Lihat lebih banyak

Rerata Volume Transaksi Naik 60%, Reku Optimis dengan Prospek Industri Kripto

3 mins
Diperbarui oleh Lynn Wang
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Reku mengumumkan berhasil mencatat peningkatan 60% dalam rata-rata volume transaksi perdagangan per pengguna selama tahun 2023.
  • Jesse Choi, co-CEO Reku, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Reku mampu tumbuh dengan signifikan bahkan di tengah tantangan, seperti crypto winter dan tech winter.
  • Untuk rencana ke depan, Jesse menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan roadmap untuk mengembangkan inovasi dalam layanan dan fitur baru.
  • promo

Reku, platform investasi dan jual-beli aset kripto di Indonesia, mengumumkan bahwa mereka berhasil mencatat peningkatan 60% dalam rata-rata volume transaksi perdagangan per pengguna selama tahun 2023.

Jesse Choi, selaku co-CEO Reku, mengatakan pencapaian tersebut menunjukkan bahwa Reku mampu tumbuh dengan signifikan bahkan di tengah tantangan, seperti crypto winter dan tech winter.

Sejak didirikan pada tahun 2018, Reku terus memperkuat posisi sebagai crypto exchange terdepan di Tanah Air. Reku juga aktif berinovasi dalam menumbuhkan industri kripto dan meningkatkan minat masyarakat di Indonesia. Hal itu di antaranya dilakukan dengan menawarkan fitur staking yang memungkinkan pengguna memperoleh pendapatan pasif hingga 12,5%. 

“Fitur staking Reku menerima antusiasme yang sangat besar. Selama tahun 2023, kami mencatat pertumbuhan fitur staking Reku hingga 160%.”

Jesse Choi, co-CEO Reku

Di usia Reku yang ke-6, Jesse Choi mengaku pihaknya sangat bersyukur dan bangga dapat melalui 6 tahun yang penuh dinamika dan tantangan dengan segala pencapaian yang diraih.

“Reku akan terus memperkuat visi kami di tahun ke-6 ini, yaitu berinovasi demi menemani perjalanan investasi pengguna dengan memprioritaskan keamanan dan transparansi. Selama tahun 2023, Reku juga mencatat peningkatan pangsa pasar yang signifikan,” tambahnya. 

Untuk rencana ke depan, Jesse menegaskan bahwa pihaknya telah mempersiapkan roadmap untuk mengembangkan inovasi dalam layanan dan fitur baru.

“Fokus Reku tetap sama, yaitu mengakomodasi kebutuhan investasi pengguna untuk berinvestasi dan melakukan diversifikasi asetnya. Tentunya, prioritas Reku adalah kemudahan, kenyamanan, dan keamanan pengguna.”

Para Eksekutif Reku Lihat Persetujuan ETF Bitcoin Spot adalah Sentimen Positif

Dalam kesempatan sebelumnya, para eksekutif Reku mengaku optimis dengan persetujuan produk investasi exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot di Amerika Serikat (AS) yang akan memberikan sentimen positif bagi industri kripto.

Jesse Choi pada 11 Januari lalu menyebut momentum persetujuan ETF Bitcoin spot menandai tonggak sejarah baru di pasar keuangan global karena adopsi aset kripto telah terlegitimasi dalam sistem keuangan tradisional (TradFi). 

“Disetujuinya ETF Bitcoin spot menggambarkan penerimaan institusi TradFi global terhadap Bitcoin yang semakin tinggi. Hal tersebut mengindikasikan besarnya minat investor tradisional terhadap Bitcoin.”

Sementara itu, Robby, selaku Chief Compliance Officer (CCO) Reku, mengatakan pihaknya optimis antusiasme para investor terhadap aset kripto masih tinggi, meski harga BTC terkoreksi pasca persetujuan ETF Bitcoin spot.

Sosok yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Blockchain dan Asosiasi Pedagang Aset kripto Indonesia (Aspakrindo–ABI) ini, menilai para investor masih cenderung masih wait and see terhadap perkembangan ekonomi di AS.

Dari sisi makro ekonomi, inflasi di AS mengalami kenaikan pada level 3,4%, atau lebih tinggi 0,3% dari inflasi Desember 2023 lalu. Kenaikan ini di atas ekspektasi ekonom di angka 3,1%. Perkembangan yang di luar dugaan ini turut meningkatkan kewaspadaan para investor di instrumen berisiko tinggi seperti aset kripto.

“Walau demikian, potensi untuk menghijau masih terbuka. Sehingga, baiknya kita memantau kondisi pasar selagi melanjutkan berinvestasi,” ungkap Robby pada 17 Januari lalu dalam webinar yang mengulas tentang ETF Bitcoin spot.

Peluang Industri TradFi Tanah Air Melirik Bitcoin Kian Besar

Menariknya, Jesse Choi menilai keputusan Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) AS yang merestui kehadiran ETF Bitcoin spot juga dapat berpotensi menarik perhatian lebih bagi industri TradFi di Indonesia terhadap Bitcoin.

“ETF Bitcoin spot mencerminkan integrasi aset kripto di layanan TradFi. Ini dapat menjadi momentum untuk mengkaji potensi permintaan masyarakat serta relevansi Bitcoin sebagai instrumen investasi yang bisa diakses investor konvensional di Indonesia.”

Menyoal investor kripto di Indonesia, secara umum persetujuan ETF Bitcoin spot mendapatkan antusiasme yang cukup besar.

“Berdasarkan diskusi Reku dengan para pengguna, mereka sangat antusias terhadap ETF Bitcoin spot. Fenomena ini juga diharapkan bisa semakin meningkatkan minat masyarakat untuk berinvestasi pada aset kripto,” imbuh Jesse. 

Untuk menangkap peluang dan respon positif tersebut, Reku terus mengembangkan berbagai fitur dan ruang lingkup baru untuk menggugah minat masyarakat. Jesse Choi menilai persetujuan ETF Bitcoin spot merupakan langkah awal dan yakin akan terdapat perkembangan lain yang akan semakin meningkatkan daya tarik aset kripto.

Bagaimana pendapat Anda tentang keberhasilan Reku mencatatkan kenaikan volume transaksi hingga 60%? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

userpic_14-1.jpg
Ahmad Rifai
Ahmad Rifai adalah seorang jurnalis yang meliput sektor startup, khususnya di Asia Tenggara, dan penggila open source intelligence (OSINT). Dia bersemangat mengikuti berbagai cerita tentang perang, tetapi percaya bahwa medan pertempuran saat ini adalah di dunia kripto.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori