverifikasi identitas mereka secara online, tanpa meneruskan informasi sensitif, serta tidak berpotensi disimpan oleh pihak ketiga.

Polygon Labs secara publik merilis Polygon ID pada 1 Maret atau hampir 12 bulan setelah proyek itu diluncurkan secara resmi pada akhir Maret 2022. Pihak Polygon menerangkan bahwa produk ini dibuat untuk menyelesaikan persoalan tentang kepercayaan digital.

“Apa yang membedakan Polygon ID dari kebanyakan kerangka kerja ID terdesentralisasi lain adalah penerapan teknologi zero-knowledge, yang memungkinkan pengguna untuk memverifikasi identitas mereka atau kredensial lainnya tanpa harus mengungkapkan informasi sensitif,” jelas pihak Polygon.

Berdasarkan pantauan di CoinGecko, harga native token Polygon, yaitu MATIC, saat ini naik sekitar 0,6% dalam 1 jam terakhir; turun sekitar 2,5% dalam 24 jam terakhir; dan turun sekitar 12,6% dalam 24 jam terakhir.

Kemampuan Polygon ID

Dalam rilis publik, diperkenalkan 4 alat baru pada Polygon ID, termasuk verifikasi software development kit (SDK), node penerbit, Wallet SDK, dan Wallet App. Alat-alat itu akan memungkinkan para developer Polygon untuk mengintegrasikan identitas terdesentralisasi ke dalam aplikasi mereka.

Pengguna akan dapat menghasilkan ZK proofs menggunakan kredensial off-chain, seperti paspor, KTP, atau gelar sarjana, untuk berinteraksi dengan smart contract dan memverifikasi informasi on-chain.

“Ini berarti data off-chain sekarang dapat digunakan untuk verifikasi on-chain trustless atau tanpa kepercayaan dalam format kredensial terverifikasi yang didukung secara luas,” ungkap pihak Polygon.

Polygon juga mengklaim hal ini juga merupakan alat ID digital berbasis ZK pertama yang memungkinkan pengguna menyimpan kredensial lokal di smartphone dan pengguna tidak memerlukan kata sandi.

“Login tanpa kata sandi, bertukar kredensial terenkripsi, dapat diverifikasi hanya dengan memindai kode QR atau menghubungkan ke desktop wallet. Berbagai pihak dapat memperoleh manfaat dari keamanan yang lebih baik, pengalaman pengguna yang lebih baik, dan produktivitas administrator sistem mereka tidak dihabiskan untuk pengaturan ulang kata sandi,” terang pihak Polygon.

Proyek yang Tertarik dengan Polygon ID

Co-founder Polygon ID, David Schwartz, mengatakan bahwa produk ini dibangun di atas standar identitas terdesentralisasi baru yang akan membantu melindungi para developer dan pengguna dari akses tidak sah oleh pihak ketiga.

“Memberikan identitas dengan cara yang dapat digunakan oleh konsumen rata-rata adalah ‘cawan suci’ bagi adopsi ID digital,”ungkap David Schwartz.

Adapun beberapa pihak telah berkomitmen untuk mengintegrasikan proyek mereka dengan Polygon ID saat diluncurkan. Pihak-pihak itu termasuk penyedia infrastruktur web3 Kaleido, solusi verifikasi ID Fractal, dan sistem manajemen komunitas web3 Collab.Lad. Menurut Polygon, mereka bersama-sama memiliki lebih dari 4 juta basis pengguna.

Proyek web3 lainnya seperti platform metaverse The Sandbox dan komunitas pembangun blockchain Guild.xyz sedang dalam proses mengintegrasikan diri dengan Polygon ID.

Bersiap Luncurkan ZkEVM Mainnet Beta

Kabar ini datang di tengah rencana peluncuran Polygon zkEVM mainnet beta pada 27 Maret mendatang.

Sebagai informasi, zkEVM akan menjadi zero-knowledge atau ZK-rollup yang melakukan komputasi off-chain pada blockchain L2 untuk transaksi yang lebih cepat dan lebih murah sambil memprioritaskan keamanan. Tujuannya adalah untuk memperluas kemampuan penskalaan jaringan Ethereum lebih jauh.

Adapun fitur baru Polygon ini diklaim setara dengan Ethereum Virtual Machine atau EVM. Hal itu berarti, jaringan ini diharapkan mendukung kode yang sama dengan Ethereum. Faktor itu membuat para developer dapat memasang aplikasi dari Ethereum dan menggunakannya di jaringan Polygon zkEVM tanpa membuat perubahan yang signifikan.

Bagaimana pendapat Anda tentang fitur Polygon ID yang didukung oleh teknologi ZK proofs ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori