Lihat lebih banyak

Sebuah Alamat Salah Kirim US$7.000 BTC ke Wallet Satoshi Nakamoto

2 mins
Diterjemahkan Zummia Fakhriani
Gabung Komunitas Trading Kami di Telegram

Ringkasan

  • Seorang pengguna Bitcoin tak sengaja mengirim US$7.000 BTC ke alamat Satoshi Nakamoto yang sudah tidak aktif.
  • Insiden ini memicu kembali spekulasi seputar identitas Satoshi dan asal mula Bitcoin.
  • Anggota komunitas berspekulasi tentang maksud di balik transaksi ini.
  • promo

Seorang pengguna Bitcoin (BTC) melakukan kesalahan dengan secara tidak sengaja mengirim hampir seluruh saldo BTC miliknya ke alamat yang terkait dengan Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin yang masih misterius.

Menurut platform analitik on-chain Arkham Intelligence, si pengguna mencoba menukarkan sebuah Ordinal untuk PUPS — meme coin BRC-20 di blockchain Bitcoin.

Kesalahan Pengguna Bitcoin Picu Spekulasi Komunitas

Malangnya, pengguna tersebut salah memasukkan alamat Satoshi Nakamoto, alih-alih alamat yang dituju. Alhasil, ia mengirim BTC senilai lebih dari US$7.000 ke alamat yang sudah tidak aktif lagi selama bertahun-tahun.

Tak heran pula, aksi transfer yang tidak disengaja ini turut memantik kembali spekulasi ihwal identitas Satoshi Nakamoto serta nasib saldo Bitcoin yang tersimpan di alamatnya. Alamat tersebut diketahui menyimpan Bitcoin (BTC) dalam jumlah yang signifikan.

Seorang Pengguna Bitcoin Tak Sengaja Kirim ~US$7.000 BTC ke Alamat Satoshi | Sumber: Arkham Intelligence

Data Arkham Intelligence mengungkapkan, wallet tersebut sekarang memegang saldo 100.424 BTC atau setara US$6,72 juta pada saat publikasi artikel. Alamat tersebut belum tersentuh lagi sejak Bitcoin dibuat pada tahun 2009 silam. Saat ini, tidak ada indikasi bahwa BTC yang dikirim dalam insiden ini dapat diakses ataupun dipindahkan, sehingga menjaga status quo dari alamat yang tidak aktif.

Sementara itu, reaksi komunitas kripto terhadap bug ini bercampur antara simpati dan juga keheranan. Sebagian merasa kasihan pada pengguna yang kehilangan sejumlah besar uangnya tanpa peluang bisa pulih. Sedangkan sebagian yang lain berhipotesis bahwa manuver mengejutkan ini punya hubungan langsung dengan sang pencipta Bitcoin.

“Bagaimana jika ini bukan sebuah kesalahan? Bagaimana jika itu adalah seseorang yang melakukan bisnis dengan Satoshi yang asli? Atau bahkan mungkin itu adalah dirinya sendiri.”

Victor, Anggota Komunitas Kripto

Namun, terlepas dari spekulasi yang beredar, kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya memverifikasi detail transaksi dengan hati-hati, terutama di dunia kripto. Sebab, satu kesalahan saja bisa berakibat fatal. Pengguna kripto harus selalu mengecek ulang alamat dan memahami prosesnya secara menyeluruh sebelum mengirim dana apa pun.

Bagaimana pendapat Anda tentang insiden salah kirim BTC ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024
Platform kripto terbaik di Indonesia | Juli 2024

Trusted

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.

Zummia.jpg
Zummia Fakhriani
Zummia adalah seorang penulis, penerjemah, dan jurnalis dengan spesialisasi pada topik blockchain dan kripto. Ia mengawali sepak terjang di industri kripto sebagai trader kasual sejak 2015. Kemudian, mulai berkiprah sebagai penerjemah profesional di industri sejak 2018 sembari mengenyam tahun ketiganya di program studi Sastra Inggris kala itu. Menyukai topik terkait DeFi, koin privasi, dan Web3.
READ FULL BIO
Disponsori
Disponsori