Lihat lebih banyak

Ini Rahasia agar Marketplace NFT Tetap Tahan Banting kala Bear Market Menerjang

2 mins
Oleh David Thomas
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Aktivitas trading NFT telah merosot sejak 2021. Namun, kini bisnis beralih fokus ke pembeli yang lebih tertarik pada koleksi ketimbang spekulasi.
  • Menurut laporan terbaru, jumlah wallet aktif untuk sektor seni ini menyumbang 23% dari semua alamat aktif pada bulan Oktober.
  • CEO UNCUT mengusulkan agar marketplace merancang ulang strategi mereka guna menyertakan elemen sosial ke dalam operasi bisnis mereka.
  • promo

Meskipun marketplace non-fungible token (NFT) terlihat lebih sepi dibandingkan dengan masa-masa penuh kehebohan di tahun 2021 silam, sektor ini sama sekali tidak mati. Justru, para kolektor NFT telah beralih fokus ke penyimpanan aset mereka dalam jangka waktu yang lebih panjang seiring dengan berkembangnya konsep komunitas.

Sebuah laporan bulan Oktober oleh NFT18 mengungkapkan bahwa periode antara pembelian dan penjualan kembali atau resale NFT telah meningkat hampir empat kali lipat sejak tahun 2021 menjadi kurang dari 100 hari. Namun, agak kontradiktif dengan asumsi yang beredar, jumlah wallet aktif di OpenSea masih terbilang cukup sehat, dengan total 192.500 wallet.

Segmen Seni Jadi Makin Populer

Blur, sang kompetitor OpenSea, menawarkan insentif yang mungkin telah meningkatkan setengah dari volume US$213 juta mereka secara artifisial, sehingga sulit untuk mengukur aktivitas trading organik. OpenSea memiliki volume terbesar kedua, yaitu US$84,8 juta pada bulan Oktober. Jumlah proyek yang aktif (minimal satu penjualan dalam satu bulan terakhir) meningkat 4% dari bulan September menjadi 35%.

Dari segi kategori, koleksi NFT; seperti koleksi Azuki, Doodles, dan Bored Ape Yacht Club, masih mendominasi pasar dengan 45% wallet aktif. Lalu, yang mengejutkan, seni menjadi kategori dengan jumlah wallet aktif kedua terbanyak, dengan total 23.000. Sementara itu, kategori gaming, utilitas, dan dunia virtual menyusul dengan total gabungan sebanyak 122.874 alamat yang melakukan transaksi.

Art is a Growing NFT Sector
Seni adalah Sektor NFT yang Terus Berkembang | Sumber: NFT18

Sementara itu, seni yang diperdagangkan hanya berkontribusi sebanyak 7% dari total volume trading di bulan Oktober. Namun, segmen ini terus berkembang karena perusahaan, seperti 10101.art, dan lainnya mempraktikkan pemecahan seni menjadi bagian-bagian lebih kecil untuk dijadikan kepemilikan bersama. Alhasil, hal ini pun menyebabkan sebagian pemilik lebih memilih untuk tidak menjual NFT mereka, karena memiliki pola pikir sebagai kolektor daripada spekulan.

Masa Depan Marketplace NFT Terletak pada Komunitas

Dalam sebuah wawancara dengan BeInCrypto, kepala UNCUT, Carlos Diaz, mengusulkan agar marketplace NFT di masa depan perlu mempertimbangkan fitur sosial sejak awal. Mereka harus lebih berorientasi pada komunitas kolektor dan mengurangi fokus pada praktik spekulasi. Sebagai informasi, UNCUT adalah platform NFT yang berfokus pada kreator dengan interaksi sosial sebagai intinya.

“[OpenSea] menghasilkan uang, banyak sekali, tetapi tidak benar-benar fokus untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Sekarang, semua orang kembali fokus pada hal itu. Saat ini, semua orang berbicara tentang grafik sosial, wallet sosial, marketplace sosial, karena mereka menyadari bahwa mereka tidak lagi menunggangi gelombang hype,” kata Diaz kepada BeInCrypto.

Selanjutnya, dia menambahkan bahwa NFT adalah “penanda identitas yang sangat kuat”, sekaligus mencerminkan komunitas yang ingin diikuti oleh para holder. Tak hanya itu, para kreator NFT juga dapat menikmati validasi sosial melalui kompensasi dari anggota komunitas. Alhasil, pendekatan semacam ini dapat membangun komunitas yang kokoh berdasarkan minat bersama, bukan sekadar kesempatan untuk meraup untung secara kilat.

“Jika Anda memiliki aset yang menghubungkan Anda dengan orang lain, Anda tidak ingin menjualnya, karena begitu Anda menjualnya, Anda akan kehilangan koneksi sosial ini.” 

Bagaimana pendapat Anda tentang kondisi marketplace NFT di saat bear market dan potensi ke depannya? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Februari 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori